Apa yang Akan Terjadi Jika Asteroid Kecil Menghantam Bumi?

Agung Pratnyawan

Jum'at, 14 Februari 2025 | 14:30 WIB
Apa yang Akan Terjadi Jika Asteroid Kecil Menghantam Bumi?
ilustrasi asteroid mendekati Bumi (Pixabay.com/MasterTux)

Suara.com - Sepanjang sejarah, Bumi telah mengalami berbagai peristiwa besar yang mengubah iklim dan ekosistemnya. Salah satu pemicu utama perubahan tersebut adalah tabrakan asteroid, yang dampaknya bisa berlangsung selama bertahun-tahun.

Para ilmuwan terus meneliti peristiwa semacam ini, bukan hanya untuk memahami kepunahan di masa lalu, tetapi juga untuk mempersiapkan diri menghadapi ancaman di masa depan.

Sebuah penelitian terbaru dari IBS Center for Climate Physics (ICCP) di Pusan National University, Korea Selatan, mencoba mensimulasikan apa yang akan terjadi jika asteroid berukuran sedang menghantam Bumi.

Dengan model iklim canggih, mereka menganalisis bagaimana peristiwa ini dapat memengaruhi atmosfer, pola cuaca, dan bahkan ketahanan pangan global. Hasilnya cukup mengejutkan.

Sementara sebagian besar kehidupan akan berjuang untuk bertahan, beberapa justru akan berkembang pesat dalam kondisi yang tidak terduga seperti dirangkum dari Earth.com.

Seberapa Besar Risiko Tabrakan Asteroid?

Bumi dikelilingi oleh banyak objek luar angkasa yang memiliki orbit relatif dekat. Sebagian besar tidak berbahaya, tetapi beberapa memiliki kemungkinan tabrakan yang tidak bisa diabaikan. Salah satu asteroid yang paling diperhatikan adalah Bennu, dengan diameter sekitar 500 meter.

Menurut penelitian terbaru, peluang Bennu menabrak Bumi pada September 2182 adalah 1 banding 2700. Untuk memberikan gambaran, peluang ini sama seperti melempar koin 11 kali berturut-turut dan mendapatkan hasil yang sama setiap kali.

Meskipun kemungkinannya kecil, dampak potensial dari tabrakan semacam itu bisa sangat besar dan menimbulkan gangguan global yang berlangsung selama bertahun-tahun.

baca juga
Ilustrasi asteroid. (Shutterstock)
Ilustrasi asteroid. (Shutterstock)

Simulasi Tabrakan Asteroid dan Dampaknya

Para peneliti ICCP menggunakan superkomputer untuk membuat model tumbukan asteroid berukuran sedang. Hasil simulasi menunjukkan bahwa tabrakan ini akan melepaskan ratusan juta ton debu ke atmosfer atas, menghalangi sinar matahari dan menyebabkan efek pendinginan global mirip dengan dampak letusan gunung berapi besar di masa lalu.

Namun, penelitian ini tidak hanya fokus pada perubahan suhu dan atmosfer. Para ilmuwan juga mempelajari bagaimana ekosistem darat dan laut akan bereaksi terhadap perubahan lingkungan yang tiba-tiba.

Dengan memvariasikan jumlah debu yang disuntikkan ke atmosfer dalam model mereka, para peneliti menemukan bahwa Bumi akan mengalami gangguan besar setidaknya selama tiga hingga empat tahun setelah tumbukan.

Perubahan Iklim Akibat Tabrakan Asteroid

Skenario paling ekstrem dalam penelitian ini menunjukkan bahwa:

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Asteroid Raksasa Berpotensi Menghantam Bumi pada 2032, Ini Lokasi yang Berisiko

Asteroid Raksasa Berpotensi Menghantam Bumi pada 2032, Ini Lokasi yang Berisiko

Tekno | Jum'at, 14 Februari 2025 | 09:38 WIB

Inti Bumi Berubah Bentuk? Ini Penjelasan Para Ilmuwan

Inti Bumi Berubah Bentuk? Ini Penjelasan Para Ilmuwan

Tekno | Kamis, 13 Februari 2025 | 16:06 WIB

Asteroid Sebesar Patung Liberty Ancam Bumi di 2032? NASA Siapkan Strategi Darurat

Asteroid Sebesar Patung Liberty Ancam Bumi di 2032? NASA Siapkan Strategi Darurat

Tekno | Kamis, 13 Februari 2025 | 07:53 WIB

Terkini

Clareesya RoBoKop Minta Maaf Unggah Foto Gaya Takbir Picu Polemik Isu Penistaan Agama

Clareesya RoBoKop Minta Maaf Unggah Foto Gaya Takbir Picu Polemik Isu Penistaan Agama

Entertainment | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:19 WIB

Flores Utara Paling Parah Terdampak Gempa NTT

Flores Utara Paling Parah Terdampak Gempa NTT

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:19 WIB

Daftar Harga HP Samsung Agustus 2026 Lengkap Beserta Varian Tablet

Daftar Harga HP Samsung Agustus 2026 Lengkap Beserta Varian Tablet

Tekno | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:15 WIB

Meriahkan HUT ke-81 RI,  BRI Hadirkan Banyak Promo Istimewa

Meriahkan HUT ke-81 RI, BRI Hadirkan Banyak Promo Istimewa

Sumut | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:13 WIB

5 Rekomendasi Cushion Full Coverage untuk Acara Kondangan, Ada yang Awet sampai 30 Jam

5 Rekomendasi Cushion Full Coverage untuk Acara Kondangan, Ada yang Awet sampai 30 Jam

Lifestyle | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:05 WIB

6 Solusi Baru Shopee untuk Jaga Momentum Pertumbuhan Produk Lokal

6 Solusi Baru Shopee untuk Jaga Momentum Pertumbuhan Produk Lokal

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:01 WIB

Bagaimana Jadinya Jika Domba Menjadi Detektif?

Bagaimana Jadinya Jika Domba Menjadi Detektif?

Your Say | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:01 WIB

ROG AI Masterclass 2026: ASUS ROG Buka Edukasi AI di Yogyakarta, Kota Pertama Rangkaian Nasional

ROG AI Masterclass 2026: ASUS ROG Buka Edukasi AI di Yogyakarta, Kota Pertama Rangkaian Nasional

Jogja | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 12:45 WIB

Sempat Rendahkan Timnas Indonesia, Sergio Aguero Ngamuk Usai Media Vietnam Sebut Malaysia Tim C

Sempat Rendahkan Timnas Indonesia, Sergio Aguero Ngamuk Usai Media Vietnam Sebut Malaysia Tim C

Bola | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 12:43 WIB

Pertamina Patra Niaga Turunkan Harga Bright Gas per 15 Agustus 2026

Pertamina Patra Niaga Turunkan Harga Bright Gas per 15 Agustus 2026

Bisnis | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 12:37 WIB

×