Masih Ingin Jual iPhone 16 Series di Indonesia, Apple Tambah Nilai Investasi!

Denada S Putri, Amelia Prisilia

Rabu, 04 Desember 2024 | 07:56 WIB
Masih Ingin Jual iPhone 16 Series di Indonesia, Apple Tambah Nilai Investasi!
Mantan Duta Besar Indonesia untuk Amerika Serikat Rosan Roeslani di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (19/8/2024) pagi. (ANTARA)

Suara.com - Belum menyerah demi penjualan iPhone 16 Series di Tanah Air, Apple disebut-sebut siap menambah nilai investasi menjadi lebih tinggi hingga 1 miliar dolar AS di Indonesia.

Kabar mengenai nilai investasi Apple yang meningkat drastis ini diungkap oleh Menteri Investasi Indonesia, Rosan Roeslani kepada anggota parlemen lokal beberapa waktu lalu.

GSM Arena menyebut bahwa Apple diduga akan melakukan investasi senilai 1 miliar dolar AS di Indonesia. Sebelumnya, perusahaan tersebut sempat sepakat untuk melakukan investasi senilai 100 juta dolar AS dan 10 juta dolar AS pada November 2024 lalu.

Tambahan investasi ini akan dikalkulasikan dengan nilai investasi sebelumnya senilai 109 juta dolar AS atau setara Rp 1,71 triliun guna membangun pusat fasilitas R&D di Bandung, Jawa Barat.

"Siapapun yang mendapat manfaat dari penjualan, harus berinvestasi di sini, buat pekerjaan di sini. Yang penting adalah bagaimana rantai nilai global bergerak di sini, karena begitu itu terjadi, pemasok mengikuti" ujar Rosan Roeslani, Menteri Investasi Indonesia.

iPhone 16 Series. (Apple)
iPhone 16 Series. (Apple)

Lebih lanjut, Rosan Roeslani berharap agar Apple secara resmi mengumumkan komitmen investasinya ini dalam waktu dekat. Hal ini untuk mempercepat penjualan iPhone 16 Series dan Apple Watch 10 di Indonesia nantinya.

Sebelumnya, produk-produk Apple dilarang untuk dijual di Indonesia karena komitmen investasi yang masih belum terpenuhi. Berdasarkan hukum di Indonesia, perusahaan asing perlu menyediakan 40 persen konten lokal untuk beroperasi di Tanah Air.

Hal ini berkaitan dengan ketentuan TKDN di negara ini. Perusahaan yang memenuhi persyaratan ini dapat memproduksi produk secara lokal, mengembangkan perangkat lunak secara lokal dan mendirikan pusat R&D nantinya.

Sebagai negara dengan ekonomi terbesar di Asia Tenggara, Apple mempertimbangkan banyak hal guna melakukan produksi aksesori dan komponen di Indonesia. Jika angka investasi baru ini dikonfirmasi, Apple dipastikan akan menjalin kerjasama manufaktur jangka panjang dengan pemerintah nantinya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemerintah Minta Apple Tambah Investasi ke Indonesia Jadi Rp 15,9 Triliun

Pemerintah Minta Apple Tambah Investasi ke Indonesia Jadi Rp 15,9 Triliun

Tekno | Selasa, 03 Desember 2024 | 19:47 WIB

Foto Terbaru Susah Dicari di iOS 18.1.1? Begini Cara Mengatasinya!

Foto Terbaru Susah Dicari di iOS 18.1.1? Begini Cara Mengatasinya!

Tekno | Selasa, 03 Desember 2024 | 10:18 WIB

Rombak Besar-besaran, iPhone 17 Pro Hadirkan Frame Titanium

Rombak Besar-besaran, iPhone 17 Pro Hadirkan Frame Titanium

Tekno | Selasa, 03 Desember 2024 | 08:17 WIB

Terkini

Bukan Cuma RUU Perampasan Aset, Membaca Keresahan di Balik Demo 27 Agustus

Bukan Cuma RUU Perampasan Aset, Membaca Keresahan di Balik Demo 27 Agustus

Your Say | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Tinggal di Rumah Bambu Tanpa TV, Janda di Jogja Ini Syok Dicap Masuk Kategori Orang Kaya Desil 10

Tinggal di Rumah Bambu Tanpa TV, Janda di Jogja Ini Syok Dicap Masuk Kategori Orang Kaya Desil 10

Jogja | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 20:13 WIB

Pascakebakaran, Desa Adat Sade Dikebut Pulih Jelang Peak Season MotoGP

Pascakebakaran, Desa Adat Sade Dikebut Pulih Jelang Peak Season MotoGP

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 20:12 WIB

Purbaya Mau Anggaran MBG Dipangkas Lagi Tahun Ini Setelah Efisiensi Jadi Rp 229 T

Purbaya Mau Anggaran MBG Dipangkas Lagi Tahun Ini Setelah Efisiensi Jadi Rp 229 T

Bisnis | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 20:11 WIB

Sebelum Tewas Dikeroyok, Penjual Cermin di Pejompongan Sempat Pingsan dan Dibawa ke RS Mintohardjo

Sebelum Tewas Dikeroyok, Penjual Cermin di Pejompongan Sempat Pingsan dan Dibawa ke RS Mintohardjo

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Sering Berujung Represif, YLBHI Sebut Polisi Belum Paham Demo Adalah Hak Konstitusional

Sering Berujung Represif, YLBHI Sebut Polisi Belum Paham Demo Adalah Hak Konstitusional

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 19:58 WIB

Bongkar Dalang Pembunuhan, Film "Lobang Buaya" Rilis Trailer dan Poster Menuju Tayang 1 Oktober

Bongkar Dalang Pembunuhan, Film "Lobang Buaya" Rilis Trailer dan Poster Menuju Tayang 1 Oktober

Entertainment | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 19:55 WIB

Gus Yusuf di Muktamar NU: Jangan Jegal Kader, Kembalikan Pemilihan ke AD/ART

Gus Yusuf di Muktamar NU: Jangan Jegal Kader, Kembalikan Pemilihan ke AD/ART

Jatim | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 19:53 WIB

Massa di Jogja Semprot Pemerintah, Janji 19 Juta Lapangan Kerja Ternyata Scam di Negeri Orang

Massa di Jogja Semprot Pemerintah, Janji 19 Juta Lapangan Kerja Ternyata Scam di Negeri Orang

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 19:50 WIB

Belum Jadi Polisi Sipil, Watak Militer Bikin Polri Anggap Demo Ancaman Kekuasaan

Belum Jadi Polisi Sipil, Watak Militer Bikin Polri Anggap Demo Ancaman Kekuasaan

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 19:47 WIB

×