Gawat, Serangan DDoS Naik 47,87 persen dan Targetnya Berubah ke Keuangan dan Pemerintahan

Dythia Novianty

Jum'at, 11 November 2022 | 05:00 WIB
Gawat, Serangan DDoS Naik 47,87 persen dan Targetnya Berubah ke Keuangan dan Pemerintahan
Ilustrasi serangan siber, DDOS. [Markus Spiske/Pixabay]

Suara.com - Serangan Distributed Denial of Service (DDoS) dirancang untuk menghentikan situs web agar tidak berfungsi secara normal atau mengganggunya sepenuhnya.

Selama durasi serangan DDoS (yang biasanya menargetkan lembaga pemerintah, perusahaan ritel atau keuangan, media atau organisasi lain), korban berpotensi kehilangan pelanggan karena situs webnya yang tidak tersedia dan reputasi mereka menurun.

Pada Q3 2022, jumlah serangan DDoS apapun jenisnya saling berkaitan dengan periode pelaporan sebelumnya.

Menurut para ahli Kaspersky, dibandingkan dengan Q3 2021, jumlah keseluruhan serangan DDoS naik 47,87 persen, sementara jumlah serangan cerdas, atau canggih dan dilakukan secara profesional, menjadi berlipat ganda.

Apa yang membuat kuarter ketiga lebih luar biasa adalah penurunan secara terus menerus dalam serangan oleh non-profesional.

Meskipun hacktivist cukup bersemangat dan produktif dalam upaya DDoS mereka selama paruh pertama tahun 2022, di Q3 mereka beralih ke aktivitas berbahaya lainnya.

Serangan DDOS Q3 2022. [Kaspersky]
Serangan DDOS Q3 2022. [Kaspersky]

Pada Q3, jumlah serangan DDoS hacktivist cenderung nol. Sementara itu, jumlah serangan profesional berkualitas tinggi, setelah peningkatan yang signifikan di Q1, tetap pada level tinggi.

Targetnya pun menunjukkan perubahan, terutama di sektor keuangan dan pemerintahan.

Kedua fakta ini memperkuat gagasan bahwa dari musim semi hingga setidaknya akhir September ini, para profesional bekerja melawan sektor-sektor yang disebutkan, sebagaimana tercermin dalam statistik Kaspersky.

baca juga

Dalam hal durasi serangan DDoS, tidak ada rekor baru: jika Q2 ditandai dengan serangan terlama yang pernah diamati, Q3 jauh lebih tenang.

Rata-rata, serangan berlangsung sekitar delapan jam, dengan yang terlama hanya di bawah empat hari.

Dibandingkan dengan kuartal sebelumnya, angka ini terlihat agak kecil, namun sebenarnya masih sangat besar.

Pada Q3 tahun lalu, durasi serangan DDoS diukur dalam hitungan menit, bukan jam. Situasi masih tetap menantang dalam hal ini.

Alexander Gutnikov, pakar keamanan di Kaspersky, melihat sejak akhir Februari, serangan luar biasa tinggi dilakukan para hacktivist amatir. Namun, jumlah serangan semacam ini secara bertahap menurun dan pada akhir Q3 telah kembali ke tingkat normal.

Ilustrasi peretas sedang melancarkan serangan siber. [Shutterstock]
Ilustrasi peretas sedang melancarkan serangan siber. [Shutterstock]

"Selama periode ini, kami mengamati banyak serangan canggih yang ditujukan untuk mencapai tujuan yang ditargetkan dengan jelas: misalnya, untuk memutus saluran media, atau bahkan menangguhkan operasi umum organisasi pemerintahan,” tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kaspersky Blokir Lebih dari 260 Ribu Serangan RDP per Hari di Asia Pasific, Semester I 2022

Kaspersky Blokir Lebih dari 260 Ribu Serangan RDP per Hari di Asia Pasific, Semester I 2022

Tekno | Senin, 03 Oktober 2022 | 13:18 WIB

Marak Kebocoran Data, Survei: Indonesia Kekurangan Tenaga Ahli Keamanan Siber

Marak Kebocoran Data, Survei: Indonesia Kekurangan Tenaga Ahli Keamanan Siber

Tekno | Minggu, 02 Oktober 2022 | 09:07 WIB

BSSN: Ada 115 Tim Tanggap Insiden Siber di Indonesia

BSSN: Ada 115 Tim Tanggap Insiden Siber di Indonesia

Tekno | Jum'at, 30 September 2022 | 18:45 WIB

Terkini

5 HP Gaming Rp2 Jutaan dengan RAM Besar dan Baterai Jumbo Menurut Review

5 HP Gaming Rp2 Jutaan dengan RAM Besar dan Baterai Jumbo Menurut Review

Tekno | Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:50 WIB

Sony Luncurkan 1000X THE COLLEXION dengan Audio Premium dan Noise Cancelling Generasi Terbaru

Sony Luncurkan 1000X THE COLLEXION dengan Audio Premium dan Noise Cancelling Generasi Terbaru

Tekno | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:23 WIB

Poco F8 Ultra Kembali Ready Stock, Usung Snapdragon 8 Elite Gen 5 dan Performa Gaming Kelas Konsol

Poco F8 Ultra Kembali Ready Stock, Usung Snapdragon 8 Elite Gen 5 dan Performa Gaming Kelas Konsol

Tekno | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:04 WIB

Kaspersky Ungkap Malware Argamal yang Menyamar dalam Game Dewasa, Hacker Bisa Kuasai Komputer Korban

Kaspersky Ungkap Malware Argamal yang Menyamar dalam Game Dewasa, Hacker Bisa Kuasai Komputer Korban

Tekno | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:29 WIB

Punya Uang Rp1,2 Juta Dapat HP Apa? Ini 5 Pilihan dengan Performa Terbaik Juni 2026

Punya Uang Rp1,2 Juta Dapat HP Apa? Ini 5 Pilihan dengan Performa Terbaik Juni 2026

Tekno | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:28 WIB

Microsoft Perluas Literasi AI di Indonesia, 50 Ribu Peserta Kantongi Sertifikasi Kecerdasan Buatan

Microsoft Perluas Literasi AI di Indonesia, 50 Ribu Peserta Kantongi Sertifikasi Kecerdasan Buatan

Tekno | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:18 WIB

Samsung Konfirmasi Exynos 2700, Siap Jadi Otak Galaxy S27 dan Tantang Snapdragon Generasi Terbaru

Samsung Konfirmasi Exynos 2700, Siap Jadi Otak Galaxy S27 dan Tantang Snapdragon Generasi Terbaru

Tekno | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:43 WIB

Startup Singapura Luncurkan Platform AI untuk UMKM Indonesia, Bantu Brand Kuasai Pencarian Google

Startup Singapura Luncurkan Platform AI untuk UMKM Indonesia, Bantu Brand Kuasai Pencarian Google

Tekno | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:27 WIB

Bujet Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan Review Memuaskan

Bujet Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan Review Memuaskan

Tekno | Sabtu, 20 Juni 2026 | 10:49 WIB

45 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 20 Juni 2026: Tahan Puzzle Messi Demi Pemain OVR 118

45 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 20 Juni 2026: Tahan Puzzle Messi Demi Pemain OVR 118

Tekno | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:20 WIB