Berapa Harga Gas DME Pengganti LPG? Ini Kelebihan dan Kekurangannya

Rifan Aditya

Selasa, 28 Oktober 2025 | 15:54 WIB
Berapa Harga Gas DME Pengganti LPG? Ini Kelebihan dan Kekurangannya
ilustrasi harga gas DME pengganti LPG (gemini)

Maka, harga ritel gas DME apabila diluncurkan massal belum bisa dipastikan, namun aspirasi dari pemerintah adalah agar pengguna mendapatkan tarif yang kompetitif.

Kelebihan DME Dibandingkan LPG

Ada beberapa keunggulan DME yang menjadi alasan utama pemerintah mendorong transformasi energi ini.

  • Ketahanan energi nasional. Indonesia memiliki cadangan batu bara yang besar. Produksi DME berbasis batu bara dapat menekan impor LPG dan meningkatkan pemanfaatan sumber daya dalam negeri.
  • Lebih ramah lingkungan. DME disebut menghasilkan emisi karbon dioksida lebih rendah dibanding LPG dan tidak mengandung sulfur. Uji terapan menunjukkan nyala api DME lebih biru, stabil, dan belum menghasilkan partikel padat (PM) atau NOx yang signifikan.
  • Infrastruktur adaptif. Karena karakter kimiawi mirip LPG, infrastruktur tabung, regulator, dan jaringan distribusi bisa dimodifikasi tanpa perlu dibangun ulang total. Hal ini mempercepat potensi transisi ke DME.

Dengan demikian, DME diharapkan bukan hanya sebagai bahan bakar alternatif, tetapi sebagai langkah strategis menuju energi yang lebih bersih dan mandiri.

Kekurangan DME Dibandingkan LPG

Meski menjanjikan, transisi ke DME juga menghadapi berbagai tantangan yang cukup serius, berikut adalah beberapa di antaranya.

  • Harga produksi masih tinggi. Salah satu alasan utama adalah biaya hilirisasi batu bara menjadi DME melalui proses gasifikasi, pemurnian, dan distribusi yang hingga kini masih lebih mahal dibandingkan harga LPG impor.
  • Kandungan energi lebih rendah. DME memiliki nilai kalor sekitar 7.749 kcal/kg, sedangkan LPG berada di kisaran 12.076 kcal/kg. Artinya, dalam aspek daya bakar, pengguna mungkin memerlukan lebih banyak DME untuk hasil serupa LPG.
  • Infrastruktur dan adaptasi kompor. Untuk substitusi penuh ke DME, kompor dan regulator pengguna mungkin perlu diganti atau diatur ulang. Ini menambah beban biaya awal dan membutuhkan edukasi publik.
  • Kelayakan ekonomi dan skala produksi. Beberapa kajian menyebut bahwa jika harga DME tidak bisa kompetitif terhadap LPG, maka beban biaya justru bisa semakin berat bagi masyarakat atau pemerintah.

Tantangan-tantangan ini menjadi bahan pertimbangan penting dalam menentukan waktu peluncuran dan skema subsidi apabila DME benar digunakan sebagai bahan bakar rumah tangga.

Kontributor : Hillary Sekar Pawestri

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Apa Itu Gas DME Pengganti Tabung Gas LPG? Benarkah Lebih Unggul dan Hemat?

Apa Itu Gas DME Pengganti Tabung Gas LPG? Benarkah Lebih Unggul dan Hemat?

Lifestyle | Selasa, 28 Oktober 2025 | 15:05 WIB

Bahlil Sebut Dua Investor Kepincur Garap Proyek Hilirisasi Batu Bara Jadi DME

Bahlil Sebut Dua Investor Kepincur Garap Proyek Hilirisasi Batu Bara Jadi DME

Bisnis | Selasa, 28 Oktober 2025 | 13:48 WIB

Mau Lepas Ketagihan Impor LPG, Bahlil Mulai Proyek Hilirisasi Batu Bara Jadi DME pada 2026

Mau Lepas Ketagihan Impor LPG, Bahlil Mulai Proyek Hilirisasi Batu Bara Jadi DME pada 2026

Bisnis | Senin, 27 Oktober 2025 | 10:11 WIB

PTBA Jajal Peluang Gandeng China di Proyek DME usai Ditinggal Investor AS

PTBA Jajal Peluang Gandeng China di Proyek DME usai Ditinggal Investor AS

Bisnis | Jum'at, 24 Oktober 2025 | 21:09 WIB

PTBA: Proyek DME Mulai 2026, Butuh Rp 40 Triliun untuk Bangun Pabrik

PTBA: Proyek DME Mulai 2026, Butuh Rp 40 Triliun untuk Bangun Pabrik

Bisnis | Senin, 20 Oktober 2025 | 18:54 WIB

Terkini

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:40 WIB

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:28 WIB

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:01 WIB

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:50 WIB

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:47 WIB

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Bogor | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:31 WIB

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:15 WIB

×