Tanggal 5 Agustus 2025 Jadi Hari Terpendek, Apa Pengaruhnya Bagi Manusia?

Eko Faizin

Selasa, 05 Agustus 2025 | 10:56 WIB
Tanggal 5 Agustus 2025 Jadi Hari Terpendek, Apa Pengaruhnya Bagi Manusia?
Tanggal 5 Agustus 2025 Jadi Hari Terpendek, Apa Pengaruhnya Bagi Manusia? [Shutterstock]

Suara.com - Dunia maya sedang ramai membahas fenomena 5 Agustus 2025 yang disebut-sebut akan menjadi salah satu hari terpendek sepanjang tahun.

Kabar ini sontak membuat banyak orang, terutama kaum milenial dan Gen Z, penasaran. Apakah waktu akan tercuri, haruskah khawatir?

Memang benar, para ilmuwan memprediksi bahwa pada tanggal tersebut, bumi akan berotasi sedikit lebih cepat, membuat durasi hari lebih pendek sekitar 1,25 milidetik.

Sebagai perbandingan, satu kedipan mata saja membutuhkan waktu sekitar 100 milidetik.

Jadi, perubahan ini sangatlah kecil dan tidak akan mungkin dirasakan oleh manusia dalam aktivitas sehari-hari.

Lalu, jika tidak terasa, apa sebenarnya pengaruh fenomena ini bagi para penghuni bumi?

Jawaban singkatnya adalah tidak ada.

Tidak Berpengaruh pada Jam Biologis: Tubuh tidak akan merasakan perbedaan sepersekian detik ini. Ritme sirkadian atau jam biologis yang mengatur waktu tidur dan bangun tidak akan terganggu.

Aktivitas Normal: Anda tidak akan terlambat bekerja atau ketinggalan jadwal hanya karena hari menjadi lebih pendek 1,25 milidetik. Semua akan berjalan seperti biasa.

baca juga

Tidak Ada Efek Fisik: Fenomena ini tidak akan menyebabkan pusing, gempa bumi, atau bencana alam lainnya.

Bumi berputar dengan kecepatan yang stabil, dan kita semua bergerak bersamanya, sehingga tidak ada guncangan yang terasa.

Singkatnya, bagi 7 miliar lebih penduduk Bumi, hari terpendek pada 5 Agustus 2025 akan berlalu tanpa disadari sama sekali.

Terasa di Dunia Teknologi Super Canggih

Meskipun tidak berdampak bagi manusia secara langsung, perpendekan durasi hari ini menjadi perhatian serius bagi para ilmuwan dan insinyur di bidang teknologi presisi tinggi.

Perubahan sekecil apa pun sangat krusial bagi sistem yang mengandalkan sinkronisasi waktu super akurat.

Berikut adalah pihak yang paling "merasakan" dampaknya:

Sistem Navigasi Global (GPS): Satelit GPS mengandalkan jam atom yang luar biasa presisi untuk menentukan lokasi Anda.

Perbedaan waktu sepersekian detik dapat menyebabkan kesalahan penentuan lokasi hingga beberapa meter.

Jaringan Komunikasi & Internet: Transfer data global, dari streaming film hingga transaksi perbankan, bergantung pada stempel waktu (timestamp) yang sinkron di seluruh dunia.

Pasar Keuangan: Perdagangan saham berkecepatan tinggi (high-frequency trading) terjadi dalam hitungan milidetik. Ketidakakuratan waktu bisa menyebabkan kerugian besar.

Untuk mengatasi ini, para penjaga waktu dunia di International Earth Rotation and Reference Systems Service (IERS) terus memantau rotasi Bumi.

Jika tren percepatan ini terus berlanjut, mereka mungkin perlu melakukan sesuatu yang belum pernah terjadi sebelumnya menerapkan "detik kabisat negatif", yaitu menghapus satu detik dari waktu resmi dunia untuk menyelaraskannya kembali dengan rotasi Bumi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Potensi Panas Bumi Gunung Ungaran, dari Listrik Rendah Emisi hingga Penggerak Ekonomi

Potensi Panas Bumi Gunung Ungaran, dari Listrik Rendah Emisi hingga Penggerak Ekonomi

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 12:58 WIB

Di Balik Kemewahan AI Indonesia: Ada Bumi yang Kian Gerah

Di Balik Kemewahan AI Indonesia: Ada Bumi yang Kian Gerah

Your Say | Kamis, 24 September 2026 | 07:50 WIB

Asing Mulai Borong Lagi, Saham BUMI Siap Rebound ke Level Ini?

Asing Mulai Borong Lagi, Saham BUMI Siap Rebound ke Level Ini?

Bisnis | Selasa, 22 September 2026 | 09:28 WIB

Bantuan Kemanusiaan Buat Korban Bencana RI, Dari Karhutla hingga Gempa NTT

Bantuan Kemanusiaan Buat Korban Bencana RI, Dari Karhutla hingga Gempa NTT

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 07:30 WIB

Panas Bumi Jadi Andalan Energi Bersih, Indonesia Bidik 7,5 GW pada 2034

Panas Bumi Jadi Andalan Energi Bersih, Indonesia Bidik 7,5 GW pada 2034

Bisnis | Minggu, 20 September 2026 | 17:00 WIB

Jargas Gresik dan Sidoarjo Siap Beroperasi, BPH Migas Kebut Penetapan Harga

Jargas Gresik dan Sidoarjo Siap Beroperasi, BPH Migas Kebut Penetapan Harga

Bisnis | Minggu, 20 September 2026 | 13:10 WIB

Islam dan Lingkungan Hidup: Bumi Bukan Sekadar Tempat Tinggal

Islam dan Lingkungan Hidup: Bumi Bukan Sekadar Tempat Tinggal

Your Say | Sabtu, 19 September 2026 | 08:00 WIB

94 Orang Meninggal di Pengungsian Gempa NTT, DPR Desak Audit Besar-besaran

94 Orang Meninggal di Pengungsian Gempa NTT, DPR Desak Audit Besar-besaran

News | Kamis, 17 September 2026 | 15:29 WIB

Rentetan Gempa Swarm di Pangalengan Pertanda Lindu Besar Terjadi? Ini Kata Ahli

Rentetan Gempa Swarm di Pangalengan Pertanda Lindu Besar Terjadi? Ini Kata Ahli

News | Kamis, 17 September 2026 | 11:41 WIB

Gempa Besar Guncang Jepang, Tokyo hingga Saitama Ikut Bergetar

Gempa Besar Guncang Jepang, Tokyo hingga Saitama Ikut Bergetar

News | Kamis, 17 September 2026 | 09:47 WIB

Terkini

Cicilan KPR Bengkak? Saatnya Pindahkan ke BRI, Bunga Mulai 3,17%

Cicilan KPR Bengkak? Saatnya Pindahkan ke BRI, Bunga Mulai 3,17%

Bri | Minggu, 27 September 2026 | 22:31 WIB

Jokowi: Politik Itu Soal Momentum, Sekarang Momentum untuk Tunjukkan KTA PSI

Jokowi: Politik Itu Soal Momentum, Sekarang Momentum untuk Tunjukkan KTA PSI

Jabar | Minggu, 27 September 2026 | 22:22 WIB

Nonton Pestapora 2026 Bisa Sambil Investasi Bareng BRI, Begini Caranya!

Nonton Pestapora 2026 Bisa Sambil Investasi Bareng BRI, Begini Caranya!

Bri | Minggu, 27 September 2026 | 22:06 WIB

Daftar Keturunan Soekarno yang Masih Hidup Pasca Guruh Soekarnoputra Wafat

Daftar Keturunan Soekarno yang Masih Hidup Pasca Guruh Soekarnoputra Wafat

News | Minggu, 27 September 2026 | 21:40 WIB

3 Night Cream Lokal Terbaik untuk Kulit Kering Agar Bangun Tidur Lembap dan Kenyal

3 Night Cream Lokal Terbaik untuk Kulit Kering Agar Bangun Tidur Lembap dan Kenyal

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 21:34 WIB

3 Produk Air Mawar Murah di Alfamart dan Indomaret, Harga Mulai Rp13 Ribuan

3 Produk Air Mawar Murah di Alfamart dan Indomaret, Harga Mulai Rp13 Ribuan

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 21:34 WIB

Pengalaman Horor Kang Pentol, Bertemu Dua Perempuan Misterius dekat Makam

Pengalaman Horor Kang Pentol, Bertemu Dua Perempuan Misterius dekat Makam

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 21:05 WIB

Quality Time Keluarga Tak Harus Lama, yang Penting Hadir Sepenuhnya

Quality Time Keluarga Tak Harus Lama, yang Penting Hadir Sepenuhnya

Health | Minggu, 27 September 2026 | 21:00 WIB

ASN Kemenekraf Meninggal Saat Latsarmil Komcad: Sempat Sadar, Lalu Kejang

ASN Kemenekraf Meninggal Saat Latsarmil Komcad: Sempat Sadar, Lalu Kejang

News | Minggu, 27 September 2026 | 20:56 WIB

Perkuat Industri Aftermarket Nasional Schaeffler Rilis Produk Roda Dua

Perkuat Industri Aftermarket Nasional Schaeffler Rilis Produk Roda Dua

Otomotif | Minggu, 27 September 2026 | 20:49 WIB

×