Warganet Curiga Ekspor Pasir Laut Demi Selamatkan Kaesang Pangarep: Tanah Indonesia Dijual untuk Bayar Jet Pribadi?

Kamis, 26 September 2024 | 07:25 WIB
Warganet Curiga Ekspor Pasir Laut Demi Selamatkan Kaesang Pangarep: Tanah Indonesia Dijual untuk Bayar Jet Pribadi?
Jokowi dan Kaesang Pangarep. [Instagram Kaesang]

Suara.com - Polemik jet pribadi yang digunakan Kaesang Pangarep dengan Erina Gudono saat pergi ke Amerika Serikat hingga kini masih menjadi sorotan publik. Meski sudah memberikan klarifikasi, pernyataan Kaesang Pangarep dinilai membingungkan.

Terbaru, sejumlah warganet di media sosial X curiga jika keputusan ekspor pasir laut ke Singapura menjadi cara Presiden Jokowi untuk menyelamatkan putra bungsunya tersebut.

Sebelumnya ketika isu gratifikasi penggunaan jet pribadi mencuat, tak sedikit warganet yang mengadukannya kepada KPK Singapura, yaitu Corrupt Practices Investigation Bureau (CPIB). Pasalnya, jet pribadi tersebut diduga berkaitan dengan Shopee dan Garena, perusahaan induk yang berasal dari Singapura.

Seperti dilaporkan sebelumnya, jet pribadi yang ditunggangi Kaesang Pangarep dan Erina Gudono tercatat pernah dimiliki oleh induk perusahaan Shopee dan Garena.

Namun dengan kemunculan Kaesang Pangarep baru-baru ini dipublik sambil mengenakan rompi "Putra Mulyono", warganet menduga jika kasus jet pribadi tersebut sudah selesai.

Di sisi lain, warganet curiga jika Presiden Jokowi menjual tanah Indonesia kepada Singapura agar pihak Negeri Singa tersebut tidak mengusut pelaporan jet pribadi yang digunakan Kaesang.

Perbincangan warganet pun ramai di media sosial menuduh kebijakan ekspor pasir laut tersebut ada hubungannya dengan jet pribadi.

Hal ini mulanya dibicarakan oleh warganet dengan akun X @lj*** pada 24 September ketika mengomentari cuitan akun @kafira*******.

"PJ udah aman, KPK Singapura nggak utik SEA grup lagi, sudah deal exit permit pasir seputih kulit Corby," cuit akun @lj***.

Baca Juga: Hasil Klarifikasi Kaesang Numpang Jet Pribadi, Ketua KPK: Nggak Penting Amat Pimpinan Umumkan Itu

Tweet tersebut kemudian dikutip oleh akun X @kafira******* yang memberikan penjabaran lebih detail.

"Cara baca tweet ini: 1) Kasus private jet sudah aman karena... 2) KPK Singapura nggak lagi utak-atik SEA Grup (owner private jet) karena.... 3) Sudah deal 'tukar guling' ekspor pasir ke Singapura. 4) Ini ngingetin 'tukar guling' kasus Ratu Ekstaksi Corby era SBY," tulis pemilik akun tersebut.

Cuitan tentang ekspor pasir laut. [X/kafira*******]
Cuitan tentang ekspor pasir laut. [X/kafira*******]

Unggahan yang telah dibagikan sebanyak lebih dari 2.000 kali ke sesama pengguna X itu pun menuai beragam komentar. Tak sedikit warganet lainnya yang setuju dan menyoroti hal tersebut.

"Ohh makanya Kaesang udah berani keluar goa karena yakin udah aman," tulis akun @khal*****

"'Tanah' Indonesia dijual ke Singapura untuk bayar private jet?" komentar @erz******

"Yang 20 tahun dilarang habis itu diperbolehkan lagi, ternyata buat nyelametin sang putra. Negara rusak gara-gara bocil pengangguran," sahut @kayak*******

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI