Jangan Takut Berbeda: Berani Percaya Diri di Media Sosial

Dythia Novianty Suara.Com
Selasa, 27 September 2022 | 12:02 WIB
Jangan Takut Berbeda: Berani Percaya Diri di Media Sosial
Ilustrasi influencer sedang membuat konten (Unsplash/Josh Rose)

Suara.com - Media sosial menjadi sarana mengembangakan kreativitas dan mengekspresikan ide lewat tulisan, foto serta video tanpa batas dengan segala kemudahan dalam memanfaatkan dan mengaksesnya.

Okky Alparessi pegiat media sosial dan health influencer mengatakan, banyak pengguna tidak percaya diri di media sosial.

“Mempercayai opini orang lain tentang kita menjadi salah satu penyebab tidak percaya diri di media sosial," katanya dalam keterangan tertulis, Selasa (27/9/2022).

Menurut dia, penyebab selanjutnya adalah sugesti negatif terhadap diri sendiri dan tidak bersungguh-sungguh dalam mengusahakan sesuatu.

Selanjutnya, okky menjelaskan, sosial media adalah salah satu tempat yang baik untuk membangun kepercayaan diri asalkan tahu caranya.

“Pertama jangan membanding-bandingkan diri kita dengan pengguna lain, yang kedua memahami value diri kita, bersucure not insecure, follow team bukan hanya influencer dan terakhir fokus pada tujuan”, jelasnya.

Ilustrasi Percaya Diri (istockphoto.com/Chinnapong)
Ilustrasi Percaya Diri (istockphoto.com/Chinnapong)

Sementara itu, Dewi S. Sari Partnership and Strategic Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (MAFINDO) mengatakan, hate speech menjadi bibit perpecahan di media sosial.

"Ucapan penghinaan dan kebencian atau yang biasa disebut hate speech bisa menjadi salah satu penyebab timbulnya rasa tidak percaya diri di media sosial," terangnya.

Selain itu, dia menambahkan, juga bisa menyebabkan tekanan sosial, stress, putus asa, trauma hingga bunuh diri dan perpecahan.

Baca Juga: Bahaya! 5 Tips Menghindari Orang Mesum di Media Sosial

Menurut Dewi, salah satu hal yang menyebabkan hate speech adalah mudah percaya hoaks.

“Selain itu, Literasi digital yang belum merata dan tidak berpikir kritis juga menjadi hal terciptanya ujaran kebencian, tuturnya.

"Malas melakukan verifikasi dan belum cakap memilah informasi dari sumber yang kredibel juga menjadi penyebab terjadinya hate speech”, jelasnya.

CEO Guru Youtuber dan Global Influencer School Dirgantara Wicaksono mengajak peserta webinar untuk berani membuat konten di media sosial.

“Semua bisa menjadi konten kreator, karena setiap orang punya potensi diri serta keunikannya tersendiri untuk mengembangkan kreativitas yang dimiliki dan menjadikannya sebagai sebuah konten yang menarik”, ungkapnya.

Dia menuturkan, banyak jenis konten bermanfaat yang bisa kita buat untuk ditampilkan di media sosial.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI