Catatan Gerhana Matahari Kuno Ungkap Rotasi Bumi Berubah

Dythia Novianty Suara.Com
Senin, 03 Oktober 2022 | 07:15 WIB
Catatan Gerhana Matahari Kuno Ungkap Rotasi Bumi Berubah
Ilustrasi Gerhana Matahari Total. [Suara.com]

Suara.com - Catatan Gerhana yang diamati sekitar 1.500 tahun lalu, telah mengungkapkan sejarah rotasi Bumi dan bagaimana pergerakan planet kita telah berubah melalui sejarah manusia, baru-baru ini.

Para peneliti mencari melalui catatan dari Kekaisaran Bizantium — bagian timur Kekaisaran Romawi yang berlanjut setelah jatuhnya Kekaisaran Romawi Barat — dari abad keempat hingga ketujuh M — dan mengidentifikasi lima Gerhana Matahari total yang terlihat di sekitar Mediterania Timur, menunjukkan dengan tepat mereka kemungkinan waktu dan lokasi.

Gerhana dapat memberikan informasi tentang pergerakan planet kita, catatan seperti ini dapat menjadi alat penting untuk memahami variabilitas rotasi Bumi sepanjang sejarah.

Namun, nenek moyang kita mencatat peristiwa astronomi tanpa mencatat informasi penting yang dibutuhkan oleh para astronom saat ini, sehingga mengidentifikasi waktu, lokasi, Gerhana.

"Meskipun laporan saksi mata asli dari periode ini sebagian besar telah hilang, kutipan, terjemahan, dll, yang dicatat oleh generasi selanjutnya memberikan informasi yang berharga," ujar Koji Murata, asisten profesor di Universitas Tsukuba di Jepang, mengatakan dalam sebuah pernyataan.

"Selain informasi lokasi dan waktu yang dapat diandalkan, kami membutuhkan konfirmasi totalitas Gerhana - kegelapan pada siang hari sejauh bintang-bintang muncul di langit," tambahnya melansir laman Space.com, Senin (3/10/2022).

ilustrasi bumi (Pixabay.com)
ilustrasi rotasi Bumi (Pixabay.com)

Tim mengidentifikasi lima Gerhana Matahari total yang terlihat dari wilayah Mediterania Timur pada 346, 418, 484, 601 dan 693 Masehi.

Temuan baru ini memberikan rincian tentang perbedaan antara waktu yang diukur menurut rotasi Bumi dan waktu yang tidak bergantung pada rotasi Bumi – nilai yang disebut delta T — yang mewakili panjang hari Bumi.

Sebagai contoh dampak penelitian baru ini, Gerhana tercatat terjadi pada 19 Juli 418, dan begitu lengkap sehingga bintang-bintang terlihat di langit.

Baca Juga: Mengenaskan, Terungkap Penyebab Kematian Mumi Berusia 1.000 Tahun

Tempat pengamatan Gerhana Matahari ini adalah Konstantinopel, saat itu ibu kota Kekaisaran Romawi dan sekarang Istanbul di Turki modern.

Model delta T sebelumnya menyarankan bahwa Konstantinopel seharusnya berada di luar jalur totalitas, area di mana pengamat melihat bulan sepenuhnya menutupi Matahari, untuk Gerhana tertentu.

Oleh karena itu, catatan kuno tentang Gerhana total ini berarti bahwa delta T untuk abad kelima harus disesuaikan.

Akun lain yang baru ditemukan juga memerlukan penyesuaian model delta T untuk abad berikutnya.

"Data delta T baru kami mengisi kesenjangan yang cukup besar dan menunjukkan bahwa margin T untuk abad ke-5 harus direvisi ke atas, sedangkan untuk abad ke-6 dan ke-7 harus direvisi ke bawah," kata Murata.

Rincian rotasi Bumi yang direvisi juga dapat membantu para ilmuwan menyelidiki fenomena global lainnya sepanjang sejarah, termasuk perubahan permukaan laut dan volume es di seluruh planet.

Ilustrasi astronomi. (Shutterstocks)
Ilustrasi astronomi. (Shutterstocks)

Temuan ini diterbitkan pada 13 September lalu di jurnal Publications of the Astronomical Society of the Pacific.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI