Smartphone Terbaru Diprediksi Akan Gunakan Baterai Lepas

Dythia Novianty

Rabu, 21 Desember 2022 | 08:19 WIB
Smartphone Terbaru Diprediksi Akan Gunakan Baterai Lepas
Ilustrasi baterai smartphone. [Shutterstock]

Suara.com - Setelah membuat port pengisian daya USB Type-C wajib di semua smartphone, tablet, dan laptop, Uni Eropa (UE) kini telah menyetujui undang-undang dan peraturan baru, yang bertujuan membuat baterai lebih berkelanjutan dan dapat digunakan kembali.

Peraturan baru ini akan menghadirkan serangkaian tantangan baru bagi perusahaan teknologi konsumen dan produsen baterai, karena undang-undang baru tersebut mencakup seluruh siklus masa pakai baterai.

Seluruh siklus hidup baterai mencakup ekstraksi material, produksi industri, dan pembuangan.

Undang-undang UE yang baru akan berlaku untuk semua jenis baterai yang dijual di UE, termasuk baterai yang digunakan pada perangkat elektronik, baterai industri, baterai otomotif, dan baterai yang digunakan pada kendaraan roda dua dan kendaraan listrik (EV).

Mulai awal 2024, produsen baterai di UE harus melaporkan total jejak karbon produk, mulai dari ekstraksi hingga proses daur ulang.

Data ini kemudian akan digunakan untuk menetapkan batas CO2 maksimum untuk baterai yang akan berlaku paling cepat Juli 2027.

Ilustrasi baterai motor listrik. [Kumpan Electric/Unsplash]
Ilustrasi baterai motor listrik. [Kumpan Electric/Unsplash]

Mereka harus menggunakan persentase tertentu dari bahan daur ulang, yaitu 16 persen kobalt, 85 persen timbal, 6 persen litium, dan 6 nikel.

Peraturan baru tersebut juga mewajibkan merek teknologi konsumen untuk merancang perangkat mereka sedemikian rupa, sehingga baterainya dapat diganti dengan mudah, baik dengan melepas penutup baterai atau dengan melepas sekrup yang mudah diakses.

Mungkinkah ini berarti kembalinya baterai yang dapat dilepas ke smartphone?

baca juga

Yah, setidaknya itu akan membuat perangkat elektronik lebih berkelanjutan dan meningkatkan kehidupan mereka.

Ini juga akan mengurangi margin keuntungan perusahaan selama perbaikan dan pemeliharaan perangkat.

Jika disahkan, peraturan baru akan memastikan bahwa baterai yang dijual di kawasan UE lebih berkelanjutan secara global, yang pada akhirnya menetapkan standar untuk seluruh dunia.

Aturan tidak hanya menilai jejak karbon, tetapi perusahaan yang terlibat dalam proses pembuatan baterai di UE juga perlu mengidentifikasi, mencegah, dan mengatasi masalah hak asasi manusia dan tenaga kerja dalam rantai pasokan mereka.

UE telah menerapkan undang-undang baru ini hanya untuk bahan mentah utama seperti litium, nikel, kobalt, dan grafit.

Selain itu, UE juga telah menetapkan target pengumpulan yang ambisius. Ini bertujuan untuk mengumpulkan 45 persen bahan daur ulang perangkat elektronik pada 2023 dan 73 persen pada 2030.

Ilustrasi elektronik. [Envato]
Ilustrasi elektronik. [Envato]

Selain itu, dalam hal EV, ini bertujuan untuk mengumpulkan 100 persen bahan daur ulang, sebagaimana melansir laman Sammobile, Rabu (21/12/2022).

Nah, peraturan baterai UE yang baru sedang menunggu persetujuan akhir oleh Parlemen dan Dewan, dan itu pasti akan menimbulkan tantangan berat bagi perusahaan elektronik konsumen seperti Apple, Google, Samsung, dan lainnya karena mereka perlu memikirkan kembali desain perangkat mereka.

Bahkan, produsen baterai seperti Panasonic dan Samsung SDI.

Semua perusahaan yang berurusan dengan baterai akan diminta untuk mulai mempersiapkan undang-undang baru, meninjau rantai pasokan dan operasi mereka, dan juga melakukan solusi kolaboratif dengan pendaur ulang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cara Percepat Isi Baterai Xiaomi, Redmi, dan Poco

Cara Percepat Isi Baterai Xiaomi, Redmi, dan Poco

Tekno | Kamis, 17 November 2022 | 07:00 WIB

Xiaomi Bakal Rilis Teknologi Canggih, Isi Baterai Hanya Butuh 9 Menit

Xiaomi Bakal Rilis Teknologi Canggih, Isi Baterai Hanya Butuh 9 Menit

Tekno | Rabu, 16 November 2022 | 11:02 WIB

Vivo Y01A Diluncurkan, Harga RP 1 Jutaan Andalkan Prosesor Helio P35 dan Baterai 5.000mAh

Vivo Y01A Diluncurkan, Harga RP 1 Jutaan Andalkan Prosesor Helio P35 dan Baterai 5.000mAh

Tekno | Rabu, 16 November 2022 | 07:09 WIB

Mediatek Hadiran Chipset Kompanio Baru untuk Chromebook, Main Game Makin Seru dengan Baterai Tahan Lama

Mediatek Hadiran Chipset Kompanio Baru untuk Chromebook, Main Game Makin Seru dengan Baterai Tahan Lama

Tekno | Rabu, 16 November 2022 | 05:10 WIB

5 Cara Atasi Baterai Bocor di Xiaomi MIUI 13

5 Cara Atasi Baterai Bocor di Xiaomi MIUI 13

Tekno | Senin, 14 November 2022 | 11:15 WIB

Terungkap Bocoran Ukuran Baterai iQOO 11 dan iQOO 11 Pro

Terungkap Bocoran Ukuran Baterai iQOO 11 dan iQOO 11 Pro

Tekno | Jum'at, 04 November 2022 | 14:47 WIB

Terkini

Doli Bongkar Kejanggalan PKPU soal Gibran: Komisi II Tak Pernah Bahas Pasal Itu

Doli Bongkar Kejanggalan PKPU soal Gibran: Komisi II Tak Pernah Bahas Pasal Itu

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 18:06 WIB

Bisnisnya Tengah Proses Bangkrut, OJK Cabut Dua Izin Usaha BTPN Syariah Ventura

Bisnisnya Tengah Proses Bangkrut, OJK Cabut Dua Izin Usaha BTPN Syariah Ventura

Bisnis | Senin, 12 Oktober 2026 | 18:06 WIB

Komunitas Motor Listrik OMO-X Gelar City Ride Perdana di Jakarta

Komunitas Motor Listrik OMO-X Gelar City Ride Perdana di Jakarta

Otomotif | Senin, 12 Oktober 2026 | 18:05 WIB

Perempuan Adat Kalimantan Utara Merawat Pengetahuan Leluhur Lewat Anyaman Rotan: Bagaimana Caranya?

Perempuan Adat Kalimantan Utara Merawat Pengetahuan Leluhur Lewat Anyaman Rotan: Bagaimana Caranya?

Lifestyle | Senin, 12 Oktober 2026 | 18:05 WIB

AKBP Condro Sasongko, Polisi Jenaka Kini Dipercaya Pimpin Polresta Solo

AKBP Condro Sasongko, Polisi Jenaka Kini Dipercaya Pimpin Polresta Solo

Jawa Tengah | Senin, 12 Oktober 2026 | 18:01 WIB

Forever Starts Here: Rayakan Momen Cinta di INNSiDE by Melia Yogyakarta

Forever Starts Here: Rayakan Momen Cinta di INNSiDE by Melia Yogyakarta

Your Say | Senin, 12 Oktober 2026 | 18:01 WIB

Karhutla Ganggu Penerbangan hingga 26 Pesawat Delay, Menko Dudung Lapor Prabowo

Karhutla Ganggu Penerbangan hingga 26 Pesawat Delay, Menko Dudung Lapor Prabowo

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 18:00 WIB

Jalur Pantura Kalah Ramai dari Tol Trans Jawa, UMKM Dibidik Lewat Wisata Sejarah

Jalur Pantura Kalah Ramai dari Tol Trans Jawa, UMKM Dibidik Lewat Wisata Sejarah

Bisnis | Senin, 12 Oktober 2026 | 18:00 WIB

Huawei Watch GT 7 Resmi Hadir di Indonesia: Dibanderol Mulai Rp4 Juta, Baterai Tahan 21 Hari

Huawei Watch GT 7 Resmi Hadir di Indonesia: Dibanderol Mulai Rp4 Juta, Baterai Tahan 21 Hari

Your Say | Senin, 12 Oktober 2026 | 18:00 WIB

DPRD Jabar: Penyerangan Bus Persib U-18 Bukan Rivalitas, tetapi Kriminalitas

DPRD Jabar: Penyerangan Bus Persib U-18 Bukan Rivalitas, tetapi Kriminalitas

Jabar | Senin, 12 Oktober 2026 | 17:57 WIB

×