Keju Tertua di Dunia Terungkap: Jejak Peradaban Asia dalam Gumpalan Kefir

Muhammad Yunus

Rabu, 27 November 2024 | 12:31 WIB
Keju Tertua di Dunia Terungkap: Jejak Peradaban Asia dalam Gumpalan Kefir
Ilustrasi mumi yang terbaring [Suara.com/Muhammad Yunus]

Suara.com - Siapa sangka, sepotong keju berusia ribuan tahun bisa menyimpan rahasia peradaban kuno?

Penemuan ini berawal dari sebuah mumi kuno yang ditemukan di Xinjiang, Tiongkok. Di lehernya, para ilmuwan menemukan gumpalan keju misterius yang mengundang banyak pertanyaan.

Setelah lebih dari 20 tahun, teka-teki ini mulai terpecahkan.

Keju Tertua di Dunia

Menurut laporan di jurnal Cell, keju ini diperkirakan berasal dari 3.600 tahun lalu dan terbuat dari susu sapi serta kambing. Uniknya, keju ini tidak seperti yang kita kenal hari ini.

"Rasanya lebih mirip debu padat," ujar Qiaomei Fu, ahli paleontologi dari Chinese Academy of Sciences, yang memimpin penelitian ini.

Mumi Xiaohe Tiongkok, dikubur secara misterius dengan potongan keju di dekat lehernya [sciencenews.org.Wenying Li]
Mumi Xiaohe Tiongkok, dikubur secara misterius dengan potongan keju di dekat lehernya [sciencenews.org.Wenying Li]

Dari Leher Mumi ke Peta Asia

Penelitian lebih lanjut mengungkap bahwa keju tersebut dibuat dengan teknik fermentasi kefir, mirip yogurt, yang dihasilkan dari biji kefir—campuran bakteri hidup dan ragi.

Tim Fu membandingkan DNA bakteri kuno ini dengan sampel modern dari berbagai wilayah. Hasilnya mengejutkan.

baca juga

Jika sebelumnya fermentasi kefir diperkirakan menyebar dari Rusia ke Eropa, kini ada jalur lain yang terungkap.

Teknik ini ternyata menyebar dari Xinjiang ke Tibet dan pedalaman Asia Timur, membangun jaringan rute perdagangan kuno yang sebelumnya terlewatkan oleh para peneliti.

Misteri di Leher Mumi

Meski asal-usul dan jalur penyebaran keju ini mulai terkuak, satu hal masih jadi misteri: mengapa keju ini ada di leher mumi?

Menurut Anna Shevchenko, ahli kimia dari Institut Max Planck di Jerman, penemuan ini memberikan gambaran baru tentang kehidupan masyarakat kuno.

"Menemukan bakteri kuno dari sampel yang terkontaminasi ini sangat menarik, tapi kenapa keju ini dioleskan di leher mumi masih menjadi teka-teki," katanya.

Apakah keju ini digunakan sebagai bekal perjalanan menuju alam baka, ataukah bagian dari ritual kuno? Para ilmuwan masih mencari jawabannya.

Yang jelas, keju tertua di dunia ini tak hanya menyimpan rasa, tapi juga sejarah peradaban yang luar biasa.

Siapa tahu, rahasia berikutnya bisa jadi ada di piring makan kita?

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Akun X Wikipedia Bagikan Cerita Firaun Akhenaten yang Pernah Pindahkan Ibu Kota, Warganet: Kok Mirip Sama...

Akun X Wikipedia Bagikan Cerita Firaun Akhenaten yang Pernah Pindahkan Ibu Kota, Warganet: Kok Mirip Sama...

Tekno | Sabtu, 23 November 2024 | 17:32 WIB

10 Manuskrip Misterius Tak Bisa Diterjemahkan Hingga Kini, Simpan Rahasia Tentang Peradaban?

10 Manuskrip Misterius Tak Bisa Diterjemahkan Hingga Kini, Simpan Rahasia Tentang Peradaban?

Tekno | Kamis, 21 November 2024 | 18:12 WIB

Pencurian Keju Terbesar! 22 Ton Keju Cheddar Mewah Raib di London

Pencurian Keju Terbesar! 22 Ton Keju Cheddar Mewah Raib di London

News | Rabu, 30 Oktober 2024 | 03:10 WIB

Terkini

Kalimantan dan Bali Bakal Dikeliling Transportasi Kereta Api

Kalimantan dan Bali Bakal Dikeliling Transportasi Kereta Api

Bisnis | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 19:14 WIB

Pengguna QRIS Capai 65,77 Juta, Diterima di 44,68 Merchant

Pengguna QRIS Capai 65,77 Juta, Diterima di 44,68 Merchant

Bisnis | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 19:12 WIB

Wamenko Polkam: Pemulihan Korban Terorisme Jadi Tanggung Jawab Mutlak Negara

Wamenko Polkam: Pemulihan Korban Terorisme Jadi Tanggung Jawab Mutlak Negara

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 19:09 WIB

Pasokan Melimpah, Panas Bumi yang Terbuang Bakal Diolah Jadi Listrik 45 MW

Pasokan Melimpah, Panas Bumi yang Terbuang Bakal Diolah Jadi Listrik 45 MW

Bisnis | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 19:09 WIB

Ada Suara Gemuruh saat Gempa Bantul, BMKG Ungkap Penyebabnya

Ada Suara Gemuruh saat Gempa Bantul, BMKG Ungkap Penyebabnya

Jogja | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 19:08 WIB

Proses Fotosintesis pada Tumbuhan: Pengertian, Tahapan, dan Manfaatnya

Proses Fotosintesis pada Tumbuhan: Pengertian, Tahapan, dan Manfaatnya

Tekno | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 19:05 WIB

Mantan Dirdik Jampidsus Sebut Penetapan Tersangka hingga Penahanan Febrie Tak Lazim

Mantan Dirdik Jampidsus Sebut Penetapan Tersangka hingga Penahanan Febrie Tak Lazim

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 19:01 WIB

Sikat Pembakar Hutan! Kapolri Pastikan Beberapa Pelaku Karhutla Sudah Diringkus

Sikat Pembakar Hutan! Kapolri Pastikan Beberapa Pelaku Karhutla Sudah Diringkus

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 19:00 WIB

Siap Gelar Apel Siaga 27 Agustus, Aliansi Masyarakat Jakarta Minta Ibu Kota Kondusif

Siap Gelar Apel Siaga 27 Agustus, Aliansi Masyarakat Jakarta Minta Ibu Kota Kondusif

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 19:00 WIB

Review Serial Reacher Season 2: Drama Kriminal Penuh Adrenalin dan Taktik!

Review Serial Reacher Season 2: Drama Kriminal Penuh Adrenalin dan Taktik!

Your Say | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 19:00 WIB

×