Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.813.000
Beli Rp2.675.000
IHSG 7.101,226
LQ45 684,142
Srikehati 332,003
JII 470,939
USD/IDR 17.319

Surya Semesta Internusa Raup Pendapatan Rp 3,86 Triliun di Q3-2024

Iwan Supriyatna | Suara.com

Selasa, 05 November 2024 | 06:06 WIB
Surya Semesta Internusa Raup Pendapatan Rp 3,86 Triliun di Q3-2024
Ilustrasi uang (pixabay.com/EmAji)

Suara.com - PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA) membukukan pendapatan sebesar Rp 3,86 triliun di kuartal III-2024 atau naik 27 persen dari Rp 3,02 triliun pada kuartal III-2023.

Peningkatan ini terutama didorong oleh pendapatan konstruksi sebesar Rp 532,9 miliar, sedangkan pendapatan segmen properti dan perhotelan masing-masing sebesar Rp 262,3 miliar dan Rp 155 miliar.

VP of Investor Relations & Corporate Communications Surya Semesta Internusa, Erlin Budiman mengatakan, pendapatan yang meningkat membuat laba kotor perseroan menjadi Rp 1,17 triliun di kuartal III-2024 atau naik 52,2 persen dari Rp 771,7 miliar pada kuartal III-2023.

Peningkatan laba kotor diperoleh dari laba kotor properti yang naik sebesar 138,6 persen (Rp 221,1 miliar) dan peningkatan laba kotor perhotelan sebesar 27,1 persen Rp 117,7 miliar).

Lalu, EBITDA perseroan juga meningkat 94, persen menjadi Rp 660 miliar pada kuartal III-2024, dari posisi Rp 339,7 miliar per kuartal III-2023. EBITDA yang meningkat ini sebagai hasil dari peningkatan EBITDA properti sebesar 235,7 persen menjadi Rp 196,7 miliar.

"Akibat ada peningkatan dari pendapatan dan EBITDA, membuat laba bersih konsolidasi perseroan menjadi Rp 228,4 miliar per kuartal III-2024 dari rugi bersih sebesar Rp 23,7 miliar di kuartal III-2023. Laba yang meningkat signifikan dari peningkatan net profit bisnis properti," kata dia dalam keterangan resminya, ditulis Selasa (5/11/2024).

Posisi kas perseroan sebesar Rp 1,88 triliun per kuartal III-2024 atau menurun 49,1 persen dari Rp 3,71 triliun pada kuartal I-2024.

Sedangkan utang yang dikenakan bunga sebesar Rp 831 miliar per kuartal III-2024, turun 59,6 persen dari Rp 2,059 triliun pada kuartal I-2024, yang mengakibatkan rasio utang terhadap ekuitas sebesar 10,7 persen.

Adapun total asset perseroan menjadi Rp 10,47 triliun per kuartal III-2024 atau turun dari posisi Rp 11,45 triliun per kuartal I-2024.

Total aset itu terdiri dari liabilitas sebesar Rp 2,69 triliun, kepentingan non-pengendali sebesar Rp 2,28 triliun, dan ekuitas sebesar Rp 5,49 triliun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

SSIA Optimis Penjualan Kawasan Industri Meningkat Hingga Akhir 2024

SSIA Optimis Penjualan Kawasan Industri Meningkat Hingga Akhir 2024

Bisnis | Kamis, 29 Agustus 2024 | 14:44 WIB

Surya Semesta Internusa Bukukan Pendapatan Rp 1,83 Triliun di Semester 1/2023

Surya Semesta Internusa Bukukan Pendapatan Rp 1,83 Triliun di Semester 1/2023

Bisnis | Selasa, 08 Agustus 2023 | 16:40 WIB

Gencar Bangun PLTS, Surya Semesta Internusa-Mitsui Suntik Dana Rp150 Miliar ke Startup Xurya

Gencar Bangun PLTS, Surya Semesta Internusa-Mitsui Suntik Dana Rp150 Miliar ke Startup Xurya

Bisnis | Jum'at, 21 Oktober 2022 | 17:14 WIB

Terkini

Kemenhub Tak Urus Prasarana Kereta Api Lagi, Diserahkan ke KAI

Kemenhub Tak Urus Prasarana Kereta Api Lagi, Diserahkan ke KAI

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 17:52 WIB

Setoran Pajak Digital Tembus Rp 50,51 Triliun per Maret 2026, Tencent Tak Lagi Pungut Pajak

Setoran Pajak Digital Tembus Rp 50,51 Triliun per Maret 2026, Tencent Tak Lagi Pungut Pajak

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 17:34 WIB

Bukan Cuma Kewajiban, Label Halal Kini Jadi Senjata Ampuh Dongkrak Nilai Jual Industri

Bukan Cuma Kewajiban, Label Halal Kini Jadi Senjata Ampuh Dongkrak Nilai Jual Industri

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 17:15 WIB

Kurs Rupiah Tembus Rp17.326 per Dolar AS: Beban Subsidi Naik, Utang Meroket

Kurs Rupiah Tembus Rp17.326 per Dolar AS: Beban Subsidi Naik, Utang Meroket

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 17:05 WIB

Kapan Waktu Terbaik Menyiapkan Dana Pensiun? Ini Strateginya

Kapan Waktu Terbaik Menyiapkan Dana Pensiun? Ini Strateginya

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 17:05 WIB

Kenaikan Harga Minyak Dunia Dorong IHSG Jatuh ke Level 6.956 Hari Ini

Kenaikan Harga Minyak Dunia Dorong IHSG Jatuh ke Level 6.956 Hari Ini

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 16:57 WIB

Harga Minyak Dunia Terus Melonjak, Besok Harga Pertamax Naik?

Harga Minyak Dunia Terus Melonjak, Besok Harga Pertamax Naik?

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 16:54 WIB

Bea Cukai Akui Penerimaan Negara dari Bea Keluar Ekspor Emas Masih Minim

Bea Cukai Akui Penerimaan Negara dari Bea Keluar Ekspor Emas Masih Minim

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 16:52 WIB

Tekan Impor LPG, PGN Gagas Siap Garap CNG

Tekan Impor LPG, PGN Gagas Siap Garap CNG

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 16:38 WIB

Rupiah Semakin Lemah Karena Kinerja Pemerintah Belum Puaskan Investor

Rupiah Semakin Lemah Karena Kinerja Pemerintah Belum Puaskan Investor

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 16:36 WIB