Asteroid Sebesar Patung Liberty Menuju Bumi? Simulasi Ungkap Dampak Mengerikan!

Budi Arista Romadhoni

Sabtu, 15 Februari 2025 | 08:25 WIB
Asteroid Sebesar Patung Liberty Menuju Bumi? Simulasi Ungkap Dampak Mengerikan!
Ilustrasi Asteroid menuju bumi. [Foto : ANTARA]

Suara.com - Sebuah simulasi terbaru mengungkap skenario menakutkan jika asteroid berukuran sebesar Patung Liberty menabrak Bumi.

Dilansir dari UNILAD, asteroid 2024 YR4, yang saat ini dipantau NASA, diperkirakan memiliki diameter antara 130 hingga 300 kaki (sekitar 90 meter) dan bergerak dengan kecepatan 17 kilometer per detik (38.000 mph).

Meskipun peluang tabrakannya hanya 2,3 persen, angka ini hampir dua kali lipat dari perkiraan sebelumnya yang hanya 1,2 persen sebulan lalu.

Simulasi yang menggunakan aplikasi Asteroid Launcher memungkinkan siapa saja melihat dampak tabrakan asteroid di berbagai kota di dunia. Hasilnya cukup mengerikan.

Dampak Jika 2024 YR4 Menabrak Kota

Asteroid Bennu, seperti yang terlihat pada 6 Januari 2019, oleh pesawat luar angkasa OSIRIS-REx milik NASA. (Kredit gambar: NASA/Goddard/Universitas Arizona)
Ilustrasi Asteroid (Kredit gambar: NASA/Goddard/Universitas Arizona)

Misalnya, jika asteroid ini menghantam Washington D.C. dengan sudut 45 derajat, simulasi menunjukkan:

  • Kawah raksasa dengan lebar 978 km dan kedalaman 208 meter akan terbentuk.
  • Gelombang kejut 228 desibel, lebih keras dari suara jet militer saat lepas landas, akan menyebabkan kematian 13.395 orang.
  • Kerusakan organ: Orang dalam radius 2,2 km berisiko mengalami kerusakan paru-paru, sementara mereka yang berada 2,9 km dari pusat tumbukan bisa mengalami pecah gendang telinga.
  • Bangunan dalam radius 5 km akan hancur total.
  • Ledakan angin berkecepatan 2 km/s diperkirakan menewaskan 90.469 orang, dengan kecepatan angin di pusat tumbukan lebih dahsyat dari badai di Jupiter.
  • Rumah dalam radius 2,5 km akan rata dengan tanah.

Simulasi ini dibuat oleh Neil Agarwal, seorang pengembang yang merancang Asteroid Launcher berdasarkan riset akademik tentang dampak tabrakan asteroid.

Konsep ini mirip dengan Nukemap, sebuah simulasi yang dirancang oleh sejarawan sains Alex Wellerstein pada 2012 untuk mensimulasikan dampak ledakan nuklir di berbagai lokasi.

Meskipun tabrakan asteroid tetap merupakan kemungkinan kecil, penelitian ini menjadi pengingat penting tentang perlunya teknologi pertahanan planet untuk mengantisipasi skenario terburuk.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Strategi Ilmuwan Mencegah Asteroid Penghancur Kota: Dari Simulasi hingga Teknologi Defleksi

Strategi Ilmuwan Mencegah Asteroid Penghancur Kota: Dari Simulasi hingga Teknologi Defleksi

Tekno | Sabtu, 15 Februari 2025 | 07:55 WIB

Efisiensi Anggaran Prabowo, BMKG Jamin Alat Pemantau Gempa Bumi dan Tsunami Tak Terdampak

Efisiensi Anggaran Prabowo, BMKG Jamin Alat Pemantau Gempa Bumi dan Tsunami Tak Terdampak

Tekno | Jum'at, 14 Februari 2025 | 22:01 WIB

Apa yang Akan Terjadi Jika Asteroid Kecil Menghantam Bumi?

Apa yang Akan Terjadi Jika Asteroid Kecil Menghantam Bumi?

Tekno | Jum'at, 14 Februari 2025 | 14:30 WIB

Terkini

Rincian Update Game Ragnarok Origin Classic, Ada Job hingga Server Baru

Rincian Update Game Ragnarok Origin Classic, Ada Job hingga Server Baru

Tekno | Jum'at, 10 Juli 2026 | 19:11 WIB

Jelang Galaxy Unpacked, Samsung Beberkan Masa Depan AI yang Lebih Personal dan Aman

Jelang Galaxy Unpacked, Samsung Beberkan Masa Depan AI yang Lebih Personal dan Aman

Tekno | Jum'at, 10 Juli 2026 | 17:05 WIB

Indonesia Siapkan Strategi Geopolitik Digital, Chip dan Mineral Kritis Jadi Andalan

Indonesia Siapkan Strategi Geopolitik Digital, Chip dan Mineral Kritis Jadi Andalan

Tekno | Jum'at, 10 Juli 2026 | 16:41 WIB

Shopee - Meta, Kreator Instagram Kini Bisa Dapat Komisi dari Reels dan Feed Lewat Program Afiliasi

Shopee - Meta, Kreator Instagram Kini Bisa Dapat Komisi dari Reels dan Feed Lewat Program Afiliasi

Tekno | Jum'at, 10 Juli 2026 | 16:18 WIB

Dulunya Hutan Tropis Kini Benua Es, Bagaimana Antartika Terbentuk?

Dulunya Hutan Tropis Kini Benua Es, Bagaimana Antartika Terbentuk?

Tekno | Jum'at, 10 Juli 2026 | 16:06 WIB

6 Fitur Wajib HP Kelas Menengah untuk Gaming, Lancar Tanpa Lag

6 Fitur Wajib HP Kelas Menengah untuk Gaming, Lancar Tanpa Lag

Tekno | Jum'at, 10 Juli 2026 | 15:42 WIB

Quantum Accelerator Pertama di Singapura Resmi Diluncurkan, Startup Indonesia Masuk Daftar

Quantum Accelerator Pertama di Singapura Resmi Diluncurkan, Startup Indonesia Masuk Daftar

Tekno | Jum'at, 10 Juli 2026 | 15:27 WIB

8 HP Murah dengan Kamera Terbaik untuk Fotografi Ringan 2026, Hasil Jernih

8 HP Murah dengan Kamera Terbaik untuk Fotografi Ringan 2026, Hasil Jernih

Tekno | Jum'at, 10 Juli 2026 | 13:11 WIB

Spill Rahasia Konten Estetik Tanpa Ribet, Cukup Pakai OPPO Reno16 Series

Spill Rahasia Konten Estetik Tanpa Ribet, Cukup Pakai OPPO Reno16 Series

Tekno | Jum'at, 10 Juli 2026 | 11:51 WIB

Perbandingan Spesifikasi Infinix Hot 70 vs Tecno Spark 50, Duel HP Murahh Baterai Jumbo

Perbandingan Spesifikasi Infinix Hot 70 vs Tecno Spark 50, Duel HP Murahh Baterai Jumbo

Tekno | Jum'at, 10 Juli 2026 | 10:59 WIB

×