Apa Itu Model MVC di Laravel? Ini Penjelasannya

Fabiola Febrinastri | Restu Fadilah | Suara.com

Kamis, 17 November 2022 | 15:16 WIB
Apa Itu Model MVC di Laravel? Ini Penjelasannya
Ilustrasi coding.[Pexels/Danny Meneses]

Suara.com - Bagi kamu yang sedang belajar coding, tentu saja sudah tidak asing dengan yang namanya framework. Nah, salah satu framework yang saat ini sedang naik daun adalah Laravel, framework PHP ini telah menggunakan konsep MVC dalam pengembangannya. Namun sangat disayangkan, banyak yang belum tahu apa itu model MVC di Laravel.

Padahal berkat konsep MVC dalam Laravel ini, para developer bisa lebih mudah untuk menciptakan aplikasi web yang dipadukan dengan domain murah seperti yang diinginkan. Agar bisa lebih paham mengenai apa itu model MVC dalam Laravel, simak dulu informasi yang akan dijelaskan berikut ini ya!

Apa Itu Model MVC? di Laravel

MVC atau Model View Controller merupakan pola desain arsitektur aplikasi web yang terbagi jadi tiga bagian, yakni model, view, serta controller. Konsep tersebut dipercaya mampu membuat proses pembuatan website jadi lebih efektif. 

Berikut ini penjelasan dari ketiga bagian dari MVC yang perlu untuk diketahui:

     Model adalah bagian yang berhubungan dengan database secara langsung dan tugasnya adalah mengelola.

     View adalah bagian yang bertugas untuk menyajikan tampilan informasi pada para pengguna.

     Controller adalah bagian yang menghubungkan view serta model di dalam proses request dari para pengguna.

Dengan penggunaan konsep yang satu ini, maka aplikasi web seakan mempunyai bagian yang terpisah dan masing-masing dapat dikembangkan. Oleh karena itu, proses pembuatan aplikasi web dapat dilakukan dengan lebih cepat. Hal ini karena developer bisa lebih fokus untuk mengerjakan bagian tertentu.

Karena dianggap sangat efektif, membuat konsep MVC ini seringkali diterapkan di berbagai jenis framework ini. Selain Laravel, beberapa framework PHP yang menggunakan konsep MVC adalah Symfony, CodeIgniter, Zend, dan juga Yii.

Alur Kerja MVC dalam Sistem Pengembangan

Setelah memahami apa itu model MVC di Laravel, kini saatnya untuk mempelajari bagaimana alur kerja dari konsep ini dalam sistem pengembangan. Kurang lebih, seperti inilah alur kerja dari konsep tersebut.

     Bagian view akan meminta informasi agar dapat ditampilkan pada para pengguna.

     Permintaan akan diambil oleh controller, dan diserahkan pada bagian model.

     Model akan memproses dengan mencari data informasi dalam database.

     Model mengembalikannya pada controller untuk ditampilkan hasilnya pada bagian view.

     Controller mengambil hasil pengolahan yang dilakukan model, lalu menata pada bagian view.

Dalam sistem website, sebenarnya alur kerja dari MVC ini cukup sederhana. Namun jika masih sulit untuk dipahami karena terlalu teknis, kurang lebih seperti ini analoginya:

Sekarang, coba anggap saja Anda adalah pelanggan di suatu restoran. Nah, dalam konsep yang satu ini, Anda merupakan view, chef adalah model, dan pelayan merupakan controller.

Ketika Anda memesan makanan A, maka pelayan akan mencatat pesanannya dan memberikannya kepada chef.

Kemudian chef akan mencari bahan yang ada di dalam kulkas (database), lalu mulai masakannya untuk pelanggan. Setelah hidangan selesai dimasak, chef akan memberikan dulu kepada pelayan, untuk diantarkan kepada pelanggan.

Manfaat dari MVC di Laravel

Dalam pembuatan website, penggunaan dari MVC sendiri mampu memberikan banyak keuntungan dari para pengembang atau developer. Nah, keuntungan dari menggunakan model MVC, adalah seperti yang ada di bawah ini.

1. Pengembangan web yang lebih efisien

Konsep MVC diyakini mempercepat proses pengembangan aplikasi web. Hal ini karena MVC akan membagi web menjadi tiga bagian yang saling terpisah. Bagian controller dan model dapat dikerjakan oleh back end developer, sedangkan bagian view dikerjakan oleh UI UX dan front end developer.

2. Testing yang lebih mudah

Testing harus dilakukan untuk memastikan terlebih dahulu apakah web bisa berfungsi dengan baik. Nah, dengan kerangka MVC yang baik, proses testing dapat dilakukan untuk tiap bagian. Hal ini bisa dilakukan tanpa perlu menunggu keseluruhan web jadi.

Tidak hanya itu, pembuatan dokumentasi untuk setiap fitur dapat dilakukan secara lebih rapi dan efisien. Sudah pasti hal itu karena proses testing yang dilakukan per bagian. Jadi di setiap bagiannya bisa dikembangkan dengan lebih fokus.

3. Error dan bug lebih cepat

Pembagian web yang dilakukan oleh MVC, akan membuat para pengembang untuk lebih fokus pada bagian perkembangannya masing-masing. Jadi mereka bisa dengan cepat menemukan bug dan juga memperbaiki bug tersebut. Biasanya permasalahan ada di server, untuk itu agar tidak terjadi permasalahan yang serius, penting saat pemilihan server seperti VPS Indonesia yang suport dengan bahasa pemrograman laravel.

4. Pemeliharaan yang lebih mudah

Konsep MVC membuat penggunaan script bisa dilakukan secara lebih rapi dan terstruktur. Dengan ini, maka tim developer bisa lebih mudah untuk melakukan pemeliharaan atau maintenance web.

Misalnya saja ketika ingin menambahkan sebuah fitur baru pada web yang dimiliki. Tim developer baik itu front end ataupun back end, bisa lebih mudah dalam menemukan kode script yang perlu diperbaharui atau ditambahkan.

Karena berbagai keuntungan yang bisa didapatkan, maka banyak developer yang menggunakan konsep MVC. Oleh sebab itu, mengetahui apa itu model MVC di Laravel itu sangat penting, agar nantinya tidak ada masalah ketika ingin menggunakan konsep tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Apa Pentingnya Belajar Coding? Temukan Jawabannya di Kodecoon Academy

Apa Pentingnya Belajar Coding? Temukan Jawabannya di Kodecoon Academy

Press Release | Sabtu, 29 Oktober 2022 | 07:29 WIB

Cara Mengenalkan Anak dengan Coding, Dapat Berawal Dari Mainan Sederhana

Cara Mengenalkan Anak dengan Coding, Dapat Berawal Dari Mainan Sederhana

| Kamis, 29 September 2022 | 11:01 WIB

Ketahui 4 Cara yang Bisa Dilakukan Orangtua untuk Memperkenalkan Coding Kepada Anak

Ketahui 4 Cara yang Bisa Dilakukan Orangtua untuk Memperkenalkan Coding Kepada Anak

Lifestyle | Rabu, 28 September 2022 | 23:50 WIB

Tiga Skill Ini Bisa Membuat Kalian Menghasilkan Banyak Uang

Tiga Skill Ini Bisa Membuat Kalian Menghasilkan Banyak Uang

| Jum'at, 02 September 2022 | 20:25 WIB

Pandi Ajak Masyarakat Manfaatkan U.ID untuk Akses Aplikasi Pihak Ketiga

Pandi Ajak Masyarakat Manfaatkan U.ID untuk Akses Aplikasi Pihak Ketiga

Tekno | Rabu, 31 Agustus 2022 | 15:05 WIB

Anak Belajar Coding Kini Sudah Jadi Tren, Ini Lho 5 Manfaatnya Moms!

Anak Belajar Coding Kini Sudah Jadi Tren, Ini Lho 5 Manfaatnya Moms!

| Sabtu, 23 Juli 2022 | 07:42 WIB

Terkini

Berapa Harga GTA 6? CEO Take-Two Buka Suara Soal 'Banderol Wajar'

Berapa Harga GTA 6? CEO Take-Two Buka Suara Soal 'Banderol Wajar'

Tekno | Rabu, 29 April 2026 | 17:06 WIB

Dompet Digital Kini Tak Sekadar Bayar, Poin Transaksi Bisa Jadi Emas

Dompet Digital Kini Tak Sekadar Bayar, Poin Transaksi Bisa Jadi Emas

Tekno | Rabu, 29 April 2026 | 16:11 WIB

Segera Rilis: Fitur dan Varian Warna Motorola Razr 70 Series Terungkap

Segera Rilis: Fitur dan Varian Warna Motorola Razr 70 Series Terungkap

Tekno | Rabu, 29 April 2026 | 16:00 WIB

Komdigi Resmi Mulai Lelang Spektrum 700 MHz dan 2,6 GHz, Dorong Percepatan Jaringan 5G di Indonesia

Komdigi Resmi Mulai Lelang Spektrum 700 MHz dan 2,6 GHz, Dorong Percepatan Jaringan 5G di Indonesia

Tekno | Rabu, 29 April 2026 | 15:22 WIB

63 Kode Redeem FF Max Terbaru 29 April 2026: Sikat Luck Royale, AK47 Golden, dan Kagura

63 Kode Redeem FF Max Terbaru 29 April 2026: Sikat Luck Royale, AK47 Golden, dan Kagura

Tekno | Rabu, 29 April 2026 | 15:01 WIB

Spesifikasi Redmi Pad 2 9.7: Tablet Murah dengan Layar 2K dan Chipset Snapdragon

Spesifikasi Redmi Pad 2 9.7: Tablet Murah dengan Layar 2K dan Chipset Snapdragon

Tekno | Rabu, 29 April 2026 | 15:00 WIB

Komdigi Siapkan Roadmap Data Center, Indonesia Timur Jadi Target Baru Infrastruktur Digital

Komdigi Siapkan Roadmap Data Center, Indonesia Timur Jadi Target Baru Infrastruktur Digital

Tekno | Rabu, 29 April 2026 | 14:27 WIB

5 HP Rp1 Jutaan untuk Orang Tua yang Pas buat Multitasking

5 HP Rp1 Jutaan untuk Orang Tua yang Pas buat Multitasking

Tekno | Rabu, 29 April 2026 | 13:29 WIB

7 Rekomendasi Gimbal Stabilizer HP Terbaik, Hasil Video Anti Goyang Sekelas Profesional

7 Rekomendasi Gimbal Stabilizer HP Terbaik, Hasil Video Anti Goyang Sekelas Profesional

Tekno | Rabu, 29 April 2026 | 13:07 WIB

HP Infinix RAM 8GB Berapa Harganya? Ini Daftar 9 Tipe Terlaris

HP Infinix RAM 8GB Berapa Harganya? Ini Daftar 9 Tipe Terlaris

Tekno | Rabu, 29 April 2026 | 13:05 WIB