Kronologi Animator Tuduh Desain Karakter "Merah Putih One For All" Ilegal dan Tak Berizin

M Nurhadi

Selasa, 12 Agustus 2025 | 20:20 WIB
Kronologi Animator Tuduh Desain Karakter "Merah Putih One For All" Ilegal dan Tak Berizin
Animasi Merah Putih: One for All Tetap Tayang di Biokop Tanah Air (YouTube)

Suara.com - Animator asal Pakistan dengan nama akun Junaid Miran mendadak viral karena angkat bicara pasca-dirilisnya animasi Merah Putih One for All.

Akun itu menduga film yang disebut nasionalis ini menggunakan enam karakter buatannya tanpa izin. Kronologi Junaid Miran tuduh Merah Putih One for All mencuri asetnya bermula ketika Junaid Miran melontarkan sebuah tanggapan di kolom komentar Youtube miliknya.

Junaid mengaku tak pernah dihubungi oleh tim produksi dari film Merah Putih. Padahal dirinya menjual aset karakter 3D dalam aplikasi Reallusion seharga sekitar Rp2,4 juta.

Namun demikian, Junaid mengaku tak pernah menerima uang sepeser pun. Namanya bahkan tidak mendapatkan kredit atas penciptaan aset.

Padahal dirinya merasa sangat senang jika karyanya diapresiasi. Tokoh yang diakui Junaid mirip karyanya adalah seorang anak laki-laki berkulit hitam dan berbaju merah. Bukan hanya satu, menurutnya total ada enam karakter lain yang mirip dengan aset buatannya yang dijual di Reallusion.

Biaya Produksi Rp6,7 Miliar dan Bantahan

Produksi film Merah Putih One for All sebelumnya disebut menelan biaya Rp6,7 miliar meski belakangan diklaim hanya jutaan rupiah. Informasi tersebut diungkap melalui unggahan akun Instagram @movreview yang menautkan postingan @totosoegriwo pada 8 Agustus 2025.

Dalam keterangan unggahan itu disebutkan, film berdurasi 70 menit ini diproduksi oleh rumah produksi Perfiki.tv dengan sutradara Endiarto dan Bintang.

Produser Eksekutif Sonny Pudjisasono menyebutkan langsung bahwa anggaran produksi mencapai Rp 6,7 miliar. Dengan biaya tersebut, proyek Merah Putih One For All baru dimulai pada Juni 2025 dan rampung hanya dalam waktu sekitar dua bulan.

baca juga

Kendati menelan biaya mahal, hujatan demi hujatan dari warganet, termasuk jadi film yang tak layak tayang terus berdatangan. Kritik pedas datang lantaran banyak karakter dari Merah Putih One for All ini banyak yang tak orisinil.

Karakter dalam Merah Putih One for All (Dok. Twitter)
Karakter dalam Merah Putih One for All (Dok. Twitter)

Film Merah Putih One for All dituding warganet hanya menggunakan aset-aset murah dari Reallusion Content Store dengan harga USD 43,5 atau sekitar Rp700.000 per item.

Reallusion Content Store merupakan platform yang menyediakan animasi karakter manusia digital. Perusahaan ini menekankan penyediaan karakter untuk proyek kreatif dan industri. Karakter produksi Reallusion dibuat senyata mungkin sehingga dapat menghiasi media dan hiburan, visualisasi arsitektur, hingga simulasi AI.

Sejumlah warganet memposting perbandingan karakter di film Merah Putih One For All dengan model 3D yang dijual di Reallusion. Ada beberapa karakter yang tampak mirip seperti Jayden karya Junaid Miran, Tommy karya Chihuahua Studios, serta Ned dan Francis yang dijual di Reallusion.

Ironisnya, meski dengan kualitas jauh lebih buruk ketimbang film garapan industri swasta seperti Jumbo dan Film Nussa pemerintah mendukung produksi Merah Putih One for All.

Wakil Menteri Ekonomi Kreatif (Ekraf) Irene Umar. Irene lantas buka suara melalui akun Instagramnya terkait viralnya Film Merah Putih One for All yang kualitasnya buruk.

Irene menegaskan Kementerian Ekraf tak memberikan bantuan finansial atau fasilitas produksi terhadap film animasi terbaru Merah Putih One for All.

"Semua #PejuangEkraf itu bebas berkarya selama memberi dampak positif. Namun, kami tidak memberikan bantuan finansial dan tidak memberikan fasilitas promosi," tulisnya melalui akun Instagram @irene.umar.

Irene mengungkapkan jika pihaknya hanya menerima audiensi produser dan memberikan masukan saja. Namun, Irene juga menekankan semua pelaku industri kreatif bebas berkarya selama memberi dampak positif.

Terkait dengan kualitas film tersebut, sang kreator film, Endiarto pun angkat bicara. Ia mengaku jika perjalanan proses produksi film Merah Putih: One For All memang tidak mudah. 

Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bongkar 5 Fakta di Balik Momen Viral Gibran 'Cuekin' Bahlil

Bongkar 5 Fakta di Balik Momen Viral Gibran 'Cuekin' Bahlil

News | Selasa, 12 Agustus 2025 | 20:17 WIB

Siapa Junaid Miran? Kreator yang Sebut Film Merah Putih One For All Pakai Karakternya Tanpa Izin

Siapa Junaid Miran? Kreator yang Sebut Film Merah Putih One For All Pakai Karakternya Tanpa Izin

Lifestyle | Selasa, 12 Agustus 2025 | 19:59 WIB

Heboh Guru 'Bully' Murid SD, Wali Murid Ungkap Fakta Mengejutkan

Heboh Guru 'Bully' Murid SD, Wali Murid Ungkap Fakta Mengejutkan

News | Selasa, 12 Agustus 2025 | 19:37 WIB

Jatuh dari Ketinggian Ekstrem, iPhone 16 Pro Ditemukan di Hutan Tanpa Cacat

Jatuh dari Ketinggian Ekstrem, iPhone 16 Pro Ditemukan di Hutan Tanpa Cacat

Tekno | Selasa, 12 Agustus 2025 | 19:47 WIB

Bantah Didanai Rp6,7 Miliar, Toto Soegriwo Ungkap Peran Pemerintah di Film Merah Putih One For All

Bantah Didanai Rp6,7 Miliar, Toto Soegriwo Ungkap Peran Pemerintah di Film Merah Putih One For All

Entertainment | Selasa, 12 Agustus 2025 | 20:15 WIB

Dirumorkan Berdana Rp6,7 Miliar, Sutradara Merah Putih One For All: Tayang 400 Layar Kalau Segitu

Dirumorkan Berdana Rp6,7 Miliar, Sutradara Merah Putih One For All: Tayang 400 Layar Kalau Segitu

Entertainment | Selasa, 12 Agustus 2025 | 20:00 WIB

Terkini

El Nino Menguat di Tengah Krisis Iklim, Apa Dampaknya bagi Dunia?

El Nino Menguat di Tengah Krisis Iklim, Apa Dampaknya bagi Dunia?

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:55 WIB

Dari Tradisi Jadi Prestasi: Cerita di Balik Bangkitnya Desa Wisata Kemiren

Dari Tradisi Jadi Prestasi: Cerita di Balik Bangkitnya Desa Wisata Kemiren

Your Say | Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:49 WIB

4 Contoh Teks Amanat Pembina Upacara Hari Pramuka yang Singkat dan Menyentuh Hati

4 Contoh Teks Amanat Pembina Upacara Hari Pramuka yang Singkat dan Menyentuh Hati

Lifestyle | Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:48 WIB

Prestasi Merosot, Timnas Indonesia Mulai Kehilangan Kepercayaan Suporter?

Prestasi Merosot, Timnas Indonesia Mulai Kehilangan Kepercayaan Suporter?

Your Say | Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:45 WIB

Rupiah Kembali Melemah, Investor Tunggu Inflasi AS dan Pengumuman MSCI

Rupiah Kembali Melemah, Investor Tunggu Inflasi AS dan Pengumuman MSCI

Bisnis | Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:42 WIB

Hanya 12 Hari! Spider-Man Brand New Day Sukses Raup Rp29,5 Triliun

Hanya 12 Hari! Spider-Man Brand New Day Sukses Raup Rp29,5 Triliun

Your Say | Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:35 WIB

Bukan Sekadar Ikut Tren: Memaknai Kemerdekaan Digital Gen Z di Tengah Gempuran FOMO

Bukan Sekadar Ikut Tren: Memaknai Kemerdekaan Digital Gen Z di Tengah Gempuran FOMO

Your Say | Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:31 WIB

Pemerintah Masih Pelajari Mekanisme Refund untuk Konsumen Beras Fortifikasi

Pemerintah Masih Pelajari Mekanisme Refund untuk Konsumen Beras Fortifikasi

Bisnis | Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:26 WIB

BTN Gandeng Universitas Negeri Semarang Hadirkan KTM Co-Branding untuk 12.000 Mahasiswa Baru

BTN Gandeng Universitas Negeri Semarang Hadirkan KTM Co-Branding untuk 12.000 Mahasiswa Baru

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:25 WIB

Bunga PNM Mekaar Dipangkas dari 20% Jadi 8%, Berlaku September 2026

Bunga PNM Mekaar Dipangkas dari 20% Jadi 8%, Berlaku September 2026

Bisnis | Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:23 WIB

×