Cuplikan Video Lawas Nicholas Saputra Tak Dibantu Aparat Viral, Sindir Oknum Sejak Dulu?

Cesar Uji Tawakal, Rezza Dwi Rachmanta

Minggu, 23 Februari 2025 | 19:27 WIB
Cuplikan Video Lawas Nicholas Saputra Tak Dibantu Aparat Viral, Sindir Oknum Sejak Dulu?
Nicholas Saputra. [Suara.com/Rena Pangesti]

Suara.com - Cuplikan video lawas Nicholas Saputra yang tak dibantu aparat viral di media sosial. Video tersebut viral bersamaan dengan trending-nya pembahasan 'Polisi' dan 'Sukatani'.

Pantauan dari Trends24.in, polisi trending topik di Indonesia pada Minggu (23/02/2025) setelah dicuitkan lebih 100 ribu kali. Sebagai informasi, Polisi dan Sukatani trending di X regional Indonesia dalam tiga hari terakhir.

Lagu "Bayar Bayar Bayar" ciptaan band Sukatani juga viral karena dianggap menyinggung institusi kepolisian. Sukatani semakin viral setelah mereka mengunggah video permohonan maaf kepada Kapolri terkait lagu "Bayar Bayar Bayar".

Tak berselang lama, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo buka suara dan mengaku bahwa kepolisian tidak anti kritik. Ia menduga terdapat kesalahpahaman sehingga Sukatani akhirnya meminta maaf.

Netizen di X kini mengkritik aparat dengan membagikan cuplikan video lawas mengenai film yang dibintangi Nicholas Saputra. Menurut netizen, oknum polisi sebenarnya sudah ramai disindir sejak tahun 2005 melalui cuplikan film Janji Joni.

Nicholas Saputra saat itu berakting sebagai Joni, pemeran utama pada film. Saat akan mengantar rol film, Nicholas Saputra justru kehilangan motor.

Polisi trending di X. (ist)
Polisi trending di X. (ist)

Nicholas Saputra sempat mengadukan masalahnya ke polisi ketika mengejar maling motor. Bukannya ikut mengejar, polisi di film tersebut justru meminta Nicholas Saputra ke kantor untuk membuat laporan.

"Wkwkwkwkw di film ini Nicsap motornya dicuri dan polisinya nggak membantu sama sekali," tulis @KemenperinRI. Cuplikan video itu viral setelah memperoleh 2.900 retweet dan 13 ribu tanda suka.

Pada film Janji Joni, pemeran utama lantas memilih untuk mengejar maling motor setelah cukup 'ribet' berurusan dengan polisi. Postingan video viral tersebut mendapat beragam komentar dari netizen.

baca juga

"Kok ini nggak dipersekusi ya? Lebih gamblang ini loh padahal ada visualnya," cuit @be**at**mpat.

"Itu film tahun 2005 dan kondisinya belum banyak berubah (emoticon tertawa)," balas @na**ti**akbar.

"Dan beberapa tahun setelah kejadian menjengkelkan itu, Nicsap memilih menjadi polisi dan bertekad memperbaiki institusi dari dalam (film Sayap-Sayap Patah). Gokzzz," canda @i**y**an_.

"Enak ya polisinya nggak perlu akting," komentar @is**haki. Postingan video viral mengenai cuplikan lawas Nicholas Saputra bisa dilihat melalui LINK INI.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tanggapi Meme Jokowi Masuk Gorong-Gorong, Politisi PSI: Awal Kehancuran PDIP?

Tanggapi Meme Jokowi Masuk Gorong-Gorong, Politisi PSI: Awal Kehancuran PDIP?

Tekno | Minggu, 23 Februari 2025 | 17:30 WIB

Bupati Purbalingga Janji Bantu Novi Vokalis Sukatani Cari Pekerjaan Baru Usai Dipecat Jadi Guru

Bupati Purbalingga Janji Bantu Novi Vokalis Sukatani Cari Pekerjaan Baru Usai Dipecat Jadi Guru

Entertainment | Minggu, 23 Februari 2025 | 18:35 WIB

Lirik 'Bayar Bayar Bayar' Tak Masalah, Kapolri Ingin Sukatani Jadi Duta Polri

Lirik 'Bayar Bayar Bayar' Tak Masalah, Kapolri Ingin Sukatani Jadi Duta Polri

News | Minggu, 23 Februari 2025 | 16:00 WIB

Membedah Makna Logo Sukatani, Lagu 'Bayar Bayar Bayar' Diduga Disabotase gegara Sindir Polisi

Membedah Makna Logo Sukatani, Lagu 'Bayar Bayar Bayar' Diduga Disabotase gegara Sindir Polisi

Lifestyle | Minggu, 23 Februari 2025 | 16:04 WIB

Terkini

Transformasi Digital BRI Bersama Danantara, BRImo Layani 49,7 Juta Pengguna

Transformasi Digital BRI Bersama Danantara, BRImo Layani 49,7 Juta Pengguna

Surakarta | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 14:32 WIB

SMPN 1 Blora dan Dinas Pendidikan Telusuri Dugaan Perundungan Siswa Kelas IX

SMPN 1 Blora dan Dinas Pendidikan Telusuri Dugaan Perundungan Siswa Kelas IX

Jawa Tengah | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 14:32 WIB

Kiprah Bebizie Sri Mulyati: Dari Panggung Dangdut, Jadi Anggota DPRD Kini Diperiksa KPK

Kiprah Bebizie Sri Mulyati: Dari Panggung Dangdut, Jadi Anggota DPRD Kini Diperiksa KPK

Entertainment | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 14:31 WIB

SPPG di Karo Disuspend Buntut Ratusan Siswa Keracunan MBG, Kepala SPPG Diperiksa

SPPG di Karo Disuspend Buntut Ratusan Siswa Keracunan MBG, Kepala SPPG Diperiksa

Sumut | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 14:29 WIB

BRImo Catat 49,7 Juta Pengguna, Transaksi Melejit Rp4.166 Triliun

BRImo Catat 49,7 Juta Pengguna, Transaksi Melejit Rp4.166 Triliun

Jogja | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 14:28 WIB

Soal RUU Perampasan Aset: Menkum Sebut Draf Sudah Siap, Pemerintah Tunggu Inisiatif DPR

Soal RUU Perampasan Aset: Menkum Sebut Draf Sudah Siap, Pemerintah Tunggu Inisiatif DPR

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 14:28 WIB

BRImo Makin Diminati, 49,7 Juta Pengguna Catat Transaksi Rp4.166 Triliun

BRImo Makin Diminati, 49,7 Juta Pengguna Catat Transaksi Rp4.166 Triliun

Bali | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 14:28 WIB

Wacana Pengadilan Ad Hoc BUMN Mencuat, Menkum: Itu Warning dari Presiden

Wacana Pengadilan Ad Hoc BUMN Mencuat, Menkum: Itu Warning dari Presiden

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 14:26 WIB

Sidang Korupsi Fadia Arafiq Ungkap Dugaan Pencopotan Outsourcing Bermotif Politik

Sidang Korupsi Fadia Arafiq Ungkap Dugaan Pencopotan Outsourcing Bermotif Politik

Jawa Tengah | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 14:26 WIB

Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat

Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 14:26 WIB

×