Pasokan Melimpah, Panas Bumi yang Terbuang Bakal Diolah Jadi Listrik 45 MW

Achmad Fauzi

Jum'at, 21 Agustus 2026 | 19:09 WIB
Pasokan Melimpah, Panas Bumi yang Terbuang Bakal Diolah Jadi Listrik 45 MW
iIustrasi PLTP. [ANTARA]
baca 10 detik
  • PLN Indonesia Power dan PGE mengembangkan dua proyek panas bumi di Lampung dan Sulawesi Utara sebesar 45 MW.
  • Kedua proyek menggunakan teknologi bottoming untuk mengolah sisa fluida panas bumi menjadi tambahan energi listrik bersih tanpa membuka lapangan baru.
  • Kerja sama strategis tersebut diumumkan pada Jumat, 21 Agustus 2026, guna memperkuat kemandirian energi nasional melalui kolaborasi lintas pemangku kepentingan.

Suara.com - Indonesia akan mendapatkan tambahan kapasitas listrik sebesar 45 MWdari pengembangan proyek panas bumi. Setidaknya ada dua proyek panas bumi yang akan menjadi andalan, yakni Ulubelu Binary (Bottoming) Unit berkapasitas 30 MW di Lampung dan Lahendong Binary (Bottoming) Unit berkapasitas 15 MW di Sulawesi Utara.

Kedua proyek tersebut memanfaatkan teknologi bottoming untuk mengolah panas dari fluida panas bumi (brine) yang belum termanfaatkan menjadi tambahan energi listrik bersih dari pembangkit geothermal yang sudah beroperasi.

Dengan teknologi tersebut, pengembangan listrik tidak sepenuhnya bergantung pada pembukaan lapangan panas bumi baru. Potensi sumber daya pada wilayah kerja panas bumi (WKP) yang sudah ada dapat dioptimalkan untuk meningkatkan kapasitas pembangkitan.

Adapun, dua proyek itu dikerjakan oleh PLN Indonesia Power bersama PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE).

Direktur Utama PLN Indonesia Power Bernadus Sudarmanta mengatakan Indonesia memiliki potensi panas bumi yang sangat besar sehingga perlu terus dioptimalkan menjadi energi bersih yang andal.

"Indonesia memiliki potensi panas bumi yang sangat besar. Melalui kolaborasi PLN Indonesia Power dan PGE pada Lahendong dan Ulubelu, kami ingin mengoptimalkan potensi tersebut menjadi energi bersih yang andal sekaligus memperkuat kemandirian energi nasional," ujarnya seperti dikutip, Jumat (21/8/2026).

Ilustrasi Proyek PLTP Ulumbu/(Dok Instagram).
Ilustrasi Proyek PLTP/(Dok Instagram).

Menurut Bernadus, pengembangan energi panas bumi membutuhkan kolaborasi lintas pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah, PLN, pengembang, investor hingga pelaku industri.

"Sinergi antara PLN, PLN Indonesia Power, PGE, pemerintah, investor, dan seluruh pelaku industri menjadi kunci untuk mempercepat hadirnya pembangkit bersih yang andal dan berkelanjutan," tambahnya.

Selain dua proyek dengan total kapasitas 45 MW yang masuk dalam LoI, pipeline perencanaan kerja sama strategis tersebut memiliki total potensi kapasitas pengembangan hingga 230 MW.

baca juga

Pemanfaatan teknologi bottoming menjadi salah satu cara untuk meningkatkan pemanfaatan sumber daya panas bumi pada lapangan yang sudah tersedia.

Sebelumnya, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengatakan potensi panas bumi Indonesia harus diubah menjadi energi yang benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.

"Indonesia dianugerahi potensi panas bumi yang luar biasa besar. Namun, potensi itu tidak boleh hanya tersimpan di dalam bumi atau berhenti menjadi angka. Energinya harus kita hadirkan menjadi listrik yang memberi manfaat bagi masyarakat, menggerakkan ekonomi, dan memperkuat kemandirian energi bangsa," jelas.

Menurut Bahlil, percepatan pengembangan geothermal membutuhkan keberanian untuk mengubah potensi menjadi proyek nyata melalui kolaborasi pemerintah dan dunia usaha.

"Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri, begitu juga dunia usaha. Kuncinya adalah kolaborasi. Ketika regulator, PLN, pengembang, dan seluruh pemangku kepentingan bergerak bersama, saya yakin kekayaan panas bumi Indonesia dapat kita optimalkan menjadi energi bersih yang andal dan menjadi kekuatan Indonesia di masa depan," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Subsidi Energi 2027 Membengkak, Beban APBN Makin Berat

Subsidi Energi 2027 Membengkak, Beban APBN Makin Berat

Bisnis | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 13:43 WIB

PLN Buka 79 Proyek Panas Bumi, Kejar Tambahan Kapasitas 3,1 GW

PLN Buka 79 Proyek Panas Bumi, Kejar Tambahan Kapasitas 3,1 GW

Bisnis | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 11:30 WIB

ESDM Buka Tender PLTS 30 GW, Jadi Langkah Awal Proyek Energi Surya 100 GW

ESDM Buka Tender PLTS 30 GW, Jadi Langkah Awal Proyek Energi Surya 100 GW

Bisnis | Kamis, 20 Agustus 2026 | 15:10 WIB

Terkini

Investasi Mulai Rp100.000, BRI Hadirkan Tiga Produk Reksa Dana Eastspring

Investasi Mulai Rp100.000, BRI Hadirkan Tiga Produk Reksa Dana Eastspring

Kalbar | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 22:42 WIB

Dukung Diversifikasi Portofolio, BRI Tambah 3 Pilihan Reksa Dana Eastspring

Dukung Diversifikasi Portofolio, BRI Tambah 3 Pilihan Reksa Dana Eastspring

Sulsel | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 22:39 WIB

335 Sekolah Ditutup akibat Kabut Asap Indonesia, ASEAN Didesak Gelar Rapat Darurat

335 Sekolah Ditutup akibat Kabut Asap Indonesia, ASEAN Didesak Gelar Rapat Darurat

News | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 22:22 WIB

Mengapa Pandangan yang Tepat Tentang Emas Tetap Bisa Berujung Rugi

Mengapa Pandangan yang Tepat Tentang Emas Tetap Bisa Berujung Rugi

Bisnis | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 22:09 WIB

Kode Voucher Belanja 10.10 di Shopee dari BRI, Ada Diskon Tambahan!

Kode Voucher Belanja 10.10 di Shopee dari BRI, Ada Diskon Tambahan!

Bri | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 22:07 WIB

BRI Gandeng Eastspring Indonesia, Tambah Pilihan Investasi bagi Nasabah

BRI Gandeng Eastspring Indonesia, Tambah Pilihan Investasi bagi Nasabah

Sumbar | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 22:06 WIB

BRI Luncurkan Tiga Reksa Dana Baru, Investasi Awal Mulai Rp100.000

BRI Luncurkan Tiga Reksa Dana Baru, Investasi Awal Mulai Rp100.000

Sumsel | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 22:03 WIB

Keresahan Publik Diabaikan, Sosiolog UGM Khawatir Masyarakat Berubah Jadi Apatis dan Marah

Keresahan Publik Diabaikan, Sosiolog UGM Khawatir Masyarakat Berubah Jadi Apatis dan Marah

News | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 22:00 WIB

IM3 Istimewa Hadir dengan Lebih Banyak Manfaat dalam Satu Paket Prabayar

IM3 Istimewa Hadir dengan Lebih Banyak Manfaat dalam Satu Paket Prabayar

Sumut | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 21:54 WIB

BRI Private dan Prioritas Dapat Promo Buy 1 Get 2 Tiket The Premiere Cinema XXI

BRI Private dan Prioritas Dapat Promo Buy 1 Get 2 Tiket The Premiere Cinema XXI

Bali | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 21:51 WIB

×