Apple Naikkan Produksi iPhone, Samsung-LG Ikut Untung

Dicky Prastya

Senin, 21 April 2025 | 19:48 WIB
Apple Naikkan Produksi iPhone, Samsung-LG Ikut Untung
Ilustrasi. Foto: iPhone 16 Series Akhirnya Hadir di Digimap, Pembeli Pre-Order Mengantri dari Pagi, Jakarta, Jumat (11/4/2025). [Suara.com/Dythia]

Kendati begitu peningkatan produksi ini bukan ditujukan untuk produk baru Apple. Rencana ini akan dilakukan untuk iPhone dan iPad yang sudah dirilis.

Artinya, Apple hanya menimbun stok sebelum meluncurkan iPhone 17 pada September 2025 mendatang.

Jika tekanan tarif Trump mulai reda, Apple kemungkinan dapat lebih fleksibel menghadapi pesanan musim gugur.

Pendekatan proaktif Apple sangat masuk akal. Ini menunjukkan perusahaan tidak menunggu untuk melihat bagaimana kebijakan perdagangan berjalan.

Sebaliknya, perusahaan mengambil langkah-langkah untuk menjaga aliran produk dan menghindari kekacauan rantai pasokan.

Dengan peluncuran iPhone 17 yang makin dekat, keputusan Apple meningkatkan produksi dinilai memberikan perusahaan jalan lebih mulus ke depan lewat stok produk lama.

Apple kirim 600 ton iPhone 

Sebelumnya Apple dilaporkan diam-diam mengirim 600 ton atau sekitar 1,5 juta unit iPhone dari India dan China ke Amerika Serikat hanya dalam waktu tiga hari.

Kebijakan ini dilakukan demi menghindari efek tarif impor baru yang diumumkan Presiden AS Donald Trump, sebagaimana dikutip dari Gulf News, Jumat (11/4/2025).

baca juga

Disebutkan kalau pengiriman iPhone dilakukan Apple melalui lima hingga enam penerbangan kargo carteran pada akhir Maret. Ini bertujuan untuk menimbun inventaris jelang tarif 10 persen yang diumumkan oleh pemerintahan Trump.

Dengan memindahkan smartphone tersebut, Apple disebut dapat melindungi konsumen Amerika dari kenaikan harga langsung dan mempertahankan pangsa pasarnya.

Menurut laporan dari media lokal, raksasa teknologi AS itu juga mempercepat pengurusan bea cukai di bandara Chennai India demi memfasilitasi ekspor cepat.

Apple sendiri sebenarnya tidak memiliki rencana untuk menaikkan harga iPhone di India maupun negara lain. Tapi sejumlah analis menyebut kalau kebijakan tarif Trump ini bisa berpengaruh ke semua harga iPhone secara global.

Tak hanya itu, gudang Apple di AS juga dilaporkan terisi penuh untuk mengamankan produk selama beberapa bulan. Artinya, perusahaan sudah menyiapkan cadangan iPhone untuk menekan peluang kenaikan tarif.

Diketahui penimbunan strategis ini terjadi saat Apple mengalihkan sebagian besar jejak manufakturnya dari China. India muncul sebagai alternatif utama, dengan Apple berfokus besar pada produksi iPhone dan AirPods di sana.

Pemerintah AS sendiri telah mengenakan tarif sebesar 10 persen yang seragam pada semua barang impor dari negara lain. Trump pun sudah mengumumkan tarif timbal balik tambahan sebesar 26 persen yang berlaku mulai 9 April terhadap India.

Tapi pada 10 April, Trump mengeluarkan Perintah Eksekutif yang mengumumkan peningkatan lebih lanjut dari apa yang disebut tarif resiprokal pada barang-barang China. Namun dirinya juga memerintahkan penundaan selama 90 hari untuk semua negara lain, kecuali China.

Di sisi lain China tak tinggal diam. Pemerintah Xi Jinping itu membalas perang dagang tersebut dengan menaikkan tarif barang ke AS hingga 125 persen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Galaxy Z Fold dan Galaxy Z Flip 7 Siap Diproduksi Massal, HP Lipat Tiga Menyusul

Galaxy Z Fold dan Galaxy Z Flip 7 Siap Diproduksi Massal, HP Lipat Tiga Menyusul

Tekno | Senin, 21 April 2025 | 18:46 WIB

Pemerintah Koordinasi Intens Soal Tarif Trump, Buka Opsi Pembenahan Regulasi hingga Cari Pasar Baru

Pemerintah Koordinasi Intens Soal Tarif Trump, Buka Opsi Pembenahan Regulasi hingga Cari Pasar Baru

News | Senin, 21 April 2025 | 17:44 WIB

LG Batalkan Investasi Baterai EV di Indonesia Senilai Rp130 Triliun

LG Batalkan Investasi Baterai EV di Indonesia Senilai Rp130 Triliun

Bisnis | Senin, 21 April 2025 | 10:26 WIB

Riset Samsung: Anak Muda Indonesia Mulai Gunakan AI untuk Belajar

Riset Samsung: Anak Muda Indonesia Mulai Gunakan AI untuk Belajar

Tekno | Jum'at, 18 April 2025 | 18:58 WIB

Imbangi Neraca Dagang Demi Negosiasi, RI Tingkatkan Impor LPG dari AS hingga 85 Persen

Imbangi Neraca Dagang Demi Negosiasi, RI Tingkatkan Impor LPG dari AS hingga 85 Persen

News | Jum'at, 18 April 2025 | 10:36 WIB

Samsung Galaxy M56 5G Rilis dengan Harga Rp 4 Jutaan, Diklaim Tertipis di Segmennya

Samsung Galaxy M56 5G Rilis dengan Harga Rp 4 Jutaan, Diklaim Tertipis di Segmennya

Tekno | Jum'at, 18 April 2025 | 09:03 WIB

Terkini

Rakyat Akan Marah! 470 Kepala Daerah Tak Mampu Bayar PPPK Tapi Minta Naik Gaji

Rakyat Akan Marah! 470 Kepala Daerah Tak Mampu Bayar PPPK Tapi Minta Naik Gaji

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:31 WIB

Gunakan Uang Hasil Sikat Korupsi, Prabowo Janji Investasi Besar di Sektor Pendidikan dan Riset

Gunakan Uang Hasil Sikat Korupsi, Prabowo Janji Investasi Besar di Sektor Pendidikan dan Riset

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:24 WIB

John Herdman Blak-blakan Akui Timnas Indonesia Sedang Terluka Jelang Melawan Singapura

John Herdman Blak-blakan Akui Timnas Indonesia Sedang Terluka Jelang Melawan Singapura

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Pemerintah Dorong Produk Indonesia Masuk Rantai Pasok Haji Arab Saudi

Pemerintah Dorong Produk Indonesia Masuk Rantai Pasok Haji Arab Saudi

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:12 WIB

Catut Nama Prabowo, Istana Bantah Makalah Nobel Soal Program MBG

Catut Nama Prabowo, Istana Bantah Makalah Nobel Soal Program MBG

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:11 WIB

Lulur Keraton Kembali Jadi Sorotan, Warisan Kecantikan Nusantara yang Tetap Relevan hingga Kini

Lulur Keraton Kembali Jadi Sorotan, Warisan Kecantikan Nusantara yang Tetap Relevan hingga Kini

Lifestyle | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:09 WIB

Calon Hakim Agung Usul RUU Perampasan Diganti Jadi Pemulihan Aset, Menkum Tunggu Langkah DPR

Calon Hakim Agung Usul RUU Perampasan Diganti Jadi Pemulihan Aset, Menkum Tunggu Langkah DPR

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:01 WIB

Dinilai Keliru, Mahasiswa Layangkan Nota Keberatan atas Inpres Koperasi Merah Putih

Dinilai Keliru, Mahasiswa Layangkan Nota Keberatan atas Inpres Koperasi Merah Putih

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 21:43 WIB

Kopdes Merah Putih Berpotensi Jadi 'Hambalang Kecil', Masa Depan Desa Digadaikan

Kopdes Merah Putih Berpotensi Jadi 'Hambalang Kecil', Masa Depan Desa Digadaikan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 21:36 WIB

Norman Joesoef Jadi Wamenhan? Pakar: Rawan Konflik Kepentingan dan Pengalaman Birokrasi Nol

Norman Joesoef Jadi Wamenhan? Pakar: Rawan Konflik Kepentingan dan Pengalaman Birokrasi Nol

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 21:30 WIB

×