Ini 4 Bahaya Download Aplikasi Sembarangan

Lintang Siltya Utami

Selasa, 25 Juni 2024 | 14:25 WIB
Ini 4 Bahaya Download Aplikasi Sembarangan
Ilustrasi aplikasi berbahaya di HP. [Kaspersky]

Suara.com - Mengunduh aplikasi langsung dari internet, bukan dari toko aplikasi resmi seperti Google Play atau Apple App Store, dapat berbahaya karena menimbulkan risiko keamanan yang signifikan.

Versi gratis atau modifikasi dari aplikasi populer sering kali tersedia di sumber tidak resmi di internet dan pengguna mungkin tergoda untuk download tanpa memikirkan risiko keamanannya.

Penting untuk dicatat bahwa potensi bahaya untuk mengunduh aplikasi seperti itu lebih tinggi daripada manfaatnya.

Inilah alasan mengapa mengunduh aplikasi langsung dari internet bisa berbahaya:

1. Sumber tidak resmi kurang aman

Pertama, sumber tidak resmi sering kali tidak memiliki pemeriksaan keamanan dan proses pemeriksaan yang ketat seperti yang dimiliki toko aplikasi resmi Google Play dan Apple App Store. 

Baik Google Play maupun App Store menggunakan langkah-langkah keamanan yang kuat untuk memindai aplikasi dari malware, spyware, dan kode berbahaya lainnya sebelum tersedia untuk diakses pengguna.

2. Aplikasi yang diunduh dari sumber tidak resmi dapat membawa malware

Malware dapat menyebabkan berbagai masalah, termasuk pelanggaran data, pencurian identitas, dan akses tidak sah ke informasi pribadi. Aplikasi berbahaya dapat mencuri data sensitif, melacak aktivitas, atau bahkan mengambil alih perangkat pengguna.

baca juga

Setelah malware terinstal, penghapusannya mungkin sulit dan memerlukan intervensi profesional, yang berpotensi menyebabkan hilangnya data dan biaya tambahan.

3. Aplikasi tidak resmi sering kali digunakan untuk kejahatan dunia maya

Peretas sering kali memodifikasi aplikasi populer untuk menyertakan kode berbahaya, yang dapat membahayakan keamanan perangkat.

Aplikasi yang terekspos ini mungkin tampak sah, sehingga menyulitkan pengguna untuk membedakan antara unduhan yang aman dan tidak aman. Dengan hanya mengunduh dari toko aplikasi resmi, pengguna mengurangi risiko menghadapi modifikasi berbahaya seperti itu.

Malware di smartphone. [Shutterstock]
Malware di smartphone. [Shutterstock]

4. Aplikasi tidak resmi tidak mendapatkan pembaruan apa pun

Selain itu, aplikasi tidak resmi tidak memiliki pembaruan dan dukungan, sehingga rentan terhadap kerentanan keamanan yang dapat dieksploitasi oleh peretas.

Toko aplikasi resmi memastikan bahwa pengembang memperbarui aplikasi secara rutin untuk memperbaiki kelemahan keamanan dan meningkatkan fungsionalitas.

Meskipun mengunduh aplikasi secara langsung dari internet tampak mudah, hal ini membuat pengguna menghadapi risiko keamanan yang signifikan.

Untuk melindungi perangkat dan informasi pribadi, selalu unduh aplikasi dari toko aplikasi resmi, karena langkah-langkah keamanan yang ketat membantu memastikan keamanan dan integritas aplikasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Tanda Aplikasi yang Kamu Download Berbahaya

5 Tanda Aplikasi yang Kamu Download Berbahaya

Tekno | Selasa, 25 Juni 2024 | 14:00 WIB

Apa Itu Aplikasi Bloatware yang Sering Dikeluhkan Pengguna Smartphone?

Apa Itu Aplikasi Bloatware yang Sering Dikeluhkan Pengguna Smartphone?

Tekno | Selasa, 25 Juni 2024 | 12:34 WIB

Casio G-SHOCK GBD-300 Resmi Meluncur, Sasar Olahragawan

Casio G-SHOCK GBD-300 Resmi Meluncur, Sasar Olahragawan

Tekno | Selasa, 25 Juni 2024 | 12:16 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Urusan Label, Ini Pentingnya Sertifikasi Halal Bagi UMK

Bukan Sekadar Urusan Label, Ini Pentingnya Sertifikasi Halal Bagi UMK

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 14:00 WIB

Review My Chef in Crime: Ketika Dapur Menjadi Ruang Forensik Misteri

Review My Chef in Crime: Ketika Dapur Menjadi Ruang Forensik Misteri

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 14:00 WIB

Anggota DPRD Madina Ditikam Usai Reses, Pelaku Ditangkap

Anggota DPRD Madina Ditikam Usai Reses, Pelaku Ditangkap

Sumut | Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:50 WIB

KKP Sebut Nilai Jual Ikan di Lampung Selatan Naik 20 Kali Lipat, Ini Penyebabnya

KKP Sebut Nilai Jual Ikan di Lampung Selatan Naik 20 Kali Lipat, Ini Penyebabnya

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:50 WIB

5 Skin Tint Ringan Sesuai Review Pengguna: Nyaman Dipakai Seharian, Mulai Rp49 Ribuan

5 Skin Tint Ringan Sesuai Review Pengguna: Nyaman Dipakai Seharian, Mulai Rp49 Ribuan

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:45 WIB

Urutan Zodiak dari yang Paling Jutek dan Galak sampai yang Paling Ramah

Urutan Zodiak dari yang Paling Jutek dan Galak sampai yang Paling Ramah

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:35 WIB

The Blue Road Tayang 20 November, Son Suk Ku dan Nagayama Eita Jadi Detektif

The Blue Road Tayang 20 November, Son Suk Ku dan Nagayama Eita Jadi Detektif

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:30 WIB

Sepatu Kanky Story Honjo untuk Apa? Ini Fitur dan Kelebihannya

Sepatu Kanky Story Honjo untuk Apa? Ini Fitur dan Kelebihannya

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:30 WIB

Bulan Oktober Bisa Jadi Waktu Paling Hoki Borong Emas, Ini Datanya

Bulan Oktober Bisa Jadi Waktu Paling Hoki Borong Emas, Ini Datanya

Bisnis | Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:23 WIB

Jerat Perpeloncoan Kampus: Saat Regulasi Dikecoh Modus PKKMB dan Kaderisasi

Jerat Perpeloncoan Kampus: Saat Regulasi Dikecoh Modus PKKMB dan Kaderisasi

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:20 WIB

×