Peringatan bagi Pengembang: App 32-bit Tak Lagi Bersaing di Toko Aplikasi Oppo, Vivo, dan Xiaomi

Denada S Putri, Lintang Siltya Utami

Rabu, 04 September 2024 | 10:31 WIB
Peringatan bagi Pengembang: App 32-bit Tak Lagi Bersaing di Toko Aplikasi Oppo, Vivo, dan Xiaomi
Ilustrasi HP Xiaomi. [Unsplash/Đức Trịnh]

Suara.com - Aliansi Golden Label atau umum dikenal sebagai Mobile Smart Terminal Ecological Alliance baru saja memberlakukan kebijakan penting yang memengaruhi pengembang dan pengguna HP Android.

Langkah yang ditargetkan oleh anggota aliansi Oppo, Vivo, dan Xiaomi ini bertujuan untuk memperlancar kompatibilitas dan kinerja aplikasi guna menghilangkan dukungan untuk semua aplikasi yang hanya berarsitektur 32-bit dari toko aplikasi masing-masing.

Dilansir dari Xiaomi Time pada Rabu (4/9/2024), perubahan kebijakan ini berlaku mulai 2 September 2024.

Dengan kata lain, aliansi ini berfokus pada arsitektur 64-bit untuk memastikan layanan yang lebih aman, lebih efisien, dan berkualitas tinggi. Pergeseran ini akan mendorong perubahan besar dalam kinerja aplikasi, menawarkan kecepatan pemrosesan yang lebih cepat, dan langkah-langkah sportif yang diperlukan untuk keamanan.

Karenanya, pengembang didorong untuk memigrasikan aplikasi guna mendukung arsitektur 64-bit sesegera mungkin, sehingga aplikasi yang dibuat akan tetap berfungsi normal dan tersedia di toko aplikasi.

Dilaporkan pada 23 Agustus 2024, tingkat adaptasi ke 64-bit untuk toko perangkat lunak Oppo, Vivo, Xiaomi, dan Lenovo telah mencapai lebih dari 99,29 persen.

Ilustrasi aplikasi media sosial. [Unsplash/dole777]
Ilustrasi aplikasi media sosial. [Unsplash/dole777]

Meskipun persentasenya tinggi, namun masih ada lebih dari 4.000 aplikasi utama yang belum mengubah arsitekturnya ke 64-bit.

Langkah ini bukanlah sesuatu yang buruk bagi Aliansi Golden Label di dunia teknologi. Google memang menetapkan tren untuk langkah ini ketika berhenti mengeluarkan dukungan untuk aplikasi 32-bit setelah merilis Pixel 7 Pro.

Di sisi lain, ini adalah pemberitahuan penting bagi pengembang bahwa mereka perlu memutakhirkan aplikasi sesuai dengan persyaratan yang lebih baru. Jika tidak, hal itu dapat mengakibatkan penghapusan aplikasi tersebut dari toko aplikasi dan pengguna HP Xiaomi tidak akan bisa menggunakannya lagi.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

10 HP Midrange Terkencang Agustus 2024, Ada Redmi Note Series

10 HP Midrange Terkencang Agustus 2024, Ada Redmi Note Series

Tekno | Rabu, 04 September 2024 | 09:26 WIB

iQOO 13 vs Xiaomi 15: Duel Sengit Snapdragon 8 Gen 4, Siapa Unggul?

iQOO 13 vs Xiaomi 15: Duel Sengit Snapdragon 8 Gen 4, Siapa Unggul?

Tekno | Rabu, 04 September 2024 | 08:42 WIB

Xiaomi 15 Ultra Unggulkan Sektor Fotografi, Bawa Kamera Telefoto 200 MP?

Xiaomi 15 Ultra Unggulkan Sektor Fotografi, Bawa Kamera Telefoto 200 MP?

Tekno | Selasa, 03 September 2024 | 20:16 WIB

Terkini

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Jabar | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:08 WIB

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:01 WIB

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Potensi RI Punya 89 Ribu Ton Uranium, BRIN Paparkan Ambisi Nuklir ke Prabowo

Potensi RI Punya 89 Ribu Ton Uranium, BRIN Paparkan Ambisi Nuklir ke Prabowo

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Internal Golkar Wonosobo Bergolak, Mahkamah Partai Diminta Turun Tangan

Internal Golkar Wonosobo Bergolak, Mahkamah Partai Diminta Turun Tangan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:44 WIB

Rakyat Akan Marah! 470 Kepala Daerah Tak Mampu Bayar PPPK Tapi Minta Naik Gaji

Rakyat Akan Marah! 470 Kepala Daerah Tak Mampu Bayar PPPK Tapi Minta Naik Gaji

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:31 WIB

Gunakan Uang Hasil Sikat Korupsi, Prabowo Janji Investasi Besar di Sektor Pendidikan dan Riset

Gunakan Uang Hasil Sikat Korupsi, Prabowo Janji Investasi Besar di Sektor Pendidikan dan Riset

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:24 WIB

×