Misteri Alam Semesta: Mengapa Ekspansinya Meningkat Lebih Cepat dari Sebelumnya?

Budi Arista Romadhoni

Jum'at, 20 Desember 2024 | 11:09 WIB
Misteri Alam Semesta: Mengapa Ekspansinya Meningkat Lebih Cepat dari Sebelumnya?
Ilustrasi alam semesta. [Shutterstock]

Suara.com - Para ilmuwan menghadapi salah satu misteri terbesar di kosmos: mengapa alam semesta mengembang lebih cepat dari yang diperkirakan?

Meskipun fenomena ini telah diamati selama beberapa dekade, alasan di balik percepatan ekspansi ini tetap menjadi teka-teki yang belum terpecahkan.

Percepatan Ekspansi Alam Semesta

Dilansir dari UNILAD, sejak ditemukan pada tahun 1998, para ilmuwan menyadari bahwa alam semesta tidak hanya mengembang, tetapi laju ekspansi tersebut justru semakin cepat.

Temuan ini bertentangan dengan asumsi awal bahwa gravitasi seharusnya memperlambat ekspansi setelah Big Bang, peristiwa yang memulai alam semesta sekitar 13,8 miliar tahun yang lalu. Namun, sembilan miliar tahun setelah Big Bang, ekspansi kembali mempercepat.

Faktor yang mendorong percepatan ini dinamai energi gelap, meskipun sifatnya masih menjadi misteri. Menurut NASA, energi gelap diperkirakan mencakup sekitar 68,3 hingga 70 persen dari alam semesta. Namun, para ahli belum memahami bagaimana energi ini bekerja atau mengapa ia memengaruhi laju ekspansi kosmik.

Pengukuran dengan Teknologi Terkini

Awalnya, Teleskop Luar Angkasa Hubble mengukur laju ekspansi ini—dikenal sebagai Konstanta Hubble—dan menemukan bahwa galaksi bergerak menjauh dengan kecepatan 67-68 kilometer per detik per megaparsec. Namun, pengamatan terbaru menggunakan Teleskop James Webb memberikan nilai yang lebih tinggi, yaitu 70-76 kilometer per detik per megaparsec. Perbedaan ini, dikenal sebagai "ketegangan Hubble," telah membingungkan para ilmuwan.

Adam Riess, penulis utama studi terkait, mengatakan bahwa perbedaan ini mengindikasikan adanya celah dalam pemahaman kita tentang alam semesta. "Ini merupakan tantangan, tetapi juga peluang luar biasa untuk mempelajari lebih lanjut tentang kosmos kita," ungkapnya.

baca juga

Hipotesis Baru tentang Alam Semesta

Para kosmolog mulai menyusun berbagai teori untuk menjelaskan ketegangan ini. Marc Kamionkowski, seorang kosmolog dari Johns Hopkins, mengajukan beberapa kemungkinan, termasuk keberadaan materi atau energi gelap awal yang belum terdeteksi, partikel eksotis, sifat unik dari materi gelap, atau bahkan medan magnet primordial.

"Pemahaman kita tentang alam semesta mungkin masih belum lengkap," tambah Riess. "Dengan dua teleskop andalan NASA yang mengonfirmasi hasil pengamatan satu sama lain, kita perlu menanggapi ketegangan Hubble ini dengan serius."

Harapan Baru dengan James Webb

Teleskop James Webb menawarkan harapan baru dalam mengungkap rahasia ini. Dengan kemampuan observasi yang lebih canggih, para ilmuwan berharap dapat memperoleh data yang lebih mendalam tentang energi gelap, materi gelap, dan fenomena lainnya yang mungkin menjelaskan percepatan ekspansi alam semesta.

Meskipun jawabannya belum ditemukan, perkembangan ini menunjukkan bahwa misteri alam semesta adalah pintu menuju pemahaman baru yang lebih mendalam tentang asal-usul dan takdir kosmos.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menemukan Makna Kehidupan dalam Buku Semesta Bercerita

Menemukan Makna Kehidupan dalam Buku Semesta Bercerita

Your Say | Selasa, 17 Desember 2024 | 10:51 WIB

Galaksi Mencurigakan Muncul, Astronom Temukan Retakan Tak Biasa di Alam Semesta

Galaksi Mencurigakan Muncul, Astronom Temukan Retakan Tak Biasa di Alam Semesta

Tekno | Senin, 25 November 2024 | 13:08 WIB

Surya Semesta Internusa Raup Pendapatan Rp 3,86 Triliun di Q3-2024

Surya Semesta Internusa Raup Pendapatan Rp 3,86 Triliun di Q3-2024

Bisnis | Selasa, 05 November 2024 | 06:06 WIB

Terkini

Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam

Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:56 WIB

Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus

Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:56 WIB

Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit

Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:53 WIB

Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor

Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor

Bogor | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:37 WIB

Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi

Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi

Jabar | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo

Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo

Bri | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu

Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu

Bri | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:35 WIB

InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara

InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:27 WIB

InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia

InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:21 WIB

Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar

Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar

Riau | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:47 WIB

×