Efek Gas Air Mata Kedaluwarsa, Bisa Fatal!

Agung Pratnyawan

Senin, 01 September 2025 | 14:40 WIB
Efek Gas Air Mata Kedaluwarsa, Bisa Fatal!
Ilustrasi gas air mata [dibuat dengan AI]

Efek Terkena Gas Air Mata yang Tidak Kedaluwarsa Saja sudah Bebahaya

Ilustrasi polisi membubarkan massa dengan gas air mata (Pexels/Joel Santos).
Ilustrasi polisi membubarkan massa dengan gas air mata (Pexels/Joel Santos).

Apa dampak kesehatan akibat paparan gas air mata?

Tingkat dampak kesehatan akibat paparan gas air mata bergantung pada banyak faktor.

Faktor-faktor ini meliputi jumlah gas air mata yang terpapar pada seseorang, lamanya paparan, lokasi paparan (ruang terbuka atau tertutup), cuaca (suhu dan kelembapan), area tubuh yang terpapar, dan kondisi medis seseorang sebelumnya.

Ketika gas air mata digunakan dalam paparan yang berkepanjangan, berulang, atau sangat terkonsentrasi, terdapat peningkatan risiko dampak kesehatan.

1. Efek Kesehatan Jangka Pendek

Ketika seseorang terkena gas air mata, maka efeknya akan dirasakan secara langsung dan tak menunggu lama.

Dalam hitungan detik setelah terpapar (20-60 detik), gas air mata mengiritasi area kontak.

Iritasi terutama terjadi pada mata, sistem pernapasan, dan kulit. Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) , contoh gejala paparan gas air mata meliputi:

  • Mata: air mata berlebihan, rasa terbakar, penglihatan kabur, kemerahan
  • Hidung: pilek, terbakar, bengkak
  • Mulut: rasa terbakar, iritasi, kesulitan menelan, mengeluarkan air liur
  • Paru-paru: sesak dada, batuk, sensasi tersedak, mengi, sesak napas
  • Kulit: luka bakar, ruam
  • Lainnya: mual, muntah, panik, dan agitasi

Jika seseorang dapat meninggalkan area paparan dan membersihkan diri, sebagian besar gejala gas air mata biasanya hilang dalam waktu 30 menit.

baca juga

2. Efek Kesehatan Jangka Panjang

Namun efek gas air mata bukan hanya jangka pendek, melainkan juga jangka panjang.

Menurut CDC, paparan gas air mata dalam jangka panjang dapat menyebabkan masalah mata dan pernapasan jangka panjang.

Namun jika gejalanya hilang segera setelah seseorang dijauhkan dari paparan, efek kesehatan jangka panjang kemungkinan besar tidak akan terjadi.

Itulah efek gas air mata kedaluwarsa dan yang tidak. Keduanya sama-sama berbahaya, namun yang sudah kedaluwarsa efeknya akan lebih buruk.

Kontributor : Damai Lestari

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Apakah Gas Air Mata Bisa Sebabkan Kematian? Begini Faktanya

Apakah Gas Air Mata Bisa Sebabkan Kematian? Begini Faktanya

Lifestyle | Senin, 01 September 2025 | 14:04 WIB

Apa yang Harus Dilakukan Jika Terkena Gas Air Mata? Ada 7 Cara Mengatasinya

Apa yang Harus Dilakukan Jika Terkena Gas Air Mata? Ada 7 Cara Mengatasinya

Lifestyle | Minggu, 31 Agustus 2025 | 17:08 WIB

Cara Atasi Perih Kena Gas Air Mata, Benarkah Pakai Pasta Gigi?

Cara Atasi Perih Kena Gas Air Mata, Benarkah Pakai Pasta Gigi?

Lifestyle | Minggu, 31 Agustus 2025 | 11:32 WIB

Terkini

Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru

Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:22 WIB

Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?

Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:17 WIB

Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper

Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper

Lifestyle | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11 WIB

Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi

Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi

Jabar | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:04 WIB

Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget

Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget

Banten | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:52 WIB

Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan

Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan

Banten | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47 WIB

Langkah Kecil yang Diam-Diam Bisa Membuat Perempuan Lebih Percaya Diri

Langkah Kecil yang Diam-Diam Bisa Membuat Perempuan Lebih Percaya Diri

Lifestyle | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:45 WIB

JPMorgan Optimistis Kepada BBRI, Saham Dinilai Masih Murah

JPMorgan Optimistis Kepada BBRI, Saham Dinilai Masih Murah

Banten | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:45 WIB

Fakta Lain Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi: Dua Lembaga Negara Italia Boikot

Fakta Lain Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi: Dua Lembaga Negara Italia Boikot

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:42 WIB

BBRI Direkomendasikan JPMorgan, Saham Berpotensi Reli Jangka Pendek

BBRI Direkomendasikan JPMorgan, Saham Berpotensi Reli Jangka Pendek

Jakarta | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:41 WIB

×