Data Bocor, Hacker Punya Akses ke 10 Miliar Kata Sandi

Lintang Siltya Utami

Senin, 08 Juli 2024 | 09:51 WIB
Data Bocor, Hacker Punya Akses ke 10 Miliar Kata Sandi
Ilustrasi hacker. (Standert on Freepik)

Suara.com - Kebocoran data merupakan salah satu risiko yang terjadi di era digital karena hampir mustahil memiliki akun online tanpa kebocoran kata sandi.

Namun dalam laporan TechRadar, para peneliti mengatakan menemukan file teks bernama rockyou2024.txt, berisi hampir 10 miliar kata sandi unik. Itu artinya, siapa pun yang memiliki akses dapat mengetahui kata sandi setiap akun.

Kata sandi ini dikumpulkan seiring berjalannya waktu, dari berbagai serangan dan kebocoran selama 20 tahun terakhir.

Hacker menambahkan 1,5 miliar kata sandi ini ke file dari 2021 hingga saat ini. Fakta bahwa semua kata sandi ini unik juga berarti tidak ada pengulangan dalam daftar password tersebut.

Kata sandi yang bocor dapat membayakan pengguna karena peretas dapat menggunakan daftar seperti ini untuk melakukan serangan brute force dan penjejalan kredensial.

Ilustrasi password. (Shutterstock)
Ilustrasi password. (Shutterstock)

Dalam serangan brute force, pelaku kejahatan mencoba sejumlah besar kata sandi secara berurutan untuk mencoba membobol akun. Dengan database yang terdiri dari 10 miliar kata sandi unik, peretas pasti akan mempunyai kesempatan untuk melakukan serangan brute force terhadap individu dan organisasi.

Untuk melindungi diri, pengguna dapat menggunakan pemeriksa kata sandi yang bocor untuk melihat apakah kredensial pengguna tersedia untuk digunakan oleh pelaku kejahatan, baik itu di database ini atau di tempat lain.

Oleh karena itu, pastikan pengguna menggunakan kata sandi yang kuat dan unik untuk setiap akun.

Jika kredensial akun bocor, pelaku kejahatan tidak akan berhasil memasukkan kredensial, karena akun pengguna yang lain tidak akan menggunakan kata sandi yang telah dibobol tersebut.

baca juga

Untuk mengelola semua kredensial ini, gunakan pengelola kata sandi. Pengelola kata sandi yang baik tidak hanya akan membantu pengguna untuk mengelola kata sandi, tetapi juga dilengkapi dengan fitur keamanan yang mudah digunakan, seperti pembuat kata sandi, kode 2FA, dan peringatan ketika kata sandi pengguna bocor.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Meme Sindiran Buat Kominfo dari Netizen, Hacker Trending di X

5 Meme Sindiran Buat Kominfo dari Netizen, Hacker Trending di X

Tekno | Rabu, 03 Juli 2024 | 11:07 WIB

Hacker Server PDN Ngaku Kasihan dengan Warga Indonesia, Netizen: Semiris Itu Kah Kita?

Hacker Server PDN Ngaku Kasihan dengan Warga Indonesia, Netizen: Semiris Itu Kah Kita?

Tekno | Selasa, 02 Juli 2024 | 14:24 WIB

Bagaimana Cara Mencegah Ransomware? Begini Penjelasan Ahli

Bagaimana Cara Mencegah Ransomware? Begini Penjelasan Ahli

Tekno | Senin, 01 Juli 2024 | 15:57 WIB

Terkini

Bukan Siang Hari, Ini Waktu Udara Palembang Paling Berbahaya Saat PM2.5 Tembus 600

Bukan Siang Hari, Ini Waktu Udara Palembang Paling Berbahaya Saat PM2.5 Tembus 600

Sumsel | Rabu, 09 September 2026 | 22:30 WIB

Mendagri Apresiasi Gubernur Bobby Nasution Inisiasi Pertemuan Provinsi se-Sumatera Satukan Kekuatan

Mendagri Apresiasi Gubernur Bobby Nasution Inisiasi Pertemuan Provinsi se-Sumatera Satukan Kekuatan

News | Rabu, 09 September 2026 | 22:27 WIB

Donal Husni Hilang Kontak Saat Liputan Krakatau, Ketua RT Ungkap Sosok dan Keseharian Sang Jurnalis

Donal Husni Hilang Kontak Saat Liputan Krakatau, Ketua RT Ungkap Sosok dan Keseharian Sang Jurnalis

Banten | Rabu, 09 September 2026 | 22:17 WIB

Kabut Asap Kian Meluas, Kini Siswa Madrasah di Palembang Juga Belajar dari Rumah

Kabut Asap Kian Meluas, Kini Siswa Madrasah di Palembang Juga Belajar dari Rumah

Sumsel | Rabu, 09 September 2026 | 22:17 WIB

Pekerja Perempuan Dominasi Perkebunan Sawit, Menteri PPPA Soroti Kesenjangan Upah

Pekerja Perempuan Dominasi Perkebunan Sawit, Menteri PPPA Soroti Kesenjangan Upah

News | Rabu, 09 September 2026 | 22:09 WIB

AHY Klarifikasi Maksud Pidato, Apa Respons Prabowo?

AHY Klarifikasi Maksud Pidato, Apa Respons Prabowo?

News | Rabu, 09 September 2026 | 22:01 WIB

Ada 100 Ton Sampah Menumpuk di TPST Sempadan Sungai Cisadane

Ada 100 Ton Sampah Menumpuk di TPST Sempadan Sungai Cisadane

Banten | Rabu, 09 September 2026 | 21:53 WIB

Pemkot Malang Siap Hentikan MBG, Bagaimana Kebenarannya?

Pemkot Malang Siap Hentikan MBG, Bagaimana Kebenarannya?

Video | Rabu, 09 September 2026 | 21:45 WIB

Tawa SBY Pecah Lihat Prabowo Tunjukkan Teks Pidato Berisi Grafik

Tawa SBY Pecah Lihat Prabowo Tunjukkan Teks Pidato Berisi Grafik

News | Rabu, 09 September 2026 | 21:22 WIB

Buka Rakernas Asosiasi Kades, DPR Dorong Pembangunan dari Desa

Buka Rakernas Asosiasi Kades, DPR Dorong Pembangunan dari Desa

News | Rabu, 09 September 2026 | 21:20 WIB

×