PM Serbia Mundur Usai Atap Stasiun Tewaskan 15 Orang, Netizen Bandingkan dengan Jokowi

Denada S Putri, Rezza Dwi Rachmanta

Rabu, 29 Januari 2025 | 20:15 WIB
PM Serbia Mundur Usai Atap Stasiun Tewaskan 15 Orang, Netizen Bandingkan dengan Jokowi
Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi). (Suara.com/Ari Welianto)

Suara.com - Perdana Menteri Serbia Milos Vucevic resmi mengundurkan diri usai kehebohan kasus runtuhnya atap stasiun KA yang menewaskan 15 orang. Netizen lantas membandingkan sikap PM Serbia itu dengan respons mantan Presiden RI Jokowi saat menanggapi kasus Kanjuruhan.

Sebagai informasi, tragedi Kanjuruhan terjadi pada 1 Oktober 2022 pada. Insiden penghimpitan kerumunan karena penyalahgunaan gas air mata itu menewaskan 135 orang dan membuat 583 suporter mengalami cedera.

"135 nyawa melayang? Saya jawab di lain waktu," tulis @ARSIPAJA. Akun itu membandingkan sikap Jokowi dengan PM Serbia Milos Vucevic. Perlu diketahui, Milos Vucevic memutuskan mundur menyusul protes dan demo nasional atas runtuhnya kanopi stasiun KA yang mematikan. Sebanyak 15 warga Serbia tewas pada bulan November lalu ketika atap beton stasiun runtuh di Kota Novi Sad, Serbia.

Insiden itu memancing demo viral besar, di mana masyarakat juga memprotes korupsi pada tubuh pemerintahan. Dikutip dari BBC, PM Serbia menjelaskan bahwa ia mundur "untuk menghindari memperumit keadaan lebih lanjut" dan agar "tidak semakin meningkatkan ketegangan di masyarakat".

Sikap PM Serbia usai protes besar lantas dibandingkan dengan tanggapan Jokowi di kasus Kanjuruhan. Pada Februari 2023, Jokowi yang kala itu masih menjabat sebagai Presiden RI ditanya jurnalis untuk menanggapi laporan Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF).

Lima dari enam tersangka tragedi sudah menjalani sidang di Pengadilan Negeri Surabaya. "Setelah TGIPF menyerahkan laporan ke bapak, ini belum ada pernyataan kembali dari bapak dan perkembangan kasusnya belum ada tersangka baru dari mastermind kasus ini (Kanjuruhan). Bagaimana tanggapan bapak?" tanya salah seorang jurnalis.

"Saya jawab di lain waktu," kata Jokowi sembari berdiri dan tersenyum. Video lawas Jokowi itu viral setelah memperoleh 2.600 retweet dan memancing ratusan komentar dari netizen.

"135 nyawa melayang kok pada cengengesan," cuit @m**t*nx.

"Ya beda lah. Satu nyawa di luar negeri itu berharga. Nyawa di negeri ini nggak lebih rendah dari nyawa hewan," balas @su**tr**bak.

baca juga

"Kan PM Serbia itu manusia, yang ini bukan bukan kak," komentar @gat**up**ing.

"Udah jawabnya singkat sambil cengengesan lagi, nggak ada simpati sama sekali," pendapat @ev**c**ngo.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Susi Pudjiastuti Sedih Lihat Genangan dan Lumpur di Bandara IKN, Netizen: Proyek Ambisius

Susi Pudjiastuti Sedih Lihat Genangan dan Lumpur di Bandara IKN, Netizen: Proyek Ambisius

Tekno | Rabu, 29 Januari 2025 | 19:34 WIB

Ngakak! Ini Kumpulan Pantun Ubur-Ubur Makan Lele, Lagi Viral di TikTok!

Ngakak! Ini Kumpulan Pantun Ubur-Ubur Makan Lele, Lagi Viral di TikTok!

Lifestyle | Rabu, 29 Januari 2025 | 18:00 WIB

Video 'Reading Bersama Jokowi' dan Tulisan RI 1 di Motor Tuai Sorotan: Keren Banget...

Video 'Reading Bersama Jokowi' dan Tulisan RI 1 di Motor Tuai Sorotan: Keren Banget...

Tekno | Rabu, 29 Januari 2025 | 17:48 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×