Rover Perseverance NASA Temukan Petunjuk Baru Kehidupan Purba di Mars

Agung Pratnyawan

Kamis, 11 September 2025 | 18:11 WIB
Rover Perseverance NASA Temukan Petunjuk Baru Kehidupan Purba di Mars
Robot Perseverance milik NASA yang menjelajahi Mars. [NASA]
Baca 10 detik
  • Rover Perseverance menemukan mineral fosfat besi langka di kawah Jezero Mars.
  • Pola batuan "Poppy Seed" dan "Leopard Spots" diduga indikasi potensi kehidupan purba.
  • Sampel perlu dibawa ke Bumi untuk memastikan asal-usul biologis atau non-biologisnya.

Suara.com - Penemuan terbaru ini dari rover Mars Perseverance memberikan wawasan baru mengenai kemungkinan adanya kehidupan di Mars, planet yang sedang dijelajahi NASA.

Dari sampel batuan yang diambil dari kawah Jezero menunjukkan tanda-tanda biogsinatur, termasuk mineral fosfat besi (Fe-phosphates) yang dapat mengidentifikasikan lingkungan sekitar yang pernah mendukung kehidupan.

Pada 18 Februari 2021, wahana penjelajah Mars 2020, Perseverance, mendarat di kawah Jezero, berdiameter 45 km yang dulunya berisi danau dan memiliki kompleks delta pengendapan purba.

Kawah ini terbentuk dari sedimen yang diangkut oleh aliran sungai lebih dari 3,2 miliar tahun lalu.

Penyelidikan terhadap sedimen dan batuan di Jezero dapat memberikan wawasan tentang kondisi fisik dan kimia di lingkungan perairan purba, serta potensi keberadaan proses biologis atau prebiotik di Mars.

Fosfor merupakan esensial yang bergantung bagi kehidupan.

Di kawah Jezero, analisis sains kedekatan di dalam singkapan konglomerat, "Onahu", mengabarkan bahwa keberadaan mineral fosfat langka yang mengandung F3+ (kemungkinan metavivianit, ferolaut, (ferro) beraunit dan santabarbarait) yang tertanam dalam matriks kaya karbonat.

Batuan di Mars mengandung bukti paling menarik tentang potensi kehidupan masa lalu yang ada di planet merah.

Ilustrasi Perseverance mendarat di Mars [NASA/JPL-Caltech]
Ilustrasi Perseverance mendarat di Mars [NASA/JPL-Caltech]

Batu-batu akan bisa ditemukan di dasar sungai berdebu oleh wahana penjelajah perseverance milk NASA,diketahui dengan tanda-tanda yang menarik dijuluki dengan bintik macan tutul dan biji poppy.

baca juga

Batuan tersebut ditemukan di dalam kawah Jezero. Satu-satunya cara untuk memastikan sepenuhnya apakah mineral tersebut dibuat oleh mikroba adalah dengan membawa bebatuan tersebut kembali ke Bumi untuk dianalisis.

para ilmuwan menyakinkan bahwa filtur-fitur ini akan mengandung mineral yang dihasilkan oleh reaksi kimia yang dapat berkaitan dengan mikroba Mars purba.

Kawah Jezero, sebuah kawah yang terbentuk oleh dampak meteorit dan dikenal sebagai lokasi di mana air pernah mengalir,menjadi fokus utama penelitian mengenai akan memungkinkan kehidupan di Mars.

Penelitian ini berpusat pada temuan sampel batuan yang berpotensi mendukung kehidupan.

Tanda-Tanda Kehidupan

Sampel batuan yang diambil dari kawah Jezero mengandung pola-pola yang dikenal sebagai "Poppy Seed" dan (Leopard Spots", yang diidentifikasi sebagai indikasi bisa memungkinkan adanya kehidupan.

Nicky Fox, associate administrator NASA, menyatakan menemukan kehidupan di Mars (NPR,2025).

Sampel batuan menarik yang dimaksud dijuluki Ngarai Safir.

Penjelajah Mars Perseverance milik NASA mengumpulkannya musim panas lalu dari batuan kemerahan yang dipenuhi urat di sepanjang tepi lembah sungai kuno selebar seperempat mil yang dikenal sebagai Neretva Vallis.

Potensi Biosignatur

Menganalisis menunjukkan bahwa kombinasi lumpur dan materi organis berinteraksi untuk membentuk mineral-mineral ini, yang sering kali merupakan produk dari metabolisme mikroba di Bumi (NPR,2025).

Meskipun begitu ada kemungkinan untuk membentuk mineral ini melalui proses non-biologis,sifat-sifat mineral yang ditemukan memberikan alasan untuk lebih dalam mengesplor adanya kemungkinan kehidupan di Mars

Sejauh ini, menurut NASA, Perseverance telah mengumpulkan 30 sampel di Mars, dengan enam tabung kosong yang belum terisi. Namun, badan tersebut masih menyusun rencana untuk membawanya kembali.

Mineral Fe-fosfat jarang ditemukan di Bumi dan Mars, di mana Ca-fosfat, seperti fluorapatit, merrillite, dan klorapatit, merupakan yang dominan.

Planet Mars. [NASA]
Planet Mars. [NASA]

Meskipun Fe-fosfat telah terindikasi di Mars sebelumnya, ini adalah pertama kalinya diamati secara langsung di permukaan dengan metode pencitraan resolusi tinggi dan analisis mikrostruktur.

Mineral fosfat adalah target penting untuk pengambilan sampel Mars karena dapat memberikan informasi tentang bioavailabilitas fosfor (P) untuk reaksi prebiotik dan potensi kehidupan, serta kondisi perairan di Mars.

Penemuan ini Kawah Jezero menunjukkan bahwa Mars mungkin pernah menjadi tempat yang mendukung kehidupan.

Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk memastikan asal-usul mineral-mineral ini, hasil yang diperoleh memberikan harapan baru dalam pencarian kehidupan di luar Bumi.

Kontributor : Laili Nur Fajar Firdayanti

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mengejutkan! Mantan Agen CIA ini Klaim Punya Bukti Kehidupan di Mars

Mengejutkan! Mantan Agen CIA ini Klaim Punya Bukti Kehidupan di Mars

Tekno | Kamis, 06 Maret 2025 | 11:28 WIB

Penemuan Struktur Persegi di Mars Buat Geger, Teori Konspirasi Baru Muncul!

Penemuan Struktur Persegi di Mars Buat Geger, Teori Konspirasi Baru Muncul!

Tekno | Rabu, 05 Maret 2025 | 14:37 WIB

Mengapa Mars Disebut Planet Mati? Dulu Lautan Kini Padang Pasir

Mengapa Mars Disebut Planet Mati? Dulu Lautan Kini Padang Pasir

Tekno | Rabu, 12 Februari 2025 | 18:30 WIB

Terkini

Hashim Ungkap Efek MSCI, Rupiah Terancam Anjlok ke Rp 22.000

Hashim Ungkap Efek MSCI, Rupiah Terancam Anjlok ke Rp 22.000

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:21 WIB

Terima Denny Indrayana Cs, PKS Bakal Seriusi Polemik Keabsahan Ijazah Gibran Pasca Putusan MK

Terima Denny Indrayana Cs, PKS Bakal Seriusi Polemik Keabsahan Ijazah Gibran Pasca Putusan MK

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:20 WIB

Dikenal sebagai Perpustakaan Berjalan, 5 Rekomendasi Buku dari Gawon MEOVV!

Dikenal sebagai Perpustakaan Berjalan, 5 Rekomendasi Buku dari Gawon MEOVV!

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:20 WIB

Babak Baru Kasus Gibran Tipu Malaysia: KPK Negeri Jiran Bergerak Telusuri Uang Rp600 M

Babak Baru Kasus Gibran Tipu Malaysia: KPK Negeri Jiran Bergerak Telusuri Uang Rp600 M

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:18 WIB

Mobil Mercedes-Benz Tabrak Warung Mi Balap di Deli Serdang, Satu Orang Tewas

Mobil Mercedes-Benz Tabrak Warung Mi Balap di Deli Serdang, Satu Orang Tewas

Sumut | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:18 WIB

Nasehat Mbah Kakung yang Reformis: Kritik Tajam di Tengah Kemerosotan Moral

Nasehat Mbah Kakung yang Reformis: Kritik Tajam di Tengah Kemerosotan Moral

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:15 WIB

Kabur ke Hutan Dua Hari, Dua Pria di Purbalingga Ditangkap dengan Bukti 23.198 Obat Keras

Kabur ke Hutan Dua Hari, Dua Pria di Purbalingga Ditangkap dengan Bukti 23.198 Obat Keras

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:15 WIB

IFW Soroti Kerentanan Perempuan dalam Pernikahan Siri Usai Kasus Pembunuhan di Madiun

IFW Soroti Kerentanan Perempuan dalam Pernikahan Siri Usai Kasus Pembunuhan di Madiun

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:13 WIB

Cara Mencuci Baju yang Terkena Najis dengan Mesin Cuci, Hati-Hati agar Sah Buat Salat Lagi

Cara Mencuci Baju yang Terkena Najis dengan Mesin Cuci, Hati-Hati agar Sah Buat Salat Lagi

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:07 WIB

Sukabumi Rawan Keracunan Pangan, Dinkes Minta Dapur MBG Perketat Pengawasan

Sukabumi Rawan Keracunan Pangan, Dinkes Minta Dapur MBG Perketat Pengawasan

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:05 WIB

×