"Saya ambil contoh, ada konsumen misalnya dia bertanya pakai Bahasa Jawa dengan memanfaatkan AI maka pelaku bisnis bisa lebih mudah berkomunikasi dengan bantuan alih bahasa, ini membantu pelaku bisnis untuk melakukan ekspansi dengan strategi hyperlocal. Ini baru tip of iceberg. Perjalanan AI baru dimulai dan ke depannya akan mengubah konstruksi kita berinteraksi antara penjual dan konsumen," kata Pieter.