Dorong Kemajuan Industri Game Lokal, Erick Thohir: Bukan Memusuhi Konten Asing

Liberty Jemadu Suara.Com
Senin, 31 Oktober 2022 | 22:40 WIB
Dorong Kemajuan Industri Game Lokal, Erick Thohir: Bukan Memusuhi Konten Asing
Menteri BUMN Erick Thohir (kiri) menyerahkan cenderamata kepada CEO Dorna Sports Carmelo Ezpeleta (kanan) usai melakukan pertemuan di gedung Sarinah, Jakarta, Rabu (19/10/2022). Pertemuan tersebut membahas kesiapan untuk menjadi bagian dari seri MotoGP 2023 di Sirkuit Mandalika pada Oktober 2023 [ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/YU]

Suara.com - Menteri BUMN Erick Thohir mendorong kemajuan ekosistem digital di Tanah Air juga dibarengi dengan upaya mengembangkan atau memajukan kreator maupun konten-konten nasional, termasuk game lokal.

"Keberpihakan tersebut bukan lantas mematikan konten atau memusuhi konten asing yang masuk ke Indonesia," kata Menteri BUMN Erick Thohir melalui keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Senin (31/10/2022).

Hal itu ia sampaikan melihat ekosistem digital khususnya industri game dan esports yang sudah dibangun oleh Telkomsel selama ini.

Erick mengatakan Indonesia sudah menganut ekonomi terbuka namun harus diseimbangkan. Sebab, jangan sampai bangsa Indonesia hanya sebagai konsumen dari kreator atau konten asing.

Sejatinya, sambung dia, Indonesia sudah mampu memproduksi konten lokal. Sebagai contoh dari lima film buatan anak bangsa setidaknya sudah ditonton 27,1 juta orang. Jumlah tersebut tentu saja di atas film Hollywood yang jumlahnya 22,1 juta penonton.

Dengan jumlah penonton yang signifikan tersebut bangsa Indonesia dapat bersaing dalam membuat konten-konten yang berkualitas dan bisa ditonton oleh masyarakat luas.

Pemerintah melalui Kementerian BUMN juga terus mendorong tumbuhnya konten-konten lokal yang berkualitas. Hal itu diwujudkan dengan upaya memberikan penghargaan kepada musik dangdut di Indonesia.

"Saya ingin penghargaan kepada insan musik dangdut tak hanya sekadar wacana. Tidak ada alasan bagi bangsa Indonesia untuk tidak bisa menjadi negara popular culture," ujarnya.

Mantan Presiden Inter Milan itu mengingatkan waktu bagi Indonesia menjadi popular culture terbatas yakni hingga tahun 2038. Jika waktu tersebut terlampaui, maka Indonesia akan kehilangan momentum yang sangat berharga.

Baca Juga: Ini 8 Tim yang Lolos ke Main Event Piala Presiden Esports 2022 MLBB

Sementara itu, Komisaris Utama Telkomsel Wishnutama Kusubandio memastikan anak usaha Telkom tersebut turut aktif mengembangkan industri game dan esports di Indonesia.

Menurut Wishnutama, Telkomsel akan terus berkolaborasi dan mendukung setiap individu yang terlibat serta berdedikasi untuk mengembangkan secara konsisten industri games dan esports di Indonesia.

"Telkomsel mendukung permintaan Kementerian BUMN agar Indonesia tak sekadar sebagai pasar, tetapi nantinya juga akan membangun ekosistem games," ujar dia. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI