Seberapa Berisiko Mantan Karyawan terhadap Kebocoran Data Perusahaan?

Dythia Novianty

Selasa, 04 Oktober 2022 | 05:00 WIB
Seberapa Berisiko Mantan Karyawan terhadap Kebocoran Data Perusahaan?
Ilustrasi karyawan di tempat kerja (freepik/tirachardz)

Suara.com - Apakah mantan kolega kamutidak memiliki akses ke data atau sistem perusahaan? Baru-baru ini,  Kaspersky menemukan bahwa hampir setengah dari UMKM yang disurvei, tidak 100 persen yakin bahwa karyawan yang diberhentikan tidak dapat mengakses data bisnis mereka melalui layanan cloud atau akun perusahaan.

Jika seorang mantan karyawan masih memiliki akses ke layanan perusahaan atau sistem informasi, mereka dapat menyebabkan banyak kerugian bagi mantan rekruter.

UMKM biasanya mengkhawatirkan ancaman yang cukup abu-abu, seperti mantan karyawan yang menggunakan data perusahaan untuk meluncurkan bisnis saingan atau mengambil pekerjaan dengan pesaing dan mencuri pelanggan perusahaan.

Tetapi dalam hal kerusakan bisnis, ini masih jauh di bawah daftar.

Jika mantan karyawan memiliki akses ke database pelanggan berisikan data pribadi, yang dapat mereka lakukan adalah membocorkannya ke domain publik (misalnya, sebagai balas dendam atas pemecatan) atau menjualnya di web gelap.

Sebagai permulaan, itu akan merusak reputasi bisnis perusahaan.

Ilustrasi Kebocoran Data - Deretan kasus kebocoran data di Indonesia sepanjang 2022 (Pexel)
Ilustrasi Kebocoran Data. (Pexel)

Kedua, itu bisa membahayakan pelanggan, yang mungkin mengambil tindakan hukum – jika bukan karena kerusakan, maka alasannya diakibatkan oleh data pribadi yang bocor.

Beberapa masalah bukanlah akibat dari rencana licik para mantan karyawan, atau bahkan kebocoran langsung.

Seorang mantan rekan kerja bahkan mungkin tidak ingat bahwa mereka memiliki akses ke
sumber daya perusahaan.

baca juga

Bahkan, jika kamu benar-benar yakin bahwa perpisahan terjadi secara baik-baik dengan semua rekan kerja, itu bukan berarti kamu keluar dari lingkaran berisiko.

Akses redundan apa pun ke sistem – baik itu lingkungan kolaboratif, email kantor, atau mesin virtual, dapat meningkatkan permukaan serangan.

Bahkan, obrolan sederhana di antara rekan kerja tentang masalah non-pekerjaan dapat digunakan untuk serangan rekayasa sosial.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kebocoran Data 102 Juta Milik Kemensos Diduga dari Verifikasi Pembagian Bansos

Kebocoran Data 102 Juta Milik Kemensos Diduga dari Verifikasi Pembagian Bansos

Tekno | Kamis, 15 September 2022 | 09:10 WIB

CEO Indodax Bantah Ada Kebocoran Data 50.000 Pengguna

CEO Indodax Bantah Ada Kebocoran Data 50.000 Pengguna

Tekno | Rabu, 14 September 2022 | 19:57 WIB

Kebocoran Data 102 Juta Warga RI dari Kemensos, Pakar : Kemungkinan Besar Valid

Kebocoran Data 102 Juta Warga RI dari Kemensos, Pakar : Kemungkinan Besar Valid

Tekno | Rabu, 14 September 2022 | 17:21 WIB

Terkini

Cara Cari Restoran Terdekat untuk Pesan Makanan Online, Jangan Cuma Lihat Rating

Cara Cari Restoran Terdekat untuk Pesan Makanan Online, Jangan Cuma Lihat Rating

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 00:09 WIB

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Bogor | Selasa, 22 September 2026 | 23:29 WIB

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:19 WIB

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:15 WIB

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:02 WIB

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Jabar | Selasa, 22 September 2026 | 23:01 WIB

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:00 WIB

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 22:45 WIB

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 22:40 WIB

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

Video | Selasa, 22 September 2026 | 22:10 WIB

×