Respons Elon Musk Diundang Hamas ke Jalur Gaza Melihat Kekejaman Israel

Dythia Novianty Suara.Com
Jum'at, 01 Desember 2023 | 05:23 WIB
Respons Elon Musk Diundang Hamas ke Jalur Gaza Melihat Kekejaman Israel
CEO SpaceX dan Tesla, Elon Musk. [Jim Watson/AFP]

Suara.com - Hamas mengundang Elon Musk ke Jalur Gaza untuk menyaksikan besarnya kehancuran yang disebabkan oleh pemboman Israel.

Namun, miliarder teknologi itu mengatakan hal tersebut “berbahaya di sana saat ini”.

Dilansir laman Aljazeera, Jumat (1/12/2023), undangan dari pejabat senior Hamas Osama Hamdan datang pada Selasa (28/11/2023).

“Tampaknya agak berbahaya di sana saat ini, tapi saya yakin bahwa Gaza yang makmur dalam jangka panjang akan baik bagi semua pihak,” tulis Musk di X, platform media sosial miliknya.

Dia mengunjungi kibbutz sehari sebelumnya yang menjadi sasaran kelompok bersenjata Hamas dalam serangan 7 Oktober lalu di Israel selatan.

Pemilik satelit Starlink ini menyatakan komitmennya akan melakukan apa pun yang diperlukan untuk menghentikan penyebaran kebencian.

Hamdan meminta Musk, yang baru-baru ini bertemu dengan perdana menteri dan presiden Israel, juga mengunjungi Palestina.

Hal tersebut demi mendapat perspektif yang lebih menyeluruh dari kedua pihak.

“Kami mengundang beliau mengunjungi Gaza untuk melihat sejauh mana pembantaian dan kehancuran yang dilakukan terhadap masyarakat Gaza, sesuai dengan standar objektivitas dan kredibilitas,” kata Hamdan dalam konferensi pers di Beirut.

Baca Juga: Elon Musk Tak Mau Tunduk ke Indonesia Alasan Starlink Belum Diizinkan Beroperasi

Dia menambahkan, dalam 50 hari Israel menjatuhkan lebih dari 40.000 ton peledak ke rumah para warga Gaza.

Selama kunjungannya ke Israel, Elon Musk mengungkapkan keterkejutannya saat melihat kibbutz Kfar Aza yang hancur.

Dia mengatakan bahwa Israel tidak punya pilihan selain melenyapkan Hamas.

Pemimpin SpaceX itu juga mencapai kesepakatan yang menyatakan bahwa unit satelit Starlink [akan] hanya dioperasikan di Israel dengan persetujuan Kementerian Komunikasi Israel, termasuk Jalur Gaza.

Pernyataan itu sangat bertolak belakang, mengingat sebelumnya Elon Musk mengungkap kesediaannya menyiapkan Starlink untuk meningkatkan komunikasi di Gaza di tengah banyaknya pemadaman telekomunikasi.

Tidak hanya Elon Musk, pejabat Hamas juga meminta pihak Amerika Serikat meninjau kembali hubungan dengan Israel dan berhenti memasok senjata kepada mereka.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Lelah Mental? Cek Seberapa Tingkat Stresmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu SpongeBob, Patrick, Squidward, Mr. Krabs, atau Plankton?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Nge-fans Kamu dengan Lisa BLACKPINK?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Maarten Paes? Kiper Timnas Indonesia yang Direkrut Ajax Amsterdam
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tes Seberapa Tahu Kamu tentang Layvin Kurzawa? Pemain Baru Persib Bandung Eks PSG
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tes Keterampilan Berpolitik ala Tokoh Sejarah, Kamu Titisan Genghis Khan atau Figur Lain?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Karakter SpongeBob SquarePants yang Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Jadi Lagu, Genre Apa yang Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apa Merk HP yang Sesuai Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI