Awas! Ada Malware Nyamar Jadi Asisten AI, Bisa Curi Data Kamu

Lintang Siltya Utami | Suara.com

Senin, 16 Juni 2025 | 16:10 WIB
Awas! Ada Malware Nyamar Jadi Asisten AI, Bisa Curi Data Kamu
Ilustrasi malware. [Pixabay]

Suara.com - Pengguna asisten pintar berbasis teknologi kecerdasan buatan (AI) harus lebih waspada saat ini karena telah ditemukan malware baru yang menyamar sebagai asisten AI dan dapat mencuri data pribadi pengguna.

Trojan tersebut ditemukan melalui aplikasi Large Language Model (LLM) palsu DeepSeek-R1 untuk PC oleh para peneliti Kaspersky GReAT. Malware tersebut didistribusi melalui situs phising yang berpura-pura menjadi beranda resmi DeepSeek dan dipromosikan melalui Google Ads.

Temuan ini harus menjadi perhatian karena DeepSeek cukup sering digunakan sebagai asisten AI, selain ChatGPT dan Gemini AI. 

Menurut keterangan resmi yang diterima Suara.com, tujuan serangan tersebut adalah untuk memasang BrowserVenom, malware yang mengonfigurasi peramban web pada perangkat korban untuk menyalurkan lalu lintas web melalui server penyerang, sehingga memungkinkan pengumpulan data pengguna.

Ilustrasi DeepSeek. [Pexels]
Ilustrasi DeepSeek. [Pexels]

Data-data yang dikumpulkan umumnya bersifat kredensial dan sensitif. Dilaporkan bahwa infeksi malware baru ini telah terdeteksi di sejumlah negara, seperti Brasil, Kuba, Meksiko, India, Nepal, Mesir, dan Afrika Selatan.

Skema yang dijalankan akan membuat pengguna diarahkan ke situs phising yang meniru alamat platform DeepSeek asli melalui iklan Google. Situs itu akan muncul di iklan ketika pengguna mencari "deepseek r1" pada laman pencarian.

Setelah pengguna mengklik situs DeepSeek palsu tersebut, pemeriksaan akan dilakukan untuk mengidentifikasi sistem operasi di perangkat pengguna. Jika target menggunakan Windows, maka pengguna akan diberikan tombol untuk mengunduh alat untuk menggunakan LLM secara offline.

Ditemukan bahwa sistem operasi lain tidak menjadi target pada saat penelitian. Sebagai informasi, DeepSeek juga dapat dijalankan secara offline di PC menggunakan alat seperti Ollama atau LM Studio, dan penyerang memanfaatkan cara ini dalam mendistribusikan malware tersebut.

Kemudian, setelah pengguna mengklik tombol dan lulus uji CAPTCHA, file penginstal berbahaya diunduh dan pengguna diberikan pilihan untuk mengunduh dan menginstal Ollama atau LM Studio.

Jika salah satu pilihan dipilih, bersama dengan penginstal Ollama atau LM Studio yang sah, malware akan terinstal di sistem dan melewati perlindungan Windows Defender dengan algoritma khusus.

Menariknya, prosedur ini memerlukan hak istimewa administrator untuk profil pengguna di Windows. Oleh karena itu, jika profil pengguna di Windows tidak memiliki hak istimewa ini, infeksi malware tidak akan terjadi.

Setelah malware berbahaya terinstal, malware akan mengonfigurasi semua peramban web dalam sistem untuk secara paksa menggunakan proxy yang dikendalikan oleh penyerang, yang memungkinkan mereka untuk memata-matai data penelusuran sensitif dan memantau aktivitas penelusuran korban.

Mengingat sifatnya yang memaksa, maka para peneliti Kaspersky menjuluki malware tersebut sebagai BrowserVenom.

Menurut para ahli, penjahat siber saat ini semakin mengeksploitasi popularitas alat AI sumber terbuka dengan mendistribusikan paket berbahaya dan penginstal palsu yang dapat secara diam-diam menginstal keylogger, cryptominer, atau infostealer.

Alat palsu ini membahayakan data sensitif pengguna dan menimbulkan ancaman, terutama ketika pengguna telah mengunduhnya dari sumber yang tidak terverifikasi.

Ada beberapa cara yang dapat dilakukan pengguna DeepSeek agar terhindar dari ancaman malware semacam itu. Disarankan agar pengguna memeriksa alamat situs web dengan benar guna memverifikasi keasliannya dan menghindari penipuan.

Pengguna juga harus memastikan mengunduh alat LLM offline dari sumber resmi, seperti ollama.com dan lmstudio.ai.

Pengguna wajib menggunakan alat keamanan tepercaya untuk mencegah peluncuran file yang berbahaya. Tak hanya itu, pengguna juga harus memastikan hasil pencarian internet yang sah dan sebisa mungkin menghindari penggunaan Windows pada profil dengan hak istimewa admin.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gibran Ngebet Kurikulum AI di Sekolah, Mendikdasmen Sebut AI Tak Bikin Manusia Cerdas, Tapi Culas

Gibran Ngebet Kurikulum AI di Sekolah, Mendikdasmen Sebut AI Tak Bikin Manusia Cerdas, Tapi Culas

News | Minggu, 15 Juni 2025 | 18:43 WIB

Kebijakan Gibran Ingin Terapkan Kurikulum AI Diskakmat Menteri Pendidikan

Kebijakan Gibran Ingin Terapkan Kurikulum AI Diskakmat Menteri Pendidikan

News | Sabtu, 14 Juni 2025 | 16:47 WIB

AMD Memperkenalkan Platform AI Terintegrasi dan Infrastruktur Rak-Skala Terbuka di Advancing AI 2025

AMD Memperkenalkan Platform AI Terintegrasi dan Infrastruktur Rak-Skala Terbuka di Advancing AI 2025

Tekno | Sabtu, 14 Juni 2025 | 13:17 WIB

Terkini

Vivo T5 Pro Resmi Debut, HP Midrange Baterai 9.020 mAh Ini Siap ke Indonesia

Vivo T5 Pro Resmi Debut, HP Midrange Baterai 9.020 mAh Ini Siap ke Indonesia

Tekno | Rabu, 15 April 2026 | 16:40 WIB

Skip iPhone X: Ini 5 iPhone Terlawas yang Masih Layak Dibeli 2026

Skip iPhone X: Ini 5 iPhone Terlawas yang Masih Layak Dibeli 2026

Tekno | Rabu, 15 April 2026 | 16:10 WIB

7 HP Oppo RAM 8 GB dengan Kamera Bagus, Hasil Jernih Cocok Buat Eksis di Medsos

7 HP Oppo RAM 8 GB dengan Kamera Bagus, Hasil Jernih Cocok Buat Eksis di Medsos

Tekno | Rabu, 15 April 2026 | 16:10 WIB

Update Anyar Roblox di PS5, Hadirkan Peningkatan Performa dan Fitur Baru

Update Anyar Roblox di PS5, Hadirkan Peningkatan Performa dan Fitur Baru

Tekno | Rabu, 15 April 2026 | 16:10 WIB

Penjualan iPhone Diprediksi Naik, hello Store Gelar Event Besar di 3 Kota

Penjualan iPhone Diprediksi Naik, hello Store Gelar Event Besar di 3 Kota

Tekno | Rabu, 15 April 2026 | 16:03 WIB

Makin Serius, Sony Umumkan Update Film Legend of Zelda dan Helldivers

Makin Serius, Sony Umumkan Update Film Legend of Zelda dan Helldivers

Tekno | Rabu, 15 April 2026 | 15:32 WIB

Balik ke Industri Ponsel, HP Gaming Lenovo Legion Y70 2026 Rilis Bulan Depan

Balik ke Industri Ponsel, HP Gaming Lenovo Legion Y70 2026 Rilis Bulan Depan

Tekno | Rabu, 15 April 2026 | 15:04 WIB

7 HP Realme dengan NFC Termurah 2026, Mulai Rp1 Jutaan buat Transaksi Digital

7 HP Realme dengan NFC Termurah 2026, Mulai Rp1 Jutaan buat Transaksi Digital

Tekno | Rabu, 15 April 2026 | 14:51 WIB

5 HP Baterai Jumbo Tahan Seharian, Gak Perlu Sering Ngecas!

5 HP Baterai Jumbo Tahan Seharian, Gak Perlu Sering Ngecas!

Tekno | Rabu, 15 April 2026 | 13:35 WIB

Siap Rilis, Oppo Find X9s Usung Tombol Khusus dan Kamera Premium 50 MP

Siap Rilis, Oppo Find X9s Usung Tombol Khusus dan Kamera Premium 50 MP

Tekno | Rabu, 15 April 2026 | 13:09 WIB