Proyek PDN Batam Gagal, Komdigi Rayu Uni Eropa Investasi Pusat Data di Indonesia

Dicky Prastya Suara.Com
Senin, 10 Februari 2025 | 16:13 WIB
Proyek PDN Batam Gagal, Komdigi Rayu Uni Eropa Investasi Pusat Data di Indonesia
Wamenkomdigi Nezar Patria saat ditemui di Financial Hall Sudirman, Jakarta, Kamis (28/11/2024). [Suara.com/Dicky Prastya]

Suara.com -
Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) baru saja membatalkan proyek Pusat Data Nasional (PDN) yang berlokasi di Batam. Sebagai gantinya, Pemerintah merayu Uni Eropa untuk investasi data center di Indonesia.

Diketahui proyek PDN Batam sendiri adalah hasil kerja sama antara Pemerintah RI dengan Korea Selatan. Tapi saat rapat kerja dengan Komisi I DPR RI beberapa waktu lalu, Menkomdigi Meutya Hafid menyatakan kalau proyek itu dibatalkan.

Tak lama setelahnya, Wamenkomdgi Nezar Patria mengajak para investor dan perusahaan teknologi asal Eropa untuk memanfaatkan peluang investasi dalam ekosistem komputasi awan (cloud) dan manajemen data di Indonesia.

Ia menilai peningkatan kebutuhan infrastruktur digital di Indonesia membuat peluang investasi cloud dan pusat data yang semakin berkembang.

"Kami menyambut investor Eropa dan perusahaan teknologi untuk mengeksplorasi peluang dalam ekosistem komputasi awan dan manajemen data Indonesia yang sedang berkembang," ungkapnya saat menerima Audiensi Chairman EU-ASEAN Business Council Jens Rübbert, dikutip dari siaran pers Komdigi, Senin (10/2/2025).

Nezar menyatakan, Pemerintah siap bekerja sama dengan pelaku industri dan pemangku kepentingan demi menciptakan ekosistem digital yang inklusif dan aman.

"Indonesia siap berkolaborasi dengan EU-ASEAN Business Council dan perusahaan anggotanya dalam menavigasi transformasi ini," ajak dia.

Nezar Patria juga meminta untuk bersama-sama menciptakan ruang digital yang aman bagi generasi masa depan. Menurutnya, salah satu prioritas pemerintah saat ini menyusun regulasi untuk perlindungan anak di ruang digital.

"Pemerintah Indonesia secara aktif berupaya memperkuat kebijakan untuk memerangi ancaman dunia maya, mencegah eksploitasi digital, dan mempromosikan literasi digital bagi pengguna muda," papar Wamenkomdigi.

Baca Juga: Lebih Cepat Mana Frekuensi 700 MHz & 26 GHZ atau 1,4 GHz

Oleh karenanya, Nezar Patria menegaskan arti penting keterlibatan penyedia platform digital untuk mengembangkan solusi yang bisa menyeimbangkan kebutuhan regulasi dengan inovasi bisnis.

“Terutama dalam upaya memerangi konten-konten ilegal,” imbuhnya.

Sementara itu Chairman EU-ASEAN Business Council, Jens Rübbert menyatakan ketertarikan dan komitmen delegasi untuk berinvestasi di Indonesia. Menurutnya, delegasi dari berbagai industri ingin mengetahui isu terkini digitalisasi di Indonesia terkini.

"Kami memiliki 129 delegasi yang mewakili 49 perusahaan dan organisasi yang berbeda. Jadi ini merupakan salah satu delegasi terbesar yang pernah ada dan saya pikir itu menunjukkan minat yang kuat dan juga merupakan komitmen terhadap Indonesia," jelasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Hoki Kamu? Cek Peruntungan Shiomu di Tahun Kuda Api 2026
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Tipe Wanita Alpha, Sigma, Beta, Delta, Gamma, atau Omega?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Motor Impian Paling Pas dengan Gaya Hidup, Apakah Sudah Sesuai Isi Dompetmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Transformasi Geometri dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI