PTBA Jajal Peluang Gandeng China di Proyek DME usai Ditinggal Investor AS

Dicky Prastya

Jum'at, 24 Oktober 2025 | 21:09 WIB
PTBA Jajal Peluang Gandeng China di Proyek DME usai Ditinggal Investor AS
Ilustrasi PTBA. Foto: Pengangkutan batu bara yang dilakukan PTBA.
baca 10 detik
  • PT Bukit Asam Tbk (PTBA) masih menjajaki investor untuk proyek DME, dengan China sebagai kandidat terkuat saat ini.
  • Proyek DME ditargetkan mulai groundbreaking pada 2026 dan akan menggunakan 800 juta ton cadangan batu bara di Sumatera Selatan.
  • PTBA tetap berkomitmen mendukung hilirisasi batu bara meski proyek DME sempat tertunda akibat mundurnya mitra Air Products pada 2023.

Suara.com - PT Bukit Asam Tbk (PTBA) memberikan sinyal bahwa investor China bisa menjadi mitra potensial dalam proyek hilirisasi batu bara menjadi Dimethyl Ether (DME).

"So far sih China ya," kata Corporate Communication & Government Relations Department Head PTBA, Dinna Permana Setyani saat ditemui di Bandung, Jawa Barat, Jumat (24/10/2025).

Kendati begitu Dinna mengakui kalau PTBA saat ini masih dalam tahap kajian soal kelanjutan proyek DME dengan para calon investor.

“Kalau untuk DME, kami memang masih dalam tahap penjajakan. Saat ini kita masih menunggu investor dan lain sebagainya," lanjut dia.

Dinna juga belum memberikan bocoran soal skala maupun nilai investasi proyek DME yang diharapkan bisa menggantikan liquefied petroleum gas (LPG) tersebut.

Namun dia memastikan PTBA masih merencanakan Bukit Asam Coal Based Industrial Estate (BACBIE) di Tanjung Enim, Sumatera Selatan, menjadi kawasan industri proyek DME. Lebih lagi proyek ini sudah dicanangkan sejak tahun 2020 lalu.

Corporate Communication & Government Relations Department Head PT Bukit Asam Tbk (PTBA), Dinna Permana Setyani saat ditemui di Bandung, Jawa Barat, Jumat (24/10/2025). [Suara.com/Dicky Prastya]
Corporate Communication & Government Relations Department Head PT Bukit Asam Tbk (PTBA), Dinna Permana Setyani saat ditemui di Bandung, Jawa Barat, Jumat (24/10/2025). [Suara.com/Dicky Prastya]

"Rencananya seperti itu," ungkapnya.

Kendati begitu Dinna memastikan kalau PTBA tetap siap mendukung program Pemerintah untuk melanjutkan hilirisasi batu bara.

“Intinya apapun yang ditugaskan pemerintah, PTBA pasti akan mendukung. Kami siap melanjutkan proyek ini sesuai arahan pemerintah,” jelasnya.

baca juga

Diketahui proyek gasifikasi batu bara menjadi dimetil eter atau DME ditargetkan PT Bukit Asam Tbk (PTBA) mulai digarap pada 2026. Direktur Hilirisasi dan Diversifikasi Produk PTBA, Turino Yulianto menyebut gasifikasi batu bara menjadi salah satu bagian program hilirisasi yang mereka canangkan.

Turino, yang ditemui dalam agenda diskusi yang digelar Danantara dengan HIPMI di Jakarta pada Senin (20/10/2025), mengatakan peletakan batu pertama untuk proyek ambisius itu akan dimulai tahun depan.

"(Tahun depan) mulai groundbreaking, InsyaAllah," ujar Turino.

Dia mengatakan PTBA telah mengalokasikan sebesar 800 juta ton dari 2,9 miliar ton cadangan batu bara yang tersedia untuk program hilirisasi ini.

Sebanyak 800 juta ton batu bara itu berada di Sumatera Selatan. Cadangan itu bukan hanya untuk DME, tetapi untuk produk turunan batu bara lainnya seperti amonia, metanol hingga kalium humat.

Khusus untuk kebutuhan DME, disebutnya dibutuhkan batu bara sekitar 5-6 juta ton per tahun.

Sebagai tindak lanjut dari program hilirisasi itu, PTBA akan membangun pabrik DME berskala besar.

Meski demikian, Turino mengakui pihaknya ini sedang bernegosiasi dengan Danantara terkait skala ekonomi DME. Apa lagi mengingat investasi yang sangat besar, sementara pasar yang tersedia terbatas.

Sebelumnya PTBA sempat sudah sepakat dengan perusahaan asal Amerika Serikat, Air Products & Chemicals Inc untuk mengembangkan DME. Air Products hengkang pada 2023 lalu dan proyek tersebut terus tertunda realisasinya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bom Waktu Utang Whoosh: Deretan BUMN Ini Ikut Kena 'Getah' Proyek Kereta Cepat

Bom Waktu Utang Whoosh: Deretan BUMN Ini Ikut Kena 'Getah' Proyek Kereta Cepat

Bisnis | Jum'at, 24 Oktober 2025 | 15:21 WIB

Clara Shinta Minta Cerai Gegara Suami Kecanduan Drama China hingga Lupa Perhatikan Istri

Clara Shinta Minta Cerai Gegara Suami Kecanduan Drama China hingga Lupa Perhatikan Istri

Your Say | Kamis, 23 Oktober 2025 | 18:15 WIB

Drama China Bikin Cerai? Clara Shinta Bongkar Masalah Rumah Tangganya

Drama China Bikin Cerai? Clara Shinta Bongkar Masalah Rumah Tangganya

Your Say | Kamis, 23 Oktober 2025 | 16:05 WIB

Sinopsis Drama China Blood River, Kisah Gong Jun di Organisasi Misterius

Sinopsis Drama China Blood River, Kisah Gong Jun di Organisasi Misterius

Your Say | Kamis, 23 Oktober 2025 | 10:31 WIB

Misteri Saluran Air Sawah Besar: Proyek Gali Gorong-gorong Temukan Kuburan China Kuno Era 1960

Misteri Saluran Air Sawah Besar: Proyek Gali Gorong-gorong Temukan Kuburan China Kuno Era 1960

News | Rabu, 22 Oktober 2025 | 12:08 WIB

China Sindir Menkeu Purbaya Soal Emoh Bayar Utang Whoosh: Untung Tak Cuma Soal Angka!

China Sindir Menkeu Purbaya Soal Emoh Bayar Utang Whoosh: Untung Tak Cuma Soal Angka!

Bisnis | Selasa, 21 Oktober 2025 | 15:11 WIB

Terkini

Fungsi Vaseline Repairing Petroleum Jelly, Apakah Bisa untuk Wajah?

Fungsi Vaseline Repairing Petroleum Jelly, Apakah Bisa untuk Wajah?

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:45 WIB

Bareskrim Tetapkan 20 Koperasi Jadi Tersangka Karhutla

Bareskrim Tetapkan 20 Koperasi Jadi Tersangka Karhutla

Sumbar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:38 WIB

5 Sabun Cuci Muka untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas

5 Sabun Cuci Muka untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:36 WIB

Sempat Tiga Kali Dihadang, Massa Mahasiswa Trisakti Tembus Patung Kuda Gelar Aksi

Sempat Tiga Kali Dihadang, Massa Mahasiswa Trisakti Tembus Patung Kuda Gelar Aksi

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:35 WIB

Persib Makin Dekat ke Babak 16 Besar ACL 2, Rekor Sempurna Jadi Modal ke Australia

Persib Makin Dekat ke Babak 16 Besar ACL 2, Rekor Sempurna Jadi Modal ke Australia

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:34 WIB

Kesal Tak Dijemput, Nenek di Depok Tega Bakar Cucu Hingga Luka 80 Persen

Kesal Tak Dijemput, Nenek di Depok Tega Bakar Cucu Hingga Luka 80 Persen

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:33 WIB

Bonus Atlet Asian Games dan Asian Para Games Naik, Menpora: Biar Sejahtera

Bonus Atlet Asian Games dan Asian Para Games Naik, Menpora: Biar Sejahtera

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:31 WIB

Viral Gerombolan Turis Israel Mencuri di Lombok, Bayar Uang Damai Rp48 Juta Lalu ke Bali

Viral Gerombolan Turis Israel Mencuri di Lombok, Bayar Uang Damai Rp48 Juta Lalu ke Bali

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:29 WIB

Eks Wamen Imipas Silmy Karim Didakwa Terima Suap Rp33,8 Miliar

Eks Wamen Imipas Silmy Karim Didakwa Terima Suap Rp33,8 Miliar

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:27 WIB

Hashim Ungkap Efek MSCI, Rupiah Terancam Anjlok ke Rp 22.000

Hashim Ungkap Efek MSCI, Rupiah Terancam Anjlok ke Rp 22.000

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:21 WIB

×