BRI Pastikan Nasabah Aman, Pengamat IT Ini Beberkan Dampak Ransomware jika Sampai Jadi Korban

Dythia Novianty

Jum'at, 20 Desember 2024 | 13:27 WIB
BRI Pastikan Nasabah Aman, Pengamat IT Ini Beberkan Dampak Ransomware jika Sampai Jadi Korban
Ilustrasi seorang peretas dan komputer yang telah terserang ransomware. [Shutterstock]

Suara.com - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI memastikan data dan dana nasabah aman serta masyarakat dapat bertransaksi secara normal, dari dugaan serangan ransomware yang banyak beredar di media sosial.

Pakar IT Alfons Tanujaya memberikan pemahaman seputar dampak dari serangan ransomware yang terjadi tersebut.

"Penyerang dengan ransomware tidak akan mempublikasikan korbannya sebelum adanya kepastian berhasil mendapatkan data dari komputer yang diserang," ujarnya kepada Suara.com, Jumat (20/12/2024).

Dia juga menjabarkan tingkat keparahan serangan ransomware, yang dapat mengganggu operasional dari institusi yang diserangnnya.

"Tujuannya jelas untuk menimbulkan kerugian maksimal karena gangguan operasional sehingga korbannya memutusan untuk membayar uang tebusan," terang Alfons.

Dia memberikan contoh, salah satu serangan ransomware yang berhasil mengganggu operasional korbannya adalah serangan ransomware pada kasino MGM dan Caesars Palace yang mengakibatkan disrupsi operasional institusi berhari-hari.

Ilustrasi Hacker. (Unplash)
Ilustrasi Hacker. (Unplash)

Menurutnya, ransomware juga berhasil mengenkripsi dan mengkopi data korbannya, namun tidak berhasil mendisrupsi sistem dan tidak sampai mengganggu operasional.

Serangan ini tetap merupakan serangan insiden ransomware yang sukses namun akibatnya tidak sampai mengganggu operasional institusi yang diserang.

"Jadi kesimpulannya, operasional institusi yang lancar bukan berarti tidak menjadi korban ransomware," tegasnya.

baca juga

Alfons juga memberikan tips dalam memastikan adanya serangan ransomware.

"Pertama tentunya korban ransomware tersebut yang tahu adanya komputer yang menjadi korban dan tergantung pilihan yang dilakukan oleh manajemen institusi, apakah mengakui lalu segera memperbaiki diri supaya tidak terjadi lagi atau menyangkal dengan berbagai upaya seperti tidak mengakui adanya serangan ransomware dan mengklaim kalau operasional masih lancar atau diam-diam bernegosiasi dengan pembuat ransomware," bebernya.

Biasanya, dia menambahkan, jika sampai ransomware mempublikasikan nama institusi yang menjadi korbannya, kemungkinan besar tahap negosiasi sudah terjadi dan gagal atau korbannya tidak memberikan tanggapan yang baik.

"Jika benar data institusi tersebut bocor, walaupun institusi tersebut menjadi sorotan dan mendapatkan masalah, tetapi yang paling menderita bukan institusi tersebut," katanya.

Menurut dia, yang paling menderita adalah pemilik data.

"Semua data pribadi seperti nama lengkap, nomor telepon, nomor kartu ATM bank, tanggal lahir, nama gadis ibu kandung, alamat kantor dan alamat rumah dibagikan secara gratis dan disebarkan oleh pembuat ransomware," pungkas Alfons.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kaspersky: Dua Serangan Siber Ini Bakal Jadi Tren dan Target di 2024

Kaspersky: Dua Serangan Siber Ini Bakal Jadi Tren dan Target di 2024

Tekno | Senin, 12 Agustus 2024 | 10:37 WIB

Imbas Serangan Hacker, Proyek Pusat Data Nasional Rp 2,7 T Baru Beroperasi Tahun Depan

Imbas Serangan Hacker, Proyek Pusat Data Nasional Rp 2,7 T Baru Beroperasi Tahun Depan

Tekno | Jum'at, 09 Agustus 2024 | 19:24 WIB

Mengenal Forensik Digital, Prosedur Penting Usai Terjadinya Serangan Siber

Mengenal Forensik Digital, Prosedur Penting Usai Terjadinya Serangan Siber

Tekno | Kamis, 01 Agustus 2024 | 16:46 WIB

Diserang Ransomware, Begini Nasib Proyek Pusat Data Nasional Rp 2,9 Triliun

Diserang Ransomware, Begini Nasib Proyek Pusat Data Nasional Rp 2,9 Triliun

Tekno | Jum'at, 26 Juli 2024 | 19:44 WIB

Lama Tak Muncul, Menkominfo Akhirnya Bicara Update Kasus Ransomware Pusat Data Nasional

Lama Tak Muncul, Menkominfo Akhirnya Bicara Update Kasus Ransomware Pusat Data Nasional

Tekno | Jum'at, 26 Juli 2024 | 16:39 WIB

Imbas Kasus Ransomware, Menkominfo Budi Arie Akhirnya Rajin Tinjau Pusat Data Nasional

Imbas Kasus Ransomware, Menkominfo Budi Arie Akhirnya Rajin Tinjau Pusat Data Nasional

Tekno | Minggu, 21 Juli 2024 | 19:04 WIB

Terkini

Wanita Diduga ODGJ Melahirkan di Pinggir Jalan Pematangsiantar, Bayi Meninggal Dunia

Wanita Diduga ODGJ Melahirkan di Pinggir Jalan Pematangsiantar, Bayi Meninggal Dunia

Sumut | Senin, 02 November 2026 | 20:26 WIB

Proteksi Double! 4 Sunscreen Lokal PDRN Ini Bikin Wajah Awet Muda dan Sehat

Proteksi Double! 4 Sunscreen Lokal PDRN Ini Bikin Wajah Awet Muda dan Sehat

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 20:25 WIB

Debut Sistem Skor 3x15 BWF, 707 Pebulu Tangkis dari 8 Negara Siap Bersaing di Superliga Junior 2026

Debut Sistem Skor 3x15 BWF, 707 Pebulu Tangkis dari 8 Negara Siap Bersaing di Superliga Junior 2026

Sport | Senin, 02 November 2026 | 20:24 WIB

Tergiur Bonus Ratusan Juta, 58 Korban TPPO Nyaris Dikirim ke Medan Perang Rusia

Tergiur Bonus Ratusan Juta, 58 Korban TPPO Nyaris Dikirim ke Medan Perang Rusia

News | Senin, 02 November 2026 | 20:21 WIB

Cara Mengaktifkan BPJS PBI yang Tidak Aktif, Ini Langkah Reaktivasi dan Syaratnya

Cara Mengaktifkan BPJS PBI yang Tidak Aktif, Ini Langkah Reaktivasi dan Syaratnya

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 20:20 WIB

Sukses Gelar Konser Solo di Seoul, Onew SHINee Umumkan Comeback Album Baru

Sukses Gelar Konser Solo di Seoul, Onew SHINee Umumkan Comeback Album Baru

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 20:20 WIB

Mary and The Witch's Flower: Kita Tak Butuh Sihir untuk Menjadi Istimewa

Mary and The Witch's Flower: Kita Tak Butuh Sihir untuk Menjadi Istimewa

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 20:15 WIB

PMI Manufaktur Melonjak, Menperin Berharap Berdampak ke Lapangan Pekerjaan

PMI Manufaktur Melonjak, Menperin Berharap Berdampak ke Lapangan Pekerjaan

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 20:14 WIB

Indeks CFX10 Menguat 0,31%, TRON Jadi Kripto dengan Kenaikan Tertinggi

Indeks CFX10 Menguat 0,31%, TRON Jadi Kripto dengan Kenaikan Tertinggi

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 20:12 WIB

Awas, Patah Tulang Pertama Bisa Jadi Awal Dari Bencana Berikutnya! Ini Kata Ahli

Awas, Patah Tulang Pertama Bisa Jadi Awal Dari Bencana Berikutnya! Ini Kata Ahli

Health | Senin, 02 November 2026 | 20:10 WIB

×