Apa Itu SIM Swapping, Serangannya Makin Merajalela

Dythia Novianty

Senin, 25 Maret 2024 | 08:20 WIB
Apa Itu SIM Swapping, Serangannya Makin Merajalela
Ilustrasi SIM Swapping . [Unsplash/Andrey Metelev]

Suara.com - Penipuan melalui pertukaran SIM alias SIM swapping. Metode serangan ini bukanlah hal baru, namun tetap menjadi ancaman nyata karena efektivitasnya.

Serangan SIM swapping menimbulkan bahaya serius bagi bisnis karena memungkinkan pelaku ancaman mendapatkan akses ke komunikasi perusahaan, akun, dan informasi sensitif seperti data keuangan.

SIM swapping adalah metode serangan untuk membajak nomor ponsel dan mentransfernya ke perangkat milik penyerang.

Sederhananya, penyerang tersebut menuju ke kantor operator telekomunikasi seluler, entah bagaimana memanuver kartu SIM baru dengan nomor calon korban, kemudian memasukkannya ke telepon mereka sendiri, dan dengan demikian mendapatkan akses ke komunikasi target.

Biasanya pesan tekslah yang paling menarik bagi penyerang — khususnya pesan yang berisi kode verifikasi satu kali.

Setelah mendapatkan akses, mereka kemudian dapat masuk ke akun yang terhubung ke nomor telepon dan/atau mengkonfirmasi transaksi menggunakan kode yang disadap.

Ilustrasi sim card dan sd card. (Tomek/Pixabay)
Ilustrasi sim card. (Tomek/Pixabay)

Sedangkan untuk proses penukaran SIM sendiri, ada berbagai pendekatan yang dilakukan para penjahat siber.

Dalam beberapa kasus, mereka menggunakan jasa kaki tangan yang bekerja untuk operator seluler.

Di negara lain, mereka menipu karyawan dengan menggunakan dokumen palsu atau rekayasa sosial.

baca juga

Permasalahan mendasar yang memungkinkan terjadinya SIM swapping adalah di dunia sekarang ini, kartu SIM dan nomor ponsel tidak digunakan semata-mata untuk tujuan yang telah ditentukan.

Mereka awalnya tidak dimaksudkan sebagai bukti identitas seperti saat ini.

Sekarang, kode satu kali melalui teks adalah cara yang sangat umum untuk keamanan akun, yang berarti bahwa semua tindakan perlindungan lainnya dapat dibatalkan oleh penipu yang mencoba membujuk pegawai toko untuk mengeluarkan kartu SIM baru dengan nomor.

"Minat penjahat siber terhadap aset kripto terus meningkat karena aset tersebut dapat dibajak dengan relatif mudah dan, yang lebih penting, cepat. Namun, metode ini juga bisa diterapkan pada serangan yang lebih canggih," kata Kaspersky dalam keterangan resminya, Senin (25/3/2024).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Antisipasi Ancaman Serangan Siber di Dunia Maya, SOC Bisa Jadi Solusi

Antisipasi Ancaman Serangan Siber di Dunia Maya, SOC Bisa Jadi Solusi

Tekno | Selasa, 20 Desember 2022 | 12:25 WIB

Peneliti: Indonesia Peringkat 5 Global Paling Berisiko Kena Serangan Siber

Peneliti: Indonesia Peringkat 5 Global Paling Berisiko Kena Serangan Siber

Tekno | Kamis, 01 Desember 2022 | 14:32 WIB

Perempuan Pembela HAM Sering Jadi Sasaran Serangan Siber

Perempuan Pembela HAM Sering Jadi Sasaran Serangan Siber

Tekno | Selasa, 29 November 2022 | 22:18 WIB

Prediksi Ancaman peretasan 2023: Kabel Bawah Laut dan Kebocoran Data Jadi Target Serangan Siber

Prediksi Ancaman peretasan 2023: Kabel Bawah Laut dan Kebocoran Data Jadi Target Serangan Siber

Tekno | Rabu, 16 November 2022 | 11:18 WIB

Gawat, Serangan DDoS Naik 47,87 persen dan Targetnya Berubah ke Keuangan dan Pemerintahan

Gawat, Serangan DDoS Naik 47,87 persen dan Targetnya Berubah ke Keuangan dan Pemerintahan

Tekno | Jum'at, 11 November 2022 | 05:00 WIB

iOS 16.1 dan iPadOS 16.1 Bikin iPhone dan iPad Bikin Rentan Diserang Peretas

iOS 16.1 dan iPadOS 16.1 Bikin iPhone dan iPad Bikin Rentan Diserang Peretas

Tekno | Selasa, 01 November 2022 | 06:00 WIB

Terkini

Karhutla Masuk Area Konsesi, Lebih dari 10 Perusahaan Perkebunan Sumsel Diminta Klarifikasi

Karhutla Masuk Area Konsesi, Lebih dari 10 Perusahaan Perkebunan Sumsel Diminta Klarifikasi

Sumsel | Kamis, 03 September 2026 | 23:14 WIB

FT Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Zahaby Gholy Cetak Brace, Garuda Muda Puncak Klasemen

FT Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Zahaby Gholy Cetak Brace, Garuda Muda Puncak Klasemen

Bola | Kamis, 03 September 2026 | 23:00 WIB

Donald Trump Bantah Rencana Ganti Nama Selat Hormuz dengan Namanya Sendiri

Donald Trump Bantah Rencana Ganti Nama Selat Hormuz dengan Namanya Sendiri

Video | Kamis, 03 September 2026 | 23:00 WIB

Kebakaran Renggut Nyawa 3 Pekerja, PT Evyap Beri Bantuan dan Evaluasi Operasional

Kebakaran Renggut Nyawa 3 Pekerja, PT Evyap Beri Bantuan dan Evaluasi Operasional

Sumut | Kamis, 03 September 2026 | 22:58 WIB

Karhutla Sumsel Terus Berulang, Ketimpangan Agraria Kembali Dipertanyakan

Karhutla Sumsel Terus Berulang, Ketimpangan Agraria Kembali Dipertanyakan

Sumsel | Kamis, 03 September 2026 | 22:52 WIB

Dari 566 Korban Keracunan Massal Sidoarjo, Tersisa 34 Santri Masih Dirawat di RS

Dari 566 Korban Keracunan Massal Sidoarjo, Tersisa 34 Santri Masih Dirawat di RS

Jatim | Kamis, 03 September 2026 | 22:49 WIB

Kali Bekasi Hitam Pekat dan Berbau

Kali Bekasi Hitam Pekat dan Berbau

Jabar | Kamis, 03 September 2026 | 22:42 WIB

Polisi Bongkar Jaringan Merkuri Ilegal 1 Ton Senilai Rp2,8 Miliar, Pasok Tambang Emas di 3 Wilayah

Polisi Bongkar Jaringan Merkuri Ilegal 1 Ton Senilai Rp2,8 Miliar, Pasok Tambang Emas di 3 Wilayah

Bogor | Kamis, 03 September 2026 | 22:38 WIB

Sebut Hotspot Karhutla Kalbar Turun, Raja Juli: Kondisi Kalbar Tidak Sedang Baik-baik Saja

Sebut Hotspot Karhutla Kalbar Turun, Raja Juli: Kondisi Kalbar Tidak Sedang Baik-baik Saja

Kalbar | Kamis, 03 September 2026 | 22:30 WIB

Sherina Rasakan Langsung Tantangan Padamkan Karhutla Kalimantan

Sherina Rasakan Langsung Tantangan Padamkan Karhutla Kalimantan

Video | Kamis, 03 September 2026 | 22:20 WIB

×