Limbah Elektronik Makin Mengkhawatirkan, Acer Gerakkan 150 Changemaker dari Sekolah

Dythia Novianty

Jum'at, 12 Juni 2026 | 12:31 WIB
Limbah Elektronik Makin Mengkhawatirkan, Acer Gerakkan 150 Changemaker dari Sekolah
Acer Indonesia kembali menggelar #SayangBumi. [Acer]
baca 10 detik
  • Acer Indonesia menggandeng 50 SMA di Jabodetabek dalam program #SayangBumi untuk mengedukasi siswa mengenai pengelolaan limbah elektronik.
  • Program ini menargetkan pengumpulan lima ton limbah elektronik selama periode Juni hingga November 2026 melalui kemitraan daur ulang.
  • Sebanyak 150 siswa dilatih sebagai agen perubahan untuk mempromosikan gaya hidup berkelanjutan dan kesadaran lingkungan di sekolah mereka.

Suara.com - Di tengah pesatnya adopsi perangkat digital, persoalan limbah elektronik atau electronic waste (e-waste) menjadi tantangan lingkungan yang semakin serius.

Setiap tahun jutaan ton perangkat elektronik bekas berakhir menjadi sampah tanpa pengelolaan yang tepat. Indonesia bahkan tercatat sebagai salah satu penyumbang limbah elektronik terbesar di Asia Tenggara, sehingga diperlukan kolaborasi lintas sektor untuk meningkatkan kesadaran dan aksi nyata pengelolaannya.

Menjawab tantangan tersebut, Acer Indonesia kembali memperkuat gerakan keberlanjutan #SayangBumi dengan melibatkan dunia pendidikan sebagai motor perubahan.

Memasuki tahun keenam pelaksanaannya, program ini menggandeng 50 sekolah menengah atas di wilayah Jabodetabek untuk mengumpulkan limbah elektronik sekaligus memberikan edukasi mengenai pengelolaan limbah elektronik atau electronic waste (e-waste) kepada ribuan siswa.

Melalui program ini, Acer menargetkan pengumpulan hingga 5 ton limbah elektronik sepanjang Juni hingga November 2026, meningkat dibanding capaian lebih dari 3 ton e-waste yang berhasil dihimpun pada tahun sebelumnya.

President Director Acer Indonesia, Leny Ng, menegaskan bahwa perubahan besar terhadap lingkungan dapat dimulai dari langkah kecil yang dilakukan secara konsisten oleh banyak pihak.

"Selama enam tahun, #SayangBumi telah membuktikan bahwa perubahan nyata dimulai dari langkah kolektif yang konsisten. Tahun ini kami memilih hadir di sekolah karena kami percaya bahwa generasi yang tumbuh dengan kesadaran lingkungan adalah generasi yang akan menentukan seperti apa bumi ini dua puluh hingga tiga puluh tahun ke depan," ujar Leny Ng.

Menurutnya, program tersebut tidak hanya berfokus pada pengumpulan limbah elektronik, tetapi juga bertujuan menciptakan generasi muda yang aktif memimpin perubahan lingkungan.

"SayangBumi bukan sekadar program, ini undangan bagi anak-anak muda Indonesia untuk memimpin perubahan, bukan menunggu orang lain melakukannya," lanjutnya dalam keterangan resminya, Jumat (12/6/2026).

baca juga

Ribuan Siswa Diedukasi soal Bahaya E-Waste

Selain menyediakan titik pengumpulan limbah elektronik di sekolah-sekolah peserta, Acer juga menggelar workshop edukasi mengenai bahaya dan pengelolaan e-waste yang akan menjangkau ribuan pelajar sepanjang program berlangsung.

Langkah ini dinilai penting mengingat meningkatnya penggunaan perangkat elektronik seperti laptop, smartphone, tablet, hingga aksesori digital yang pada akhirnya berpotensi menjadi limbah berbahaya apabila tidak didaur ulang dengan benar.

"Acer ingin melangkah dengan mendorong lebih banyak generasi muda untuk terlibat bersama dalam pengelolaan limbah elektronik secara bertanggung jawab, dan di saat yang bersamaan juga membangun kesadaran bahwa langkah kecil bisa membawa dampak untuk bumi," kata Leny.

Lahirkan 150 Changemaker Lingkungan dari Sekolah

Salah satu inovasi dalam pelaksanaan #SayangBumi tahun ini adalah hadirnya program SayangBumi Changemaker. Melalui program tersebut, setiap sekolah akan memilih tiga siswa yang menjadi agen perubahan dan penggerak kampanye lingkungan di sekolah masing-masing.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rupiah Anjlok, Harga Laptop Acer Kena Imbas

Rupiah Anjlok, Harga Laptop Acer Kena Imbas

Tekno | Jum'at, 22 Mei 2026 | 08:40 WIB

Apple Bikin Heboh dengan MacBook Neo Murah, Begini Respons Acer Indonesia

Apple Bikin Heboh dengan MacBook Neo Murah, Begini Respons Acer Indonesia

Tekno | Jum'at, 22 Mei 2026 | 07:35 WIB

Acer Rilis Laptop AI Swift Series Terbaru, Copilot+ PC Tipis dengan Baterai Tahan 26 Jam

Acer Rilis Laptop AI Swift Series Terbaru, Copilot+ PC Tipis dengan Baterai Tahan 26 Jam

Tekno | Kamis, 21 Mei 2026 | 19:35 WIB

Bahaya Deepfake AI Mengancam Dokumen Digital, Tanda Tangan Elektronik Jadi Solusi Aman

Bahaya Deepfake AI Mengancam Dokumen Digital, Tanda Tangan Elektronik Jadi Solusi Aman

Tekno | Kamis, 21 Mei 2026 | 13:33 WIB

Penjelasan Resmi Dukcapil Soal Larangan Serahkan KTP Saat Check-in Hotel

Penjelasan Resmi Dukcapil Soal Larangan Serahkan KTP Saat Check-in Hotel

Video | Kamis, 14 Mei 2026 | 09:00 WIB

Tablet 5G Harga Rp4 Jutaan, Acer Iconia iM11 Sajikan Layar 2K dan MediaTek 8791

Tablet 5G Harga Rp4 Jutaan, Acer Iconia iM11 Sajikan Layar 2K dan MediaTek 8791

Tekno | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:30 WIB

Terkini

Ulasan Buku Modal Ngeblog Bisa Sampai Yurop: Meraih Peluang Lewat Tulisan

Ulasan Buku Modal Ngeblog Bisa Sampai Yurop: Meraih Peluang Lewat Tulisan

Your Say | Kamis, 10 September 2026 | 17:30 WIB

Tinjau Penanganan Karhutla Kalimantan, Gibran Minta Maaf Kondisi Udara Belum Pulih

Tinjau Penanganan Karhutla Kalimantan, Gibran Minta Maaf Kondisi Udara Belum Pulih

News | Kamis, 10 September 2026 | 17:26 WIB

Jalan Sore Pukul Panci, Suara Ibu Indonesia Protes MBG di Jogja

Jalan Sore Pukul Panci, Suara Ibu Indonesia Protes MBG di Jogja

Your Say | Kamis, 10 September 2026 | 17:26 WIB

Memahami Model Komunikasi Lasswell untuk Analisis Media Massa

Memahami Model Komunikasi Lasswell untuk Analisis Media Massa

Lifestyle | Kamis, 10 September 2026 | 17:25 WIB

Cara Penjumlahan dan Pengurangan Pecahan Beda Penyebut yang Wajib Dikuasai

Cara Penjumlahan dan Pengurangan Pecahan Beda Penyebut yang Wajib Dikuasai

Tekno | Kamis, 10 September 2026 | 17:24 WIB

Muncul Isu Aksi Massa Black September, Analis Yakin Polri Mampu Tangani

Muncul Isu Aksi Massa Black September, Analis Yakin Polri Mampu Tangani

News | Kamis, 10 September 2026 | 17:20 WIB

Film "Istimewa" Segera Tayang, Mathias Muchus Sampaikan Pesan Menyentuh dan Berbagi Kisah Syuting

Film "Istimewa" Segera Tayang, Mathias Muchus Sampaikan Pesan Menyentuh dan Berbagi Kisah Syuting

Entertainment | Kamis, 10 September 2026 | 17:18 WIB

Eks Menpora Dito Sebut Yaqut Tak Terlibat dalam Pembahasan Kuota Haji Jokowi dan Arab Saudi

Eks Menpora Dito Sebut Yaqut Tak Terlibat dalam Pembahasan Kuota Haji Jokowi dan Arab Saudi

News | Kamis, 10 September 2026 | 17:16 WIB

6 Cara Membedakan Flek Hitam Biasa dengan Nevus of Hori

6 Cara Membedakan Flek Hitam Biasa dengan Nevus of Hori

Lifestyle | Kamis, 10 September 2026 | 17:15 WIB

AI Digunakan Sehari-hari, Sleman Dorong Kampus dan UMKM Bertransformasi Digital

AI Digunakan Sehari-hari, Sleman Dorong Kampus dan UMKM Bertransformasi Digital

Jogja | Kamis, 10 September 2026 | 17:13 WIB

×