Suara.com - Belakangan ini, muncul berbagai jenis perangkat wearable canggih bagi para pengguna yang ingin memantau kesehatan mereka dengan cara praktis. Selain smartwatch, ada perangkat wearable lain yang kini semakin banyak digunakan, yakni whoop band.
Sekilas, keduanya tampak serupa karena sama-sama mampu melacak aktivitas tubuh, tetapi pada kenyataannya keduanya memiliki fungsi, fitur, dan sasaran pengguna yang berbeda.
Lalu, apa sebenarnya perbedaan, kelebihan, serta kekurangan keduanya? Simak inilah selengkapnya.
Whoop Band vs Smartwatch
Whoop Band sendiri merupakan perangkat wearable yang dirancang khusus untuk memantau kesehatan dan performa tubuh secara mendalam. Uniknya, Whoop tidak memiliki layar seperti smartwatch pada umumnya.
Alat ini fokus pada pengumpulan data biometrik selama 24 jam penuh, mulai dari detak jantung, variabilitas detak jantung (HRV), kualitas tidur, tingkat stres, hingga kemampuan tubuh dalam beradaptasi terhadap aktivitas fisik.
Karena tidak menampilkan notifikasi atau jam, pengguna diarahkan untuk lebih fokus pada pemulihan dan kesehatan tubuh, bukan distraksi dari layar.
Sedangkan, smartwatch memiliki peran lebih luas. Selain fitur kebugaran, smartwatch juga kerap difungsikan sebagai pengganti dari HP.
Pengguna dapat menerima notifikasi pesan, panggilan, mengontrol musik, bahkan melakukan pembayaran digital melalui perangkat di pergelangan tangan.
Dengan tampilan layar interaktif, smartwatch cocok bagi mereka yang menginginkan keseimbangan antara gaya hidup aktif dan konektivitas digital.

Kelebihan Whoop Band
Whoop band sendiri dikenal dengan sistem analisis data yang sangat mendalam. Perangkat wearable ini mampu memberikan penilaian komprehensif tentang recovery atau pemilihan tubuh dan strain atau beban aktivitas setiap hari.
Dengan informasi ini, pengguna dapat mengetahui kapan waktu terbaik untuk berolahraga dan kapan sebaiknya beristirahat.
Desainnya yang ringan, tanpa layar, dan nyaman digunakan membuat whoop ideal untuk pemakaian 24 jam termasuk saat tidur. Selain itu, masa pakainya cukup panjang karena tidak banyak mengandalkan tampilan visual yang menguras daya.
Kelebihan Smartwatch
Keunggulan utama smartwatch terletak pada multifungsinya. Selain sebagai pelacak kebugaran, smartwatch dapat menggantikan sebagian fungsi HP di situasi tertentu.
Pengguna bisa membaca pesan, menerima panggilan, menavigasi rute dengan GPS, hingga mendengarkan musik langsung dari pergelangan tangan.
Beberapa smartwatch seperti Garmin dan Apple Watch juga memiliki sensor kesehatan canggih, termasuk pengukur saturasi oksigen (SpO2), elektrokardiogram (ECG), hingga pendeteksi jatuh.
Dari sisi tampilan, smartwatch juga unggul dalam aspek estetika dengan berbagai pilihan desain dan tali jam yang dapat disesuaikan dengan gaya pengguna.
![Rekomendasi smartwatch murah di bawah Rp 500 ribu - Redmi Watch 5 Active dan Haylou Solar Pro LS18. [Suara.com]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2025/05/19/89081-rekomendasi-smartwatch-murah-di-bawah-rp-500-ribu.jpg)
Kekurangan Whoop Band
Kelemahan utama whoop justru terletak pada model bisnisnya yang berbasis langganan. Pengguna perlu membayar biaya tahunan mulai dari sekitar USD 199 hingga USD 359 tergantung paket untuk dapat menggunakan perangkat sekaligus mengakses semua fitur analisis.
Selain itu, tidak adanya layar membuat Whoop kurang praktis bagi pengguna yang ingin melihat data secara langsung tanpa membuka aplikasi.
Kekurangan Smartwatch
Sedangkan, smartwatch seringkali memiliki masa pakai baterai yang lebih pendek, terutama untuk model dengan layar besar dan resolusi tinggi seperti Apple Watch.
Selain itu, meskipun banyak smartwatch menawarkan fitur pemantauan kesehatan, analisisnya cenderung tidak sedalam Whoop dalam hal HRV, pemulihan, dan kualitas tidur.
Smartwatch juga lebih rentan terhadap distraksi karena terus menampilkan notifikasi dari ponsel, yang bagi sebagian orang dapat mengganggu fokus maupun kualitas istirahat.
Whoop Band vs Smartwatch, Pilih Mana?
Pemilihan antara whoop band dan smartwatch bisa disesuaikan dengan kebutuhan.
Jika prioritas utama adalah pemulihan, analisis data kesehatan, dan peningkatan performa olahraga, maka Whoop Band adalah pilihan yang lebih tepat.
Whoop band dapat memberikan wawasan yang lebih mendalam tentang kondisi tubuh dan membantu menentukan kapan waktu terbaik untuk beraktivitas atau beristirahat.
Namun, jika kamu membutuhkan perangkat yang serbaguna yang dapat digunakan untuk berkomunikasi, berolahraga, sekaligus melengkapi gaya hidup digital maka smartwatch merupakan opsi yang lebih fleksibel.
Dengan berbagai fitur tambahan dan desain yang modern, smartwatch mampu menjadi pendamping aktivitas harian sekaligus alat pelacak kesehatan dasar yang handal.
Kontributor : Dea Nabila