Sesar Cugenang di Cianjur Kembali Bergolak

Liberty Jemadu | Suara.com

Selasa, 18 Juni 2024 | 21:37 WIB
Sesar Cugenang di Cianjur Kembali Bergolak
Zona berbahaya Sesar Cugenang yang memicu gempa Cianjur pada 21 November 2022. [Antara]

Suara.com - Sesar Cugenang, yang sempat memicu gempa mematikan pada November 2022 di Cianjur, Jawa Barat, kembali bergolak pada beberapa waktu terakhir.

Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Daryono di Jakarta, Selasa (18/6/2024) mengatakan setidaknya sejak 15 Juni 2024 terjadi peningkatan aktivitas gempa di Kabupaten Cianjur akibat aktivitas sesar Cugenang.

Tim Pusat Gempa dan Tsunami BMKG bahkan per Selasa sudah mencatat ada sebanyak delapan kali getaran gempa susulan dengan magnitudo bervariasi.

Gempa terakhir yang teramati BMKG terjadi pada pukul 18.12 WIB tadi bermagnitudo 2,4 yang berpusat di darat dengan kedalaman 7 meter arah Barat Daya Kabupaten Cianjur.

Rangkaian gempa tektonik tersebut dilaporkan menimbulkan getaran berskala II-III MMI yang dirasakan beberapa waktu oleh masyarakat di Kecamatan Cugenang, Cianjur dan sekitarnya.

Meski rentetan gempa tersebut tergolong relatif kecil namun, ia mengharapkan masyarakat Cianjur dan sekitarnya dapat terus mengikuti laporan atau peringatan dini hasil analisa BMKG sebagai rekomendasi tindakan lanjutan.

Hasil analisis tersebut biasa didapatkan masyarakat dengan cara mengakses aplikasi daring infoBMKG, media sosial infoBMKG, atau dapat langsung menghubungi kantor BMKG terdekat.

Pasalnya rentetan gempa tersebut juga masih dalam satu rangkaian gempa susulan setelah gempa utama 5,6 magnitudo akibat adanya aktivitas sesar Cugenang yang menimbulkan dampak sangat merusak pada November 2022 lalu.

"Ya masih rangkaian gempa susulan atas gempa utama M5,6 yang sangat merusak (2022). Tapi sebenarnya ini adalah hal yang wajar seperti gempa Lombok yang terjadi 2018, sejak saat itu masih terus sampai 2019 bahkan 2020," kata dia.

Gempa Cianjur akibat aktivitas Sesar Cugenang pada 2022 lalu mencapai lebih dari 334 jiwa. Ribuan bangunan juga rusak akibat gempa dangkal tersebut.

Sesar Cugenang melintasi 9 desa di dua kecamatan dengan lintasan yang mengarah ke barat laut tenggara. Dari sembilan desa yang dilintasi sesar itu, delapan di antaranya termasuk Kecamatan Cugenang.

Kedelapan desa itu adalah Desa Ciherang, Desa Ciputri, Desa Cibeureum, Desa Nyalindung, Desa Mangunkerta, Desa Sarampad, Desa Cibulakan, dan Desa Benjot. Satu desa terakhir, Nagrak, berlokasi dalam wilayah Kecamatan Cianjur.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Berada di Zona Berbahaya, BMKG Dorong Pemkab Cianjur Relokasi Sembilan Desa di Patahan Cugenang

Berada di Zona Berbahaya, BMKG Dorong Pemkab Cianjur Relokasi Sembilan Desa di Patahan Cugenang

News | Jum'at, 09 Desember 2022 | 19:54 WIB

Mengenal Sesar Cugenang, Pemicu Gempa Cianjur 21 November 2022

Mengenal Sesar Cugenang, Pemicu Gempa Cianjur 21 November 2022

Tekno | Kamis, 08 Desember 2022 | 21:13 WIB

BMKG: Sesar Cugenang yang Baru Teridentfikasi Picu Gempa Cianjur, Bukan Sesar Cimandiri

BMKG: Sesar Cugenang yang Baru Teridentfikasi Picu Gempa Cianjur, Bukan Sesar Cimandiri

Tekno | Kamis, 08 Desember 2022 | 20:17 WIB

Terkini

Rahasia Tetap Hemat Meski Tanggal Tua, Manfaatkan Fitur SPayLater

Rahasia Tetap Hemat Meski Tanggal Tua, Manfaatkan Fitur SPayLater

Tekno | Selasa, 14 April 2026 | 13:15 WIB

9 HP Infinix Untuk Gaming Termurah 2026, Spek Gahar Mulai Rp2 jutaan

9 HP Infinix Untuk Gaming Termurah 2026, Spek Gahar Mulai Rp2 jutaan

Tekno | Selasa, 14 April 2026 | 13:08 WIB

Oppo Pad 5 Pro Debut Pekan Depan, Bawa Chipset Terkencang Qualcomm dan RAM 16 GB

Oppo Pad 5 Pro Debut Pekan Depan, Bawa Chipset Terkencang Qualcomm dan RAM 16 GB

Tekno | Selasa, 14 April 2026 | 12:35 WIB

5 Tablet untuk Multitasking Paling Murah April 2026: Bisa Pakai Keyboard, Mulai Rp1 Jutaan!

5 Tablet untuk Multitasking Paling Murah April 2026: Bisa Pakai Keyboard, Mulai Rp1 Jutaan!

Tekno | Selasa, 14 April 2026 | 12:30 WIB

LG Lirik Kebiasaan Orang Indonesia, Andalkan Teknologi AI SenseClean

LG Lirik Kebiasaan Orang Indonesia, Andalkan Teknologi AI SenseClean

Tekno | Selasa, 14 April 2026 | 12:29 WIB

FH UI Trending: Puluhan Juta Netizen Kawal Kasus, Pelaku Dugaan Pelecehan Seksual Dikecam

FH UI Trending: Puluhan Juta Netizen Kawal Kasus, Pelaku Dugaan Pelecehan Seksual Dikecam

Tekno | Selasa, 14 April 2026 | 12:06 WIB

5 HP Murah RAM Jumbo Minimal 12 GB, Multitasking Lancar dan Libas Game Berat!

5 HP Murah RAM Jumbo Minimal 12 GB, Multitasking Lancar dan Libas Game Berat!

Tekno | Selasa, 14 April 2026 | 12:05 WIB

5 HP OPPO Kamera Bagus dan RAM Besar, Pas buat Fotografi

5 HP OPPO Kamera Bagus dan RAM Besar, Pas buat Fotografi

Tekno | Selasa, 14 April 2026 | 11:45 WIB

4 Smartwatch di Bawah Rp200 Ribuan, Diskon Besar hingga 75 Persen

4 Smartwatch di Bawah Rp200 Ribuan, Diskon Besar hingga 75 Persen

Tekno | Selasa, 14 April 2026 | 11:27 WIB

Nintendo Rilis Game Yoshi Gratis di Switch dan Mobile, Bangkitkan Nostalgia

Nintendo Rilis Game Yoshi Gratis di Switch dan Mobile, Bangkitkan Nostalgia

Tekno | Selasa, 14 April 2026 | 11:08 WIB