Dipenjara, Eks Perdana Menteri Pakistan Pakai AI untuk Berpidato dalam Kampanye

Liberty Jemadu

Senin, 18 Desember 2023 | 19:25 WIB
Dipenjara, Eks Perdana Menteri Pakistan Pakai AI untuk Berpidato dalam Kampanye
Mantan Perdana Menteri Pakistan Imran Khan berpidato menggunakan AI dari dalam penjara. (Shutterstock)

Suara.com - Mantan Perdana Menteri Pakistan Imran Khan, yang partainya dilarang menggelar kampanye terbuka, memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) untuk berpidato.

Pidato Imran Khan yang berupa sebuah klip audio disebarkan di Youtube meminta para pendukungnya tetap berjuang dalam pemilu. Ini adalah pertama kalinya AI digunakan dalam pemilu di Pakistan.

"Partai kita dilarang untuk menggelar kampanye terbuka. Orang-orang kita diculik dan keluarga mereka diserang," kata Imran Khan dalam pidato buatan AI tersebut.

Video itu sudah disaksikan 1,4 juta kali di Youtube. Bahkan saat disiarkan live, puluhan ribu orang menyaksikannya di platform media sosial lainnya.

Sayangnya live streaming pidato Imran Khan itu terputus akibat gangguan koneksi internet. Diduga gangguan itu disengaja untuk operator seluler lokal untuk mengganggu siaran pidato Khan.

Regulator operator telkom Pakistan mengatakan sedang menyelidiki gangguan tayangan langsung tersebut.

Pidato Khan itu, yang ditulis eks Perdana Menteri dari penjara, disuarakan oleh AI. Para petinggi partai Tehreek-e-Insaf, yang dipimpin Khan, mengatakan mereka didiskriminasi dalam pemilu, dilarang untuk berkumpul dan dikekang di media internet.

Murtaza Solangi, Menteri Informasi Pakistan, disebut diam-diam mendukung lawan Imran Khan dalam pemilu.

Imran Khan dipenjara sejak 5 Agustus lalu karena diduga melakukan menerima suap. Ia juga sedang diselidiki dalam sejumlah kasus hukum. Proses peradilan Khan sering digelar tertutup dan karenanya dituding tidak transparan.

baca juga

Imran Khan menang dalam pemilu 2018 lalu. Sejumlah pihak menuding Khan menang karena disokong militer Pakistan. Belakangan Khan sendiri menuding militer berada di balik pendongkelannya dari kursi perdana menteri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Google Sebut Orang Indonesia Mulai Tertarik soal Isu Teknologi

Google Sebut Orang Indonesia Mulai Tertarik soal Isu Teknologi

Tekno | Senin, 18 Desember 2023 | 19:12 WIB

Soal Transaksi Janggal Ratusan Miliar di Rekening Bendahara Parpol, Ganjar Bicara Sumber Halal dan Haram

Soal Transaksi Janggal Ratusan Miliar di Rekening Bendahara Parpol, Ganjar Bicara Sumber Halal dan Haram

Kotak Suara | Senin, 18 Desember 2023 | 19:00 WIB

Cuci Uang Dana Kampanye, Polisi dan KPK Didesak Usut Tuntas

Cuci Uang Dana Kampanye, Polisi dan KPK Didesak Usut Tuntas

Kotak Suara | Senin, 18 Desember 2023 | 18:12 WIB

Menko PMK Blak-blakan: Tak Mungkin ASN 100 Persen Netral Saat Pemilu

Menko PMK Blak-blakan: Tak Mungkin ASN 100 Persen Netral Saat Pemilu

Kotak Suara | Senin, 18 Desember 2023 | 15:29 WIB

Spotify Uji Coba Fitur Playlist Berbasis AI, Mirip ChatGPT

Spotify Uji Coba Fitur Playlist Berbasis AI, Mirip ChatGPT

Tekno | Senin, 18 Desember 2023 | 11:02 WIB

Ajudan Pribadi Prabowo Mayor Teddy Muncul Saat Debat Capres, Bawaslu Sebut Ada Potensi Pelanggaran Pemilu

Ajudan Pribadi Prabowo Mayor Teddy Muncul Saat Debat Capres, Bawaslu Sebut Ada Potensi Pelanggaran Pemilu

Kotak Suara | Senin, 18 Desember 2023 | 09:45 WIB

Terkini

Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu

Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu

Jabar | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama

Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:32 WIB

Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan

Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan

Lifestyle | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:24 WIB

Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?

Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:18 WIB

10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas

10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:07 WIB

Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja

Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja

Sport | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:54 WIB

Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?

Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?

Tekno | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:28 WIB

175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya

175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya

Riau | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:17 WIB

Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?

Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:10 WIB

Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi

Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi

Tekno | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:04 WIB

×