Pakar Keamanan: 87 Juta Kata Sandi Mudah Ditebak Penjahat Siber, Kurang dari 1 Menit

Dythia Novianty

Rabu, 19 Juni 2024 | 09:51 WIB
Pakar Keamanan: 87 Juta Kata Sandi Mudah Ditebak Penjahat Siber, Kurang dari 1 Menit
Ilustrasi kata sandi. [mohamed_hassan/Pixabay]

Suara.com - Pakar Kaspersky melakukan penelitian skala besar mengenai ketahanan 193 juta kata sandi, yang disusupi oleh infostealers dan tersedia di darknet, terhadap serangan brute force dan tebakan cerdas (smart guessing attacks).

Berdasarkan hasil penelitian, 45 persen dari seluruh kata sandi yang dianalisis (87 juta) dapat ditebak oleh penipu dalam satu menit. 

Hanya 23 persen (44 juta) kombinasi yang terbukti cukup tahan – untuk memecahkannya memerlukan waktu lebih dari satu tahun. 

Selain itu, para ahli Kaspersky telah mengungkapkan kombinasi karakter mana yang paling sering digunakan saat membuat kata sandi.

Telemetri Kaspersky menunjukkan lebih dari 32 juta upaya serangan diluncurkan melalui pencuri kata sandi di tahun 2023 saja. 

Angka-angka ini menunjukkan pentingnya kebersihan digital dan kebijakan kata sandi yang tepat.

Ilustrasi hacker (Unsplash/mbaumi)
Ilustrasi hacker (Unsplash/mbaumi)

PadaJuni 2024, Kaspersky menganalisis 193 juta kata sandi dalam sebuah studi baru, yang ditemukan dalam domain publik di berbagai sumber darknet. 

Hasil ini menunjukkan bahwa sebagian besar kata sandi yang ditinjau tidak cukup kuat dan dapat dengan mudah disusupi dengan menggunakan algoritma tebakan cerdas. 

Berikut rincian seberapa cepat hal ini dapat terjadi, sebagaimana mengutip dari keterangan resminya, Rabu (19/6/2024):

baca juga
  • 45 persen (87 juta kata sandi) dalam waktu kurang dari 1 menit.
  • 14 persen (27 juta kata sandi) – dari 1 menit hingga 1 jam.
  • 8 persen (15 juta kata sandi) – dari 1 jam hingga 1 hari.
  • 6 persen (12 juta kata sandi) – dari 1 hari hingga 1 bulan.
  • 4 persen (8 juta kata sandi) – dari 1 bulan hingga 1 tahun.

Para ahli mengidentifikasi hanya 23 persen (44 juta) kata sandi yang bersifat resisten – sehingga memerlukan waktu lebih dari 1 tahun untuk membobolnya.

Selain itu, sebagian besar kata sandi yang diperiksa (57 persen) berisi kata dari kamus, sehingga mengurangi kekuatan kata sandi secara signifikan. 

Di antara rangkaian kosakata paling populer, beberapa kelompok dapat dibedakan:

  • Nama: "ahmed", "nguyen", "kumar", "kevin", "daniel".
  • Kata-kata populer: "forever", "love", "google", "hacker", "gamer".
  • Kata sandi standar: "password", "qwerty12345", "admin", "12345", "team".

Analisis menunjukkan bahwa hanya 19 persen dari seluruh kata sandi berisi tanda-tanda kombinasi yang kuat – kata non-kamus, huruf kecil dan besar, serta angka dan simbol. 

Pada saat yang sama, penelitian tersebut mengungkapkan bahwa 39 persen dari kata sandi tersebut juga dapat ditebak menggunakan algoritma cerdas dalam waktu kurang dari satu jam.

Ilustrasi hacker membobol kata sandi. (Pixabay/ TheDigitalWay)
Ilustrasi hacker membobol kata sandi. (Pixabay/ TheDigitalWay)

Hal yang menarik adalah penyerang tidak memerlukan pengetahuan mendalam atau peralatan mahal untuk memecahkan kata sandi. 

Misalnya, prosesor laptop yang kuat akan dapat menemukan kombinasi yang tepat untuk kata sandi yang terdiri dari 8 huruf kecil atau angka menggunakan brute force hanya dalam 7 menit. 

Selain itu, kartu video modern akan mengatasi tugas yang sama dalam 17 detik. 

Selain itu, algoritme cerdas untuk menebak kata sandi mempertimbangkan penggantian karakter ("e" dengan "3", "1" dengan "!" atau "a" dengan "@") dan urutan populer ("qwerty", "12345", "asdfg ").

Menurut Yuliya Novikova, Head of Digital Footprint Intelligence di Kaspersky, secara tidak sadar, manusia membuat kata sandi yang sangat “manusia' yang berarti ini berisikan kata-kata dari kamus dalam bahasa aslinya, seperti menampilkan nama dan nomor. dll. 

Dia mengungkapkan, kombinasi yang tampaknya kuat sekalipun jarang benar-benar acak, sehingga dapat ditebak dengan algoritma. 

"Oleh karena itu, solusi paling tepat adalah membuat kata sandi yang benar-benar acak menggunakan pengelola kata sandi yang modern dan andal," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cara Melawan Stres di Media Sosial

Cara Melawan Stres di Media Sosial

Tekno | Senin, 15 April 2024 | 09:05 WIB

Tips Belanja Online Nyaman dan Aman di Lebaran

Tips Belanja Online Nyaman dan Aman di Lebaran

Tekno | Senin, 08 April 2024 | 11:49 WIB

Mengenali Penipuan Menyamar Sebagai Perintah Mendesak dari Atasan

Mengenali Penipuan Menyamar Sebagai Perintah Mendesak dari Atasan

Tekno | Minggu, 07 April 2024 | 14:35 WIB

Lupa Password Facebook? Ini 2 Cara untuk Masuk Lagi ke Akun

Lupa Password Facebook? Ini 2 Cara untuk Masuk Lagi ke Akun

Tekno | Sabtu, 06 April 2024 | 13:39 WIB

Varian Backdoor DinodasRAT Baru Menincar Linux

Varian Backdoor DinodasRAT Baru Menincar Linux

Tekno | Rabu, 03 April 2024 | 14:43 WIB

Cara Membuka Kunci HP Samsung Tanpa PIN atau Kata Sandi

Cara Membuka Kunci HP Samsung Tanpa PIN atau Kata Sandi

Tekno | Selasa, 02 April 2024 | 09:37 WIB

Terkini

Captain Tsubasa: Rising Sun FINALS Kembali, Menuju Klimaks Madrid Olympics

Captain Tsubasa: Rising Sun FINALS Kembali, Menuju Klimaks Madrid Olympics

Your Say | Kamis, 08 Oktober 2026 | 15:30 WIB

Kortastipidkor Ralat: Orang Kepercayaan Bupati Gowa Ternyata Belum Jadi Tersangka

Kortastipidkor Ralat: Orang Kepercayaan Bupati Gowa Ternyata Belum Jadi Tersangka

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 15:29 WIB

FIFA ASEAN Cup Bakal Dihapus Jika Eks Bek Tottenham Ini Kalahkan Infantino di Pilpres FIFA 2027

FIFA ASEAN Cup Bakal Dihapus Jika Eks Bek Tottenham Ini Kalahkan Infantino di Pilpres FIFA 2027

Bola | Kamis, 08 Oktober 2026 | 15:27 WIB

Usai Dilantik, Bupati Sleman Minta 5 Lurah PAW Diminta Fokus pada Program dan Pelayanan Publik

Usai Dilantik, Bupati Sleman Minta 5 Lurah PAW Diminta Fokus pada Program dan Pelayanan Publik

Jogja | Kamis, 08 Oktober 2026 | 15:27 WIB

Tancap Gas Awal 2027! Proyek PLTP Rajabasa Bakal Serap 2.000 Pekerja, Kuota Lokal 80 Persen

Tancap Gas Awal 2027! Proyek PLTP Rajabasa Bakal Serap 2.000 Pekerja, Kuota Lokal 80 Persen

Lampung | Kamis, 08 Oktober 2026 | 15:26 WIB

Kereta Terakhir Pukul Sembilan Malam

Kereta Terakhir Pukul Sembilan Malam

Your Say | Kamis, 08 Oktober 2026 | 15:24 WIB

Pernyataan Lengkap Jokowi Terkait Wacana Pemakzulan Gibran

Pernyataan Lengkap Jokowi Terkait Wacana Pemakzulan Gibran

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 15:23 WIB

Kolaborasi Lintas Sektor Perkuat Dampak MotoGP Mandalika 2026, InJourney Dorong Ekonomi hingga Rp5 T

Kolaborasi Lintas Sektor Perkuat Dampak MotoGP Mandalika 2026, InJourney Dorong Ekonomi hingga Rp5 T

Bisnis | Kamis, 08 Oktober 2026 | 15:22 WIB

Kekerasan Seksual di Pesantren, Mengapa Terus Terjadi Objektifikasi

Kekerasan Seksual di Pesantren, Mengapa Terus Terjadi Objektifikasi

Your Say | Kamis, 08 Oktober 2026 | 15:20 WIB

Miris Lihat Jemaah Gagal Berangkat, Ivan Gunawan Terjun ke Bisnis Umrah: Igun Jamin Pasti Berangkat

Miris Lihat Jemaah Gagal Berangkat, Ivan Gunawan Terjun ke Bisnis Umrah: Igun Jamin Pasti Berangkat

Entertainment | Kamis, 08 Oktober 2026 | 15:19 WIB

×