Peran Jokowi Saat Pensiun Dikritik: Malah Jastip dan Jurkam

Kamis, 21 November 2024 | 10:50 WIB
Peran Jokowi Saat Pensiun Dikritik: Malah Jastip dan Jurkam
Presiden Joko Widodo atau Jokowi. (Suara.com/Novian)

Suara.com - Usai purnatugas pada 20 Oktober 2024, peran Jokowi sebagai Presiden Indonesia ke-7 menjadi sorotan publik, khususnya warganet di media sosial X.

Setelah kembali ke Solo, kini muncul pemberitaan mengenai sejumlah paslon di Pilkada 2024 yang mendatangi kediaman Jokowi.

Para paslon tersebut dilaporkan meminta dukungan Jokowi untuk maju di Pilkada 2024 dan berharap pendukung setia Jokowi di wilayah tersebut akan memilih mereka. Sontak, peran Jokowi usai pensiun menjadi Presiden RI kini dikritik oleh warganet.

Mayoritas warganet menilai bahwa dengan kemampuan Jokowi sebagai Presiden RI ke-7, ia seharusnya lebih menunjukkan sisi wibawa dan melakukan hal-hal yang lebih bermutu. Salah satu kritik tersebut disampaikan oleh akun X @denismalhotra pada 19 November 2024.

Pemilik akun tersebut mengkritik Jokowi yang seharusnya mampu menjadi narasumber di acara kampus maupun sekolah, alih-alih menjadi jurkam atau juru kampanye.

"Tamat sebagai presiden alih-alih jadi narasumber di kampus, bicara di forum intelektual, menjadi begawan bagi seluruh kalangan, eh malah jadi jurkam. Ini orang memang nggak punya wibawa dan harkat-martabat diri sama sekali," cuit pemilik akun tersebut sembari mengutip pemberitaan tentang pengakuan Jokowi yang didatangi oleh para paslon.

Kritik lainnya juga dilayangkan oleh pemilik akun X @CakKhum yang membagikan video ketika Jokowi secara terang-terangan memberikan dukungannya untuk sejumlah paslon di Pilkada 2024.

"Setelah pensiun dari Presiden ternyata buka jastip. Miris sih seharusnya jadi Sekjen PBB bukan jurkam atau jastip," tulisnya.

Beberapa cuitan warganet soal peran Jokowi usai purnatugas. [tangkapan layar]
Beberapa cuitan warganet soal peran Jokowi usai purnatugas. [tangkapan layar]

Cuitan tersebut kini mendapatkan ribuan suka dari pengguna X lainnya. Rupanya, tak sedikit warganet yang setuju dan memiliki pendapat serupa.

Baca Juga: Resmi Terima SK Kepengurusan Golkar, Bahlil Pastikan Tak Ada Nama Jokowi dan Gibran

"Mana berani jadi narasumber wkwkw, anaknya aja diajak ke kampus buat ngobrol nggak mau," tulis akun @pois**********

"Pokoknya black list calon yang didukung Jokowi. Biar dia nggak jumawa ngerasa yang punya negara terus sampai udah pensiun aja masih maksa mau cawe-cawe terus sama urusan pemerintahan," komentar @mia****_*****

"Kemarin katanya Jokowi mau istirahat, eh ternyata belum selesai dia main kekuasaan," tambah @mal****_****

"Nggak bisa kalau harus ke kampus. Ribet, harus siapin materi, publik speaking harus bagus, dan yang paling penting harus bisa menguasai masalah biar kalau ditanya bisa jawab. Susah semua itu. Mending keliling keliling sambil lempar-lempar kaos, simple," sahut @buk*********

"Kukira juru kamera, ternyata juru kampanye," timpal @myu****

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI