Unik! Pria Ini Hidup dengan Jantung Buatan yang Disimpan di Tas Ransel

Budi Arista Romadhoni

Kamis, 11 Juli 2024 | 12:22 WIB
Unik! Pria Ini Hidup dengan Jantung Buatan yang Disimpan di Tas Ransel
Stan Larkin menyimpan jantung buatan di dalam ransel. [Unilad]

Suara.com - Seorang pria dari Negara Bagian Amerika Seritkat bernama Michigan hidup tanpa jantung selama 555 hari.

Pria bernama Stan Larkin itu tetap hidup dengan membawa tas ransel kemana-mana. 

Hal itu tentu menarik. Sebab orang pasti sering membawa tas dengan laptop atau mungkin buku catatan ke dalam ransel.

Tapi rupanya, pria tersebut membawa tas sambil menunggu transplantasi jantung manusia. Stan Larkin pun hidup lebih dari setahun tanpa organ sama sekali.

Hal ini tentu saja tidak terlihat oleh orang yang melihatnya. Karena orang Michigan tersebut tampak seperti orang dewasa muda dan sehat.

Menyadur dari Unilad, tas ransel abu-abu yang dibawa Stan kemana-mana, mungkin terlihat polos. Tapi ternyata bisa menolongnya bisa tetap hidup.

Stan tidak membiarkan hal ini memperlambatnya, dan menikmati mengajak ketiga anaknya yang masih kecil ke taman, dan bahkan berhasil bermain bola basket dengan membawa ransel.

Diketahui, di dalam tas itu terdapat sumber tenaga untuk jantung buatan yang memompa di dadanya.

Jantung asli Stan dikeluarkan dari tubuhnya pada bulan November 2014, kemudian digantikan oleh sebuah perangkat. Yang berarti dia tidak perlu tinggal di rumah sakit sambil menunggu transplantasi.

baca juga

Transplantasi jantungnya akhirnya tiba pada Mei 2016 dan prosedurnya dilakukan di Pusat Kardiovaskular Frankel Universitas Michigan.

"Kebanyakan orang akan takut untuk bertahan terlalu lama dengan [jantung buatan], tapi saya hanya ingin memberitahu mereka bahwa Anda harus mengatasi rasa takut tersebut, karena itu membantu Anda,” katanya dikutip pada Kamis (11/7/2024).

“Saya pulang begitu cepat setelah transplantasi karena hal itu membantu saya tetap sehat sebelum transplantasi.”

Sayangnya mereka yang menunggu transplantasi harus menunggu bertahun-tahun untuk mendapatkan perawatan yang diperlukan, menurut Dr. Billy Cohn, seorang ahli bedah kardiovaskular.

“Banyak dari pasien ini memiliki jantung yang sangat lemah sehingga ginjal, hati, dan organ penting lainnya akan gagal berfungsi sementara mereka menunggu,” katanya.

“Banyak dari pasien ini akan meninggal tanpa dukungan apa pun.”

Stan membutuhkan transplantasi karena bentuk genetik penyakit jantung yang disebut kardiomiopati familial.

Pria Michigan itu bahkan tidak menyadari bahwa hatinya menderita hingga tahun 2007, ketika dia pingsan saat pertandingan bola basket tanpa ada tanda-tanda.

Kardiomiopati familial adalah 'kelainan jantung yang ditandai dengan diameter jantung yang membesar dan fungsi pemompaannya lemah,' menurut Divisi Kardiologi.

Dr Jonathan Haft, ahli bedah yang mengoperasi Stan, mengatakan jenis kardiomiopati yang terlihat pada Stan menyebabkan aritmia dan kegagalan pada kedua sisi jantung.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Samsung Galaxy Watch7 Punya Fitur Periksa Gangguan Tidur dan Detak Jantung

Samsung Galaxy Watch7 Punya Fitur Periksa Gangguan Tidur dan Detak Jantung

Tekno | Kamis, 11 Juli 2024 | 12:15 WIB

Dokter dari Arab Datang, Orang Tua Pasien Penyakit Jantung Lega Anaknya Bisa Operasi Gratis Tak Harus ke Jakarta

Dokter dari Arab Datang, Orang Tua Pasien Penyakit Jantung Lega Anaknya Bisa Operasi Gratis Tak Harus ke Jakarta

News | Rabu, 10 Juli 2024 | 11:25 WIB

Pentingnya Edukasi "Basic Life Support" bagi Komunitas Otomotif

Pentingnya Edukasi "Basic Life Support" bagi Komunitas Otomotif

Lifestyle | Senin, 08 Juli 2024 | 16:20 WIB

Terkini

Ingatkan Warga NU, Maruf Amin: Jangan Rebutan Tambang, Hati-hati Terjerat

Ingatkan Warga NU, Maruf Amin: Jangan Rebutan Tambang, Hati-hati Terjerat

News | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 15:30 WIB

Kick Off Pembangunan Kantor Imigrasi, Upaya Imigrasi Sumut Dekatkan Layanan Publik

Kick Off Pembangunan Kantor Imigrasi, Upaya Imigrasi Sumut Dekatkan Layanan Publik

Sumut | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 15:24 WIB

4 Color Correcting Sunscreen SPF 50 Atasi Redness & Dark Spot saat Outdoor!

4 Color Correcting Sunscreen SPF 50 Atasi Redness & Dark Spot saat Outdoor!

Your Say | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 15:20 WIB

Mobil Keluarga 7 Seater Murah Paling Nyaman Apa Saja? Ini Opsinya, Anti Mabuk Darat!

Mobil Keluarga 7 Seater Murah Paling Nyaman Apa Saja? Ini Opsinya, Anti Mabuk Darat!

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 15:18 WIB

Daftar Zodiak yang Dikenal Paling Red Flag dalam Percintaan, Kamu Termasuk?

Daftar Zodiak yang Dikenal Paling Red Flag dalam Percintaan, Kamu Termasuk?

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 15:15 WIB

Persib Bandung Matangkan Persiapan di Bali, Igor Tolic Jadikan Dua Laga Uji Coba sebagai Tolok Ukur

Persib Bandung Matangkan Persiapan di Bali, Igor Tolic Jadikan Dua Laga Uji Coba sebagai Tolok Ukur

Jabar | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 15:15 WIB

Gubsu Bobby Nasution Siapkan Rumah Produksi Kelapa di Nias Utara

Gubsu Bobby Nasution Siapkan Rumah Produksi Kelapa di Nias Utara

News | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 15:07 WIB

IHSG Melonjak 2,78% Sepekan, Transaksi Saham Tembus 39,95 Miliar Lembar

IHSG Melonjak 2,78% Sepekan, Transaksi Saham Tembus 39,95 Miliar Lembar

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 15:05 WIB

Ketok Palu Perubahan KUA-PPAS Rp7,99 Triliun: Menilik Peta Jalan Lampung Sejahtera di 2026

Ketok Palu Perubahan KUA-PPAS Rp7,99 Triliun: Menilik Peta Jalan Lampung Sejahtera di 2026

Lampung | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 15:03 WIB

Soroti Era SBY dan Jokowi, Purbaya Sebut Mesin Ekonomi Indonesia Pincang Selama 20 Tahun

Soroti Era SBY dan Jokowi, Purbaya Sebut Mesin Ekonomi Indonesia Pincang Selama 20 Tahun

Video | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 15:00 WIB

×