ChatGPT Dilarang Jadi Alat Kampanye Anies-Prabowo-Ganjar

Dicky Prastya Suara.Com
Selasa, 16 Januari 2024 | 18:09 WIB
ChatGPT Dilarang Jadi Alat Kampanye Anies-Prabowo-Ganjar
ilustrasi ChatGPT. (Unsplash/Mojahid Mottakin)

Suara.com - Perusahaan pemilik ChatGPT, OpenAI mengumumkan kalau mereka bakal memperkenalkan alat untuk menangkal disinformasi jelang pemilihan umum (Pemilu) serentak yang digelar di beberapa negara di dunia tahun ini.

Pengumuman ini disampaikan jelang ajang Pemilu 2024 yang segera digelar di Amerika Serikat. Selain AS, negara lain yang juga menggelar Pemilu yakni Indonesia, India, hingga Inggris.

OpenAI mengatakan kalau mereka melarang teknologinya dijadikan untuk kampanye politik. Artinya, produk seperti ChatGPT hingga DALL-E 3 milik OpenAI tidak boleh dimanfaatkan untuk kampanye para capres Anies Baswedan, Prabowo Subianto, hingga Ganjar Pranowo.

“Kami ingin memastikan teknologi kami tidak digunakan dengan cara yang dapat merusak proses demokrasi," kata OpenAI blog resminya, dikutip dari NDTV, Selasa (16/1/2024).

Perusahaan menyebut kalau mereka masih mengulik seberapa efektif alat baru tersebut untuk melawan hoaks Pemilu 2024.

“Sampai kami mengetahui lebih banyak, kami tidak mengizinkan orang membuat aplikasi untuk kampanye politik dan lobi-lobi," lanjut perushaaan.

Disinformasi dan misinformasi yang disebabkan teknologi kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) memang menjadi risiko global jangka pendek terbesar dan berpotensi melemahkan pemerintahan baru yang akan terpilih.

Kekhawatiran terhadap hoaks pemilu dari AI sendiri sebetulnya dimulai beberapa tahun yang lalu. Namun kala itu belum ada teknologi yang bisa mendeteksi apakah konten tersebut hoaks atau bukan.

OpenAI mengatakan bahwa pihaknya sedang mengerjakan alat yang akan melampirkan atribusi yang andal ke teks yang dihasilkan oleh chatbot ChatGPT. Selain itu, mereka juga memberi pengguna kemampuan untuk mendeteksi apakah suatu gambar dibuat menggunakan DALL-E 3.

Baca Juga: Kampanye ke Papua, Pedagang Ikan Langsung Curhat ke Anies Soal Kelangkaan BBM

Misalnya, apabila ada pengguna yang bertanya soal informasi Pemilu di ChatGPT, maka aplikasi itu bakal mengarahkan pengguna ke situs resmi.

“Pelajaran dari pekerjaan ini akan menjadi masukan bagi pendekatan kami di negara dan wilayah lain,” beber OpenAI.

Dengan demikian OpenAI mengikuti jejak perusahaan teknologi lain seperti Meta hingga Google, yang mana keduanya sudah memiliki kebijakan khusus soal pemilu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI