Heboh Data Warga Bocor, Berikut Deretan Kasus Kebocoran Data di Indonesia

Ummi Hadyah Saleh

Kamis, 08 September 2022 | 16:51 WIB
Heboh Data Warga Bocor, Berikut Deretan Kasus Kebocoran Data di Indonesia
Ilustrasi kebocoran data. [Pexel/Anete Lusina]

Suara.com - Akhir-akhir ini publik dihebohkan dengan peretas atau hacker Bjorka yang menjual data pribadi warga Indonesia sebanyak 1,3 Miliar dengan harga USD 50.000 atau sekitar Rp745,6 juta.

Kasus kebocoran data di Indonesia bukan kali pertama, namun pernah terjadi sebelumnya dengan kasus yang berbeda.

Berikut ini adalah deretan kasus kebocoran data di Indonesia, yang dirangkum Suara.com dari yang terbaru sampai kasus lama:

1. Data Kartu SIM

Belum lama ini, masyarakat dibuat geleng-geleng kepala dengan bocornya data 1,3 miliar data pengguna Sim Card.

Data pengguna Kartu SIM warga Indonesia bocor ke situs gelap yang terdiri dari nama, No HP, NIK dan sebagainya.

Lucunya, Kominfo seolah cuci tangan atas masalah ini dengan mengaku jika kebocoran data bukan karena kesalahan mereka.

2. Data Pengguna PLN

Pada 18 Agustus 2022 lalu, viral di Twitter sebuah unggahan yang menyebut jika data 17 juta data pelanggan PLN bocor ke forum gelap.

baca juga

Rincian data yang bisa diakses dari kebocoran tersebut adalah field ID, ID pelanggan, nama pelanggan, alamat pelanggan, tipe energi, kWh, nomor meteran, hingga tipe meteran.

Meski demikian, pihak PLN mengatakan jika data pelanggan mereka aman dan sampai saat ini tidak diambil tindakan nyata atas rumor tersebut.

3. Data Indihome

Indihome menjadi salah satu layanan WiFi rumahan yang banyak digunakan di Indonesia. Namun pada pertengahan Agustus 2022 lalu, mendadak muncul rumor jika sekitar 26 juta data pelanggan IndiHome bocor.

Ngerinya, riwayat pencarian pelanggan ketika berselancar di dunia maya-pun bisa diketahui para hacker. Tentu saja ini mengkhawatirkan sebab bisa digunakan untuk memeras korban potensial.

4. Data BPJS

Pada Mei 2021, Indonesia dikejutkan dengan bocorkan 279 juta penduduk Indonesia yang terdaftar di BPJS. Data tersebut juga sudah muncul di forum hacker. Menurut kabar yang beredar, data pengguna BPJS dibobol hacker.

Bahkan data-data tersebut dibanderol dengan harga yang cukup mahal yakni mencapai 0,15 bitcoin atau sekitar Rp87,6 juta. Beberapa data yang bisa didapat pembeli dari bocornya data BPJS tersebut adalah nama lengkap, KTP, nomor telepon, email, gaji, hingga alamat.

5.Data eHac

Berita tentang kebocoran data eHac terjadi pada akhir Agustus 2021. Beberapa data yang berhasil dibobol dari situs tersebut adalah nama lengkap, tanggal lahir, pekerjaan, foto pribadi, nomor induk kependudukan, nomor pasport, hasil tes Covid-19.

Kemudian ada pula identitas rumah sakit, alamat, nomor telepon dan beberapa informasi lainnya. Namun perwakilan Kemenkes mengatakan jika kebocoran data tersebut berasal dari eHac lama bukan yang baru.

Ia mengatakan aplikasi tersebut sudah tak lagi digunakan sejak 2 Juli 2021. Meski demikian yang perlu diketahui, data-data masyarakat sudah bocor ke pasar gelap. [Damai Lestari]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

ATSI Buka Suara Kasus Dugaan Kebocoran Data

ATSI Buka Suara Kasus Dugaan Kebocoran Data

Tekno | Kamis, 08 September 2022 | 16:19 WIB

Soal Dugaan Isu Kebocoran Data 150 Juta Penduduk, Menkominfo Lempar Masalah ke BSSN

Soal Dugaan Isu Kebocoran Data 150 Juta Penduduk, Menkominfo Lempar Masalah ke BSSN

Depok | Rabu, 07 September 2022 | 22:40 WIB

KPU Bantah Databasenya Jadi Sumber Kebocoran Data 150 Juta Penduduk

KPU Bantah Databasenya Jadi Sumber Kebocoran Data 150 Juta Penduduk

Tekno | Kamis, 08 September 2022 | 01:05 WIB

Terkini

Skutik Retro Yamaha Sukses Pikat Pasar Anak Muda Jawa Barat

Skutik Retro Yamaha Sukses Pikat Pasar Anak Muda Jawa Barat

Otomotif | Sabtu, 26 September 2026 | 18:07 WIB

Review Terbelah Jadi Dua dan Alasan Kita Senang Menyiksa Diri Lewat Lagu

Review Terbelah Jadi Dua dan Alasan Kita Senang Menyiksa Diri Lewat Lagu

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 18:00 WIB

King Nassar Bikin Pestapora Bergoyang, 12 Lagu Dibabat Habis

King Nassar Bikin Pestapora Bergoyang, 12 Lagu Dibabat Habis

Foto | Sabtu, 26 September 2026 | 17:58 WIB

Pertamina Raih The Best Service Quality Management Team & Best Agent Digital Email Publik

Pertamina Raih The Best Service Quality Management Team & Best Agent Digital Email Publik

Bisnis | Sabtu, 26 September 2026 | 17:54 WIB

Aksi Enerjik The Changcuters Guncang Panggung Pestapora 2026

Aksi Enerjik The Changcuters Guncang Panggung Pestapora 2026

Foto | Sabtu, 26 September 2026 | 17:51 WIB

3 Parfum Pria Tahan Lama Terbaik, Dijamin Bikin Cewek Nempel!

3 Parfum Pria Tahan Lama Terbaik, Dijamin Bikin Cewek Nempel!

Lifestyle | Sabtu, 26 September 2026 | 17:41 WIB

Sinopsis Matching: True Love, Film Thriller Jepang Dibintangi Tao Tsuchiya

Sinopsis Matching: True Love, Film Thriller Jepang Dibintangi Tao Tsuchiya

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 17:40 WIB

YOGYAKOMTEK 2026 Resmi Dibuka, Pameran Komputer Terbesar di DIY

YOGYAKOMTEK 2026 Resmi Dibuka, Pameran Komputer Terbesar di DIY

Jogja | Sabtu, 26 September 2026 | 17:38 WIB

Sinopsis The Love of Hypnosis, Dracin Terbaru Liu Yifei dan Jing Bo Ran

Sinopsis The Love of Hypnosis, Dracin Terbaru Liu Yifei dan Jing Bo Ran

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 17:35 WIB

Pemprov DKI Guyur Rp2,11 Triliun untuk 7 Proyek Strategis: Bangun Rusun hingga Pengendali Banjir

Pemprov DKI Guyur Rp2,11 Triliun untuk 7 Proyek Strategis: Bangun Rusun hingga Pengendali Banjir

News | Sabtu, 26 September 2026 | 17:30 WIB

×