Geger! Gelar Doktor Raffi Ahmad dari Profesor Palsu, Jurnalis Asing: Cuma Pria Tua Biasa

Muhammad Yunus, Lintang Siltya Utami

Rabu, 06 November 2024 | 10:24 WIB
Geger! Gelar Doktor Raffi Ahmad dari Profesor Palsu, Jurnalis Asing: Cuma Pria Tua Biasa
Raffi Ahmad diberi gelar doktor kehormatan atau Doktor Honoris Causa dari Universal Institute of Professional Management (UIPM) Thailand. [Instagram/raffinagita1717]

Suara.com - Gelar Doktor Honoris Causa yang sebelumnya diberikan kepada Raffi Ahmad oleh Universal Institute of Professional Management (UIPM) kini kembali menjadi sorotan warganet di platform X.

Bukan tanpa sebab, rupanya seorang jurnalis asing membongkar sosok profesor yang memberikan gelar kehormatan tersebut kepada suami Nagita Slavina.

Hal ini dibongkar oleh Andrew MacGregor Marshall, jurnalis asal Skotlandia, yang kerap memberitakan isu terkait politik, HAM, hingga konflik di Asia dan Timur Tengah.

Melalui cuitannya di akun X @zenjournalist, profesor yang memberikan gelar Doktor Honoris Causa kepada Raffi Ahmad itu rupanya palsu dan merupakan pria biasa asal Inggris.

"Ini adalah Broome, seorang pria tua Inggris yang tinggal di Phitsanulok. Ia berpura-pura menjadi profesor terhormat di universitas palsu bernama UIPM yang telah menimbulkan kontroversi dengan memberikan gelar doktor kehormatan kepada orang-orang seperti senator Thailand Keskamol Pleansamai dan selebritas Indonesia Raffi Ahmad," cuitnya sembari mengunggah potret seorang pria yang sebelumnya pernah berfoto bersama Raffi Ahmad.

Dalam cuitan lainnya, Andrew Mac Gregor rupanya sempat tinggal di Jakarta selama dua tahun. Unggahan tersebut kemudian disukai sebanyak lebih dari 13.000 kali oleh sesama pengguna X.

Cuitan jurnalis asing soal profesor yang memberikan gelar kepada Raffi Ahmad. [X/@zenjournalist]
Cuitan jurnalis asing soal profesor yang memberikan gelar kepada Raffi Ahmad. [X/@zenjournalist]

Tak sedikit warganet yang kembali mempertanyakan dan menyayangkan keputusan Raffi Ahmad untuk mendapatkan gelar kehormatan dari UIPM. Padahal, Kemendikbud (kini KemendiktiSaintek) pun tidak mengakui gelar tersebut.

"Seorang sultan kok masih tergiur dengan gelar palsu, jangan-jangan sebutan sultan Andara itu juga palsu," tulis akun @ds_******

"Anehnya lagi gelar doktor HCnya disebut pada saat pelantikan," komentar @und*******_***

baca juga

"Raffi Ahmad diwisuda sama bule koret profesor palsu," tambah @mazz****_***

"Sebenernya kalau si artis mau riset dulu gitu sebelum terima gelar doktor (yang mungkin giveaway) ya aman. Istrinya juga sekolah tinggi, terpelajar, ya masa tutup mata," sahut @oli********

"Padahal Raffi Ahmad nggak butuh gelar doktor ini itu. Dedikasi, pengalaman sama skill dia di industri hiburan itu top level. Istrinya juga nggak mau ingatkan dia. Dia bisa bermanfaat di kabinet tanpa harus pake gelar ini itu. Raffi, bijaklah dikit," timpal @90*

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Apa Jabatan Raffi Ahmad di STY Foundation Milik Shin Tae-yong? Tugasnya Gak Main-Main

Apa Jabatan Raffi Ahmad di STY Foundation Milik Shin Tae-yong? Tugasnya Gak Main-Main

Lifestyle | Rabu, 06 November 2024 | 09:11 WIB

Muncul Spanduk Jasa Kilat Gelar Akademik di UI, Sindir Doktoral Bahlil Lahadalia?

Muncul Spanduk Jasa Kilat Gelar Akademik di UI, Sindir Doktoral Bahlil Lahadalia?

Tekno | Rabu, 06 November 2024 | 08:17 WIB

Bakal Dipotong Pajak, Segini Gaji Bersih Raffi Ahmad Sebagai Utusan Khusus Presiden

Bakal Dipotong Pajak, Segini Gaji Bersih Raffi Ahmad Sebagai Utusan Khusus Presiden

Entertainment | Rabu, 06 November 2024 | 09:00 WIB

Terkini

Bulog Tertibkan Penyaluran Beras SPHP, Bentuk Satgas Khusus & Perkuat Pengawasan Nasional

Bulog Tertibkan Penyaluran Beras SPHP, Bentuk Satgas Khusus & Perkuat Pengawasan Nasional

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:39 WIB

Kecewa Berat, Kronologi Kasus Pemanis Beeru Stevia yang Berujung Penjualan Dihentikan

Kecewa Berat, Kronologi Kasus Pemanis Beeru Stevia yang Berujung Penjualan Dihentikan

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:34 WIB

100 Persen Negara Asia Dukung Gianni Infantino, Erick Thohir: Sudah Jelas

100 Persen Negara Asia Dukung Gianni Infantino, Erick Thohir: Sudah Jelas

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:33 WIB

Mendagri Terbitkan SE untuk Perkuat Peran Pemda Awasi Program MBG

Mendagri Terbitkan SE untuk Perkuat Peran Pemda Awasi Program MBG

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:32 WIB

Kemiskinan vs Menstruasi: Saat Kebutuhan Dasar Perempuan Tak Terjangkau

Kemiskinan vs Menstruasi: Saat Kebutuhan Dasar Perempuan Tak Terjangkau

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:30 WIB

Polda DIY Akui Terima BKO Pasukan Luar Daerah untuk Pengamanan Aksi di Malioboro

Polda DIY Akui Terima BKO Pasukan Luar Daerah untuk Pengamanan Aksi di Malioboro

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:27 WIB

Tarif dan Rute Angkot T19 yang Bawa Mahasiswa ke Bundaran HI Bak Kuda Troya

Tarif dan Rute Angkot T19 yang Bawa Mahasiswa ke Bundaran HI Bak Kuda Troya

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:25 WIB

Pergeseran Bahasa Indonesia di Era Gen Z: Evolusi atau Ancaman Identitas?

Pergeseran Bahasa Indonesia di Era Gen Z: Evolusi atau Ancaman Identitas?

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:24 WIB

Penanganan Pascabencana Sumatera, Kasatgas Tito Monitor Penanganan Infrastruktur dan Fasilitas UMKM

Penanganan Pascabencana Sumatera, Kasatgas Tito Monitor Penanganan Infrastruktur dan Fasilitas UMKM

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:22 WIB

Wacana Revisi UU Tipikor, Diingatkan Jangan Berdiri Sendiri, Harus Dibarengi Reformasi Sistemik

Wacana Revisi UU Tipikor, Diingatkan Jangan Berdiri Sendiri, Harus Dibarengi Reformasi Sistemik

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:21 WIB

×