5 Tujuan Membuat Hujan Buatan, Atasi Polusi Hingga Kekeringan

Rifan Aditya

Senin, 28 Agustus 2023 | 20:57 WIB
5 Tujuan Membuat Hujan Buatan, Atasi Polusi Hingga Kekeringan
Pengendara motor nelintas saat hujan lebat di Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Kamis (3/3/2023). [Suara.com/Alfian Winanto] - ilustrasi tujuan membuat hujan buatan

Suara.com - Meski banyak diusulkan, rupanya membuat hujan buatan di Jakarta dengan tujuan memerangi polusi sampai saat ini belum bisa dilakukan. Apa benar tujuan membuat hujan buatan bisa mengatasi polusi udara?

Disampaikan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), penurunan hujan buatan dengan Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) di Jakarta sulit dilakukan karena potensi pertumbuhan awan yang tidak terlihat.

Namun sebenarnya, di samping untuk membersihkan polusi, adakah tujuan membuat hujan buatan ini? Berikut informasinya!

Tujuan membuat hujan buatan

Hujan buatan adalah teknik untuk memicu terjadinya hujan dengan menaburkan bahan kimia tertentu ke dalam awan.

Hujan buatan biasanya dilakukan untuk mengatasi masalah lingkungan yang disebabkan oleh faktor iklim dan cuaca, seperti kekeringan, kabut asap, atau kebakaran hutan.

Selain mengatasi polusi udara, berikut adalah tujuan lain yang membuat hujan buatan kerap dilakukan.

1. Mengatasi kekeringan

Hujan buatan dapat membantu mengatasi kondisi kekurangan air di suatu wilayah yang sedang mengalami kekeringan.

baca juga

Dengan adanya hujan buatan, warga sekitar juga bisa memanfaatkannya sebagai pengisian air waduk atau danau untuk keperluan irigasi, pembangkit listrik tenaga air, dan lainnya.

2. Mengatasi kabut asap

Kebakaran hutan yang kerap terjadi di Indonesia sering kali menyebabkan kabut asap. Sebagai salah satu solusinya, hujan buatan bisa dipersiapkan.

Selain menyingkirkan kabut asap, hujan buatan juga dapat membersihkan udara dari partikel-partikel berbahaya yang menyebabkan polusi.

3. Memadamkan api

Tujuan membuat hujan buatan lainnya adalah memadamkan api pada kebakaran hutan yang cakupannya luas seperti di hutan.

Dengan adanya hujan buatan, diharapkan api bisa segera padam sehingga kerusakan lingkungan yang ditimbulkan tidak semakin parah.

4. Menyejukkan suhu

Hujan buatan dapat mengurangi suhu yang terlalu tinggi di suatu kawasan tertentu.

Seperti hujan pada umumnya, fenomena yang dibuat dengan TMC ini juga dapat menurunkan suhu udara dan meningkatkan kelembaban udara, sehingga membuat suasana lebih sejuk dan nyaman.

5. Meningkatkan produktivitas pertanian

Hujan buatan dapat membantu suplai air untuk pertanian dan irigasi. Hujan buatan dapat meningkatkan kualitas tanah, mempercepat pertumbuhan tanaman, dan mencegah gagal panen.

Meski begitu, bahan kimia yang digunakan untuk membuat hujan buatan perlu lebih diperhatikan supaya tidak merusak lahan pertanian.

Meski membawa berbagai manfaat, hujan buatan tidak terlepas dari berbagai risiko dampak negatifnya. Oleh karena itulah TMC tidak bisa dilakukan sewaktu-waktu. Seperti itulah tujuan membuat hujan buatan.

Kontributor : Hillary Sekar Pawestri

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

7 Dampak Negatif Hujan Buatan, Cemari Tanah Hingga Pemanasan Global, Bagaimana Nasib Jakarta?

7 Dampak Negatif Hujan Buatan, Cemari Tanah Hingga Pemanasan Global, Bagaimana Nasib Jakarta?

Tekno | Senin, 28 Agustus 2023 | 20:12 WIB

Tekan Polusi Udara, Pemprov DKI Minta Gedung Tinggi Lakukan Penyemprotan Water Mist

Tekan Polusi Udara, Pemprov DKI Minta Gedung Tinggi Lakukan Penyemprotan Water Mist

Jakarta | Senin, 28 Agustus 2023 | 19:21 WIB

Tangani Polusi Udara, Jokowi Perintahkan Pemprov DKI Tambah Armada Transjakarta Listrik

Tangani Polusi Udara, Jokowi Perintahkan Pemprov DKI Tambah Armada Transjakarta Listrik

News | Senin, 28 Agustus 2023 | 18:35 WIB

Terkini

Waspada Hujan Petir dan Asap Kabut, BMKG Rilis Prakiraan Cuaca Kota Besar Hari Ini

Waspada Hujan Petir dan Asap Kabut, BMKG Rilis Prakiraan Cuaca Kota Besar Hari Ini

Banten | Selasa, 13 Oktober 2026 | 23:01 WIB

Gubernur Kaltim ke Singapura saat Karhutla, anggaran Disorot

Gubernur Kaltim ke Singapura saat Karhutla, anggaran Disorot

Video | Selasa, 13 Oktober 2026 | 23:00 WIB

Pemprov Jabar Ajukan Pinjaman Rp3,4 Triliun

Pemprov Jabar Ajukan Pinjaman Rp3,4 Triliun

Jabar | Selasa, 13 Oktober 2026 | 22:55 WIB

Cek Harga Cabai Merah dan Unggas di Rangkasbitung Terbaru

Cek Harga Cabai Merah dan Unggas di Rangkasbitung Terbaru

Banten | Selasa, 13 Oktober 2026 | 22:48 WIB

Siap-siap Regenerasi! Jukir Lansia di Kota Bogor Bakal Pensiun, Ini Syarat Penggantinya

Siap-siap Regenerasi! Jukir Lansia di Kota Bogor Bakal Pensiun, Ini Syarat Penggantinya

Jabar | Selasa, 13 Oktober 2026 | 22:41 WIB

Pemerintah Sudah Tarik Utang Rp 494,3 T per September 2026, Suahasil Klaim Masih On Track

Pemerintah Sudah Tarik Utang Rp 494,3 T per September 2026, Suahasil Klaim Masih On Track

Bisnis | Selasa, 13 Oktober 2026 | 22:39 WIB

Mobil Kijang Bawa 8 Jeriken Bensin Terbakar di Bogor, Kerugian Ditaksir Rp100 Juta

Mobil Kijang Bawa 8 Jeriken Bensin Terbakar di Bogor, Kerugian Ditaksir Rp100 Juta

Bogor | Selasa, 13 Oktober 2026 | 22:37 WIB

Maya Miranda Ambarsari Tekankan Solidaritas Perempuan untuk Bangun Bengkulu

Maya Miranda Ambarsari Tekankan Solidaritas Perempuan untuk Bangun Bengkulu

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 22:20 WIB

Modus Pijat Panggilan Berujung Pemerasan, Detektif Jubun Ingatkan 5 Hal Ini

Modus Pijat Panggilan Berujung Pemerasan, Detektif Jubun Ingatkan 5 Hal Ini

Lifestyle | Selasa, 13 Oktober 2026 | 22:07 WIB

Larangan Hijab di Sekolah Azerbaijan Memanas! Siswi Protes, 37 Orang Diciduk

Larangan Hijab di Sekolah Azerbaijan Memanas! Siswi Protes, 37 Orang Diciduk

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 21:50 WIB

×