BMKG Prediksi Iklim Indonesia 2024 Berpotensi Terdampak La Nina

Dicky Prastya

Senin, 01 Januari 2024 | 16:42 WIB
BMKG Prediksi Iklim Indonesia 2024 Berpotensi Terdampak La Nina
Ilustrasi Dampak La Nina Curah Hujan Semakin Tinggi (Pexels/Vlad Chetan/ruslanyogaswara)

Suara.com - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi soal fenomena iklim Indonesia yang akan terjadi sepanjang tahun 2024.

Kepala BMKG Dwikorita Karnawati mengungkapkan kalau selama 2024, gangguan iklim dari Samudera Pasifik berupa El Nino-Southern Oscillation (ENSO), atau yang dikenal El Nino, masih bertahan di Indonesia selama awal tahun 2024.

"ENSO diperkirakan akan berada pada fase El Nino lemah hingga moderat di awal tahun 2024, kemudian selanjutnya hingga akhir tahun 2024 diprediksikan berada di fase Netral," kata Dwikorita, dikutip dari siaran pers BMKG, Senin (1/1/2023).

Namun ia tak menampik kalau fenomena ini bisa berkembang menjadi La Nina, yang merupakan pemicu anomali iklim basah. Namun peluang La Nina di Indonesia kecil.

"Demikian juga dengan fenomena Indian Ocean Dipole (IOD) yang merupakan penyebab gangguan iklim dari Samudra Hindia, diprediksikan akan berada pada fase Netral dari awal hingga akhir tahun 2024," lanjut dia.

Untuk yang belum tahu, El Nino adalah fenomena perubahan iklim global yang disebabkan pemanasan suhu permukaan air laut di bagian timur Pasifik. Dampak El Nino di Indonesia bisa menyebabkan musim kemarau alias kekeringan.

Sebaliknya, La Nina adalah fenomena pendinginan Suhu Muka Laut (SML) di Samudera Pasifik bagian tengah di bawah kondisi normalnya. Dampak La Nina di Indonesia yakni meningkatnya curah hujan hingga cuaca menjadi lebih lembap.

Dampak La Nina
Berdasarkan peluang kecil La Nina itu, Dwikorita menyebut kalau jumlah curah hujan tahunan pada 2024 diprediksikan umumnya berkisar pada kondisi normal.

Namun masih terdapat beberapa wilayah yang diprediksikan dapat mengalami hujan tahunan di atas normal.

baca juga

Lokasi-lokasi ini meliputi sebagian kecil Aceh, Sumatera Barat bagian selatan, sebagian kecil Riau, sebagian kecil Kalimantan Selatan, sebagian kecil Gorontalo, sebagian kecil Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat bagian utara, sebagian kecil Sulawesi Selatan, sebagian kecil Papua Barat dan Papua bagian utara.

Selain itu, tambah Dwikorita, terdapat juga daerah yang diprediksikan akan mengalami hujan tahunan di bawah normal. Lokasi ini meliputi sebagian Banten, sebagian kecil Jawa Barat, sebagian kecil Jawa Tengah, sebagian Yogyakarta, sebagian kecil Jawa Timur, sebagian kecil Nusa Tenggara Timur, dan Papua bagian selatan.

"Meskipun kemarau 2024 diprediksi berlangsung dengan normal, namun terdapat wilayah yang berpotensi mengalami kekeringan karena secara iklim memang memiliki curah hujan yang rendah, yaitu meliputi sebagian Lampung, sebagian Jawa, sebagian Bali, sebagian Nusa Tenggara Barat, sebagian Nusa Tenggara Timur dan Papua bagian selatan," papar dia.

Sementara itu Deputi Bidang Klimatologi BMKG, Ardhasena Sopaheluwakan menjabarkan sejumlah rekomendasi umum untuk sektor-sektor terkait yang bisa terdampak oleh fenomena iklim tersebut.

"Di antaranya yaitu melakukan langkah antisipatif terhadap potensi jumlah curah hujan tahunan 2023 yang melebihi rata-ratanya atau melebihi batas normalnya, yang dapat memicu bencana hidrometeorologi basah seperti banjir, banjir bandang dan tanah longsor, maupun potensi curah hujan di bawah normal yang dapat memicu kekeringan dan dampak lanjutannya berupa kebakaran hutan dan lahan di musim kemarau 2024," tutur dia.

Ardhasena menambahkan, lembaga terkait bisa meningkatkan optimalisasi fungsi infrastruktur sumber daya air pada wilayah urban atau yang rentan terhadap banjir, seperti penyiapan kapasitas pada sistem drainase, sistem peresapan dan tampungan air.

"Agar secara optimal dapat mencegah terjadinya banjir. Selain itu juga perlu dipastikan keandalan operasional waduk, embung, kolam retensi, dan penyimpanan air buatan lainnya untuk pengelolaan curah hujan tinggi saat musim hujan dan penggunaannya di saat musim kemarau," sambungnya lagi.

Lebih lanjut Ardhasena mengatakan, meskipun kemarau 2024 diprediksi tidak sekering tahun 2023, maka tetap perlu diwaspadai potensi kebakaran hutan dan lahan di tahun 2024.

"Khususnya pada periode kemarau pertama di bulan Februari 2024 untuk wilayah pesisir Sumatera bagian Timur, maupun periode kemarau periode kedua mulai Mei 2024 untuk wilayah lainnya yang rawan Karhutla," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jumlah Gempa Bumi Sepanjang 2023 di Atas Rata-rata

Jumlah Gempa Bumi Sepanjang 2023 di Atas Rata-rata

News | Minggu, 31 Desember 2023 | 22:56 WIB

Daryono: Sepanjang 2023 Terjadi 10.789 Kali Gempa Bumi

Daryono: Sepanjang 2023 Terjadi 10.789 Kali Gempa Bumi

News | Minggu, 31 Desember 2023 | 22:45 WIB

BMKG Sebut Kota Jakarta Bakal Diguyur Hujan Pada Malam Tahun Baru, Apa yang Perlu Diantisipasi?

BMKG Sebut Kota Jakarta Bakal Diguyur Hujan Pada Malam Tahun Baru, Apa yang Perlu Diantisipasi?

News | Minggu, 31 Desember 2023 | 17:18 WIB

BMKG Minta Waspada Cuaca Ekstrem di Malam Tahun Baru 2024, Cek Daftar Wilayahnya

BMKG Minta Waspada Cuaca Ekstrem di Malam Tahun Baru 2024, Cek Daftar Wilayahnya

Tekno | Minggu, 31 Desember 2023 | 11:45 WIB

Fundamental Kuat, BRI Optimistis Arungi Tahun 2024

Fundamental Kuat, BRI Optimistis Arungi Tahun 2024

Bisnis | Jum'at, 29 Desember 2023 | 18:01 WIB

Jadi Agen Perubahan, BUMN Gencar Kurangi Dampak Perubahan Iklim

Jadi Agen Perubahan, BUMN Gencar Kurangi Dampak Perubahan Iklim

Bisnis | Jum'at, 29 Desember 2023 | 14:28 WIB

Terkini

Rp11 Triliun untuk Rekening Massal: Kebijakan Publik Kehilangan Prioritas?

Rp11 Triliun untuk Rekening Massal: Kebijakan Publik Kehilangan Prioritas?

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 11:30 WIB

Kenangan Surya Paloh Pernah Larang Guruh Soekarnoputra Jadi Ketum Partai

Kenangan Surya Paloh Pernah Larang Guruh Soekarnoputra Jadi Ketum Partai

News | Sabtu, 26 September 2026 | 11:26 WIB

Bupati Gowa Tersangka, Gubernur Sulsel: Wakilnya Menjalankan Pemerintahan Sementara

Bupati Gowa Tersangka, Gubernur Sulsel: Wakilnya Menjalankan Pemerintahan Sementara

Sulsel | Sabtu, 26 September 2026 | 11:21 WIB

Cara Pakai Cleanser Sekaligus Masker Viva untuk Cegah Kerutan pada Kulit Kering

Cara Pakai Cleanser Sekaligus Masker Viva untuk Cegah Kerutan pada Kulit Kering

Lifestyle | Sabtu, 26 September 2026 | 11:20 WIB

TP2DD Jatim Raih Penghargaan, Gubernur Khofifah Pastikan Digitalisasi Bermanfaat bagi Masyarakat

TP2DD Jatim Raih Penghargaan, Gubernur Khofifah Pastikan Digitalisasi Bermanfaat bagi Masyarakat

Jatim | Sabtu, 26 September 2026 | 11:20 WIB

Benjamin Netanyahu Sembunyikan Peringatan UEA Soal Ancaman Serangan Besar Hamas

Benjamin Netanyahu Sembunyikan Peringatan UEA Soal Ancaman Serangan Besar Hamas

News | Sabtu, 26 September 2026 | 11:11 WIB

Karhutla Terus Berulang, APHI Soroti Masalah Tata Kelola Lahan dan Ekonomi Warga

Karhutla Terus Berulang, APHI Soroti Masalah Tata Kelola Lahan dan Ekonomi Warga

Bisnis | Sabtu, 26 September 2026 | 11:10 WIB

Dari Lapas Sukamiskin ke Cibinong, Mengapa Kasus Kamar Mewah Napi Terus Berulang?

Dari Lapas Sukamiskin ke Cibinong, Mengapa Kasus Kamar Mewah Napi Terus Berulang?

News | Sabtu, 26 September 2026 | 11:04 WIB

Undertale Genap 10 Tahun, Dunia Game Legendaris Ini Kembali Hidup Lewat Orkestra

Undertale Genap 10 Tahun, Dunia Game Legendaris Ini Kembali Hidup Lewat Orkestra

Lifestyle | Sabtu, 26 September 2026 | 11:03 WIB

Ulasan Novel Akan Kulintasi Dunia Untukmu: Surat yang Menjembatani Dua Masa

Ulasan Novel Akan Kulintasi Dunia Untukmu: Surat yang Menjembatani Dua Masa

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 11:00 WIB

×