BMKG Pastikan Potensi Tsunami Selatan Jawa Tak Akan Berakhir

Liberty Jemadu

Jum'at, 03 November 2023 | 21:02 WIB
BMKG Pastikan Potensi Tsunami Selatan Jawa Tak Akan Berakhir
Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono mengatakan potensi tsunami di Selatan Jawa akan selalu ada. [Antara]

Suara.com - Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Daryono mengatakan potensi gempa megathrust yang memicu tsunami selatan Pulau Jawa akan terus ada.

Daryono mengatakan salah satu cara untuk mengantisipasi ancaman tsunami dari selatan Jawa itu adalah dengan mengandalkan tide gauge, peranti pengukur ketinggian permukaan air laut.

"Megathrust akan terus ada, enggak akan berakhir potensi ini," kata Daryono usai dialog terkait tsunami di Kantor BMKG, Jakarta, Jumat (3/11/2023).

Dia mengatakan, tide gauge yang banyak dipasangkan di selatan pulau Jawa untuk mendeteksi secara dini tsunami apabila terjadi.

"Jadi tide gauge kita ini ada di selatan Jawa," lanjut Daryono.

Daryono menambahkan tide gauge memudahkan pemerintah daerah yang memiliki warning system bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menentukan status kesiagaan bencana sehingga dapat segera mengevakuasi masyarakat.

"Mereka punya sirine langsung jadi bisa langsung berkoordinasi dengan BMKG untuk segera menetapkan status kebencanaan sehingga dapat memerintah proses evakuasi ke masyarakat," kata dia.

Daryono menegaskan yang pasti potensi megatrusht itu ada, bukti sejarahnya ada.

Hingga saat ini belum ada teknologi yang bisa memprediksi kapan dan di mana tepatnya gempa akan terjadi. Berdasarkan catatan sejarah gempa dan tsunami, di wilayah selatan Jawa hingga Selat Sunda sering terjadi tsunami, seperti tsunami Selat Sunda pada 1722, 1852, dan 1958.

baca juga

Selain itu pada 2006 juga pernah terjadi gempa magnitudo 7,7 di Pangandaran dan gempa Bengkulu bermagnitudo 8,5 pada 2007.

Karenanya Daryono mengimbau pemerintah daerah untuk melakukan perencanaan wilayah berbasis risiko gempa dan tsunami, menyiapkan jalur evakuasi, memasang rambu evakuasi, membangun tempat evakuasi, berlatih evakuasi atau drill secara berkala, termasuk edukasi evakuasi mandiri.

Selain itu, BMKG juga akan terus meningkatkan performa peringatan dini tsunami lebih cepat dan akurat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Fenomena Hari Tanpa Bayangan di Jakarta

Fenomena Hari Tanpa Bayangan di Jakarta

Foto | Senin, 09 Oktober 2023 | 17:44 WIB

Potensi Gempa dan Tsunami di Jawa, BMKG Imbau Masyarakat Selalu Siaga

Potensi Gempa dan Tsunami di Jawa, BMKG Imbau Masyarakat Selalu Siaga

Your Say | Senin, 07 Agustus 2023 | 20:00 WIB

Peringatan Tsunami Dicabut, Warga Padang Kembali Ke Rumah Usai Gempa Mentawai M 6,9

Peringatan Tsunami Dicabut, Warga Padang Kembali Ke Rumah Usai Gempa Mentawai M 6,9

News | Selasa, 25 April 2023 | 07:32 WIB

Berpotensi Tsunami, Gempa Mentawai Dangkal dan Dipicu Aktivitas Lempeng Indo-Australia

Berpotensi Tsunami, Gempa Mentawai Dangkal dan Dipicu Aktivitas Lempeng Indo-Australia

Tekno | Selasa, 25 April 2023 | 04:56 WIB

Tsunami Setinggi 11 Cm Sapu Nias Selatan usai Gempa 7,3 di Mentawai

Tsunami Setinggi 11 Cm Sapu Nias Selatan usai Gempa 7,3 di Mentawai

Tekno | Selasa, 25 April 2023 | 04:24 WIB

BREAKING NEWS: BMKG Rilis Peringatan Dini TSUNAMI Usai Gempa 7,3 di Mentawai

BREAKING NEWS: BMKG Rilis Peringatan Dini TSUNAMI Usai Gempa 7,3 di Mentawai

Tekno | Selasa, 25 April 2023 | 04:06 WIB

Terkini

KRL Siap Mengular Hingga Cigombong pada 2027, Target Lanjut Sampai Sukabumi

KRL Siap Mengular Hingga Cigombong pada 2027, Target Lanjut Sampai Sukabumi

Bogor | Senin, 07 September 2026 | 21:10 WIB

Kasus ISPA Melonjak Dampak Karhutla, Pemkot Pekanbaru Siagakan 21 Puskesmas

Kasus ISPA Melonjak Dampak Karhutla, Pemkot Pekanbaru Siagakan 21 Puskesmas

Riau | Senin, 07 September 2026 | 21:07 WIB

Gunung Anak Krakatau Masih Berstatus Siaga, Wisatawan Dilarang Mendekat

Gunung Anak Krakatau Masih Berstatus Siaga, Wisatawan Dilarang Mendekat

Banten | Senin, 07 September 2026 | 21:05 WIB

5 Clay Mask Berbahan Vulkanik untuk Mengecilkan Pori-pori Lengkap dengan Review Pengguna

5 Clay Mask Berbahan Vulkanik untuk Mengecilkan Pori-pori Lengkap dengan Review Pengguna

Lifestyle | Senin, 07 September 2026 | 21:03 WIB

Dampak Erupsi Gunung Anak Krakatau, Pemprov Banten Liburkan Sekolah dan Terapkan PJJ 3 Hari

Dampak Erupsi Gunung Anak Krakatau, Pemprov Banten Liburkan Sekolah dan Terapkan PJJ 3 Hari

Banten | Senin, 07 September 2026 | 21:01 WIB

KPK Telusuri Dugaan Aliran Dana Bupati Pemalang ke Rumah Media Posko Pemenangan

KPK Telusuri Dugaan Aliran Dana Bupati Pemalang ke Rumah Media Posko Pemenangan

News | Senin, 07 September 2026 | 20:58 WIB

6 Fakta Warga Bogor 'Panic Buying' Masker Imbas Erupsi Krakatau: Stok Apotek Ludes

6 Fakta Warga Bogor 'Panic Buying' Masker Imbas Erupsi Krakatau: Stok Apotek Ludes

Jabar | Senin, 07 September 2026 | 20:56 WIB

Malaysia Desak Nama Perusahaan Pelaku Karhutla Dibuka, DPR Buka Suara

Malaysia Desak Nama Perusahaan Pelaku Karhutla Dibuka, DPR Buka Suara

News | Senin, 07 September 2026 | 20:52 WIB

Gojek, KAI, & Pemkot Bogor Kolab Dukung Perjalanan Komuter di Stasiun Bogor

Gojek, KAI, & Pemkot Bogor Kolab Dukung Perjalanan Komuter di Stasiun Bogor

Bisnis | Senin, 07 September 2026 | 20:51 WIB

Di Tengah Abu Anak Krakatau, Bandara Atung Bungsu Pagar Alam Jadi yang Pertama Kembali Normal

Di Tengah Abu Anak Krakatau, Bandara Atung Bungsu Pagar Alam Jadi yang Pertama Kembali Normal

Sumsel | Senin, 07 September 2026 | 20:42 WIB

×