Peluncuran Game Dying Light: The Beast Ditunda, Developer Butuh Waktu Tambahan

Sabtu, 26 Juli 2025 | 13:12 WIB
Peluncuran Game Dying Light: The Beast Ditunda, Developer Butuh Waktu Tambahan
Game horor zombie, Dying Light The Beast. (Steam)

Suara.com - Dying Light merupakan salah satu game survival horor dengan banyak pengggemar di tingkat global. Sang developer, Techland, baru-baru ini mengungkap bila Dying Light: The Beast mengalami penundaan karena mereka membutuhkan waktu tambahan.

Menurut Techland, waktu tambahan diperlukan untuk memoles game horor zombie agar lebih sempurna.

Techland, selaku pengembang sekaligus penerbit, mengumumkan bahwa tanggal rilis game survival horor ini diundur selama empat minggu, dari jadwal semula 21 Agustus menjadi 19 September 2025.

Penundaan berlaku untuk perilisan di PC, PS5, dan Xbox Series S/X, sementara versi PS4 dan Xbox One masih dijadwalkan menyusul pada akhir tahun yang sama.

Alasan di balik keputusan tersebut adalah komitmen Techland untuk menyajikan sebuah mahakarya yang benar-benar terpoles sempurna bagi para penggemar. Dalam sebuah pengumuman di situs resminya, Techland menegaskan ambisi mereka.

Game horor zombie, Dying Light The Beast. (Steam)
Game horor zombie, Dying Light The Beast. (Steam)

"Tujuan kami selalu menjadikan Dying Light: The Beast sebagai game Dying Light terbaik yang pernah kami rilis. Untuk memenuhi janji ini, kami memutuskan memindahkan tanggal rilis ke 19 September 2025, agar ada waktu untuk penyempurnaan lebih lanjut," ungkap Techland dikutip dari GameSpot.

Waktu tambahan bakal dimanfaatkan secara maksimal untuk menyempurnakan berbagai aspek krusial, mulai dari menyeimbangkan elemen gameplay, meningkatkan kejelasan antarmuka (UI), hingga memoles kualitas fisika, cutscene, dan animasi pemain.

Ini adalah sebuah langkah yang menunjukkan dedikasi untuk kualitas di atas kecepatan rilis. Meski harus menunggu lebih lama, antusiasme untuk Dying Light: The Beast tetap membara, terutama dengan kembalinya protagonis favorit penggemar, Kyle Crane.

Setelah satu dekade ditawan dan menjadi subjek eksperimen genetik oleh sosok antagonis bernama Baron, Crane akhirnya bebas dan siap membalas dendam.

Baca Juga: Anti-Bosan! 5 Rekomendasi Game Offline Android yang Wajib Kamu Coba

Berbekal kemampuan parkour khasnya yang kini diperkuat dengan kekuatan baru pemicu amarah, pemain akan menjelajahi Castor Woods yang dipenuhi gerombolan zombie.

Game ini menjanjikan siklus siang-malam yang drastis mengubah cara bermain, serta dukungan co-op hingga empat pemain dengan progres bersama. Techland berjanji akan memberikan pembaruan rutin, termasuk demo yang bisa dimainkan di Gamescom Agustus nanti.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

SIMULASI TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Warna Helm Motor Favorit Ungkap Karakter Pasangan Ideal, Tipe Mana Idamanmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kim Seon-ho atau Cha Eun-woo? Cari Tahu Aktor Korea yang Paling Cocok Jadi Pasanganmu!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tes Kepintaran GTA Kamu Sebelum Grand Theft Auto 6 Rilis!
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Kamu Tipe Red Flag, Green Flag, Yellow Flag atau Beige Flag?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apa Kabar Kamu Hari Ini? Cek Pesan Drakor untuk Hatimu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tablet Apa yang Paling Cocok sama Gaya Hidup Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Film Makoto Shinkai Mana yang Menggambarkan Kisah Cintamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Jadi Superhero, Kamu Paling Mirip Siapa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Destinasi Liburan Mana yang Paling Cocok dengan Karakter Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Merek Sepatu Apa yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI