Mau Lepas Ketagihan Impor LPG, Bahlil Mulai Proyek Hilirisasi Batu Bara Jadi DME pada 2026

Achmad Fauzi Suara.Com
Senin, 27 Oktober 2025 | 10:11 WIB
Mau Lepas Ketagihan Impor LPG, Bahlil Mulai Proyek Hilirisasi Batu Bara Jadi DME pada 2026
Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia. [Suara.com/Achmad Fauzi].
Baca 10 detik
  • Pemerintah mulai kurangi penggunaan LPG dan substitusi DME pada 2026.

  • Proyek hilirisasi batu bara menjadi DME kurangi impor LPG.

  • Indonesia impor 7,2 juta ton LPG karena produksi hanya 1,3 juta ton.

Suara.com - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyebut pemerintah mulai mengurangi penggunaan liquefied petroleum gas (LPG) pada tahun 2026 mendatang.

Salah satunya dengan mempercepat proyek hilirisasi batu bara menjadi dimethyl ether (DME). Nantinya, DME bisa digunakan untuk pengganti LPG.

Bahlil mengungkapkan, setidaknya ada 18 proyek hilirisasi yang telah selesai mulai dari konsep hingga pra studi kelayakan (pre feasibility study) oleh Satuan Tugas (Satgas) Hilirisasi.

"Dari pra FS itu dipelajari oleh konsultan untuk finalisasi di Danantara. Dari sekian banyak, 18 project itu salah satunya adalah DME," ujar Bahlil saat Anugerah Subroto di Jakarta yang dikutip Senin (27/10/2025).

Ilustrasi Stok gas atau LPG 3kg di Jawa Tengah dan DIY. [Dok Pertamina]
Ilustrasi Stok gas atau LPG 3kg di Jawa Tengah dan DIY. [Dok Pertamina]

Sejatinya, bilang Bahlil, upaya hilirisasi batu bara ini semata-mata untuk mengurangi ketagihan impor LPG.

Saat ini, konsumsi LPG per tahun mencapai 8,5 juta ton, tapi kapasitas produksi hanya mencapai 1,3 juta ton. Sehingga, untuk mencukupi konsumsi dipenuhi dengan impor.

"Nah caranya bagaimana mengurangi impor adalah kita melahirkan substitusi impor melalui hilirisasi batu bara," ujar Bahlil.

Bahlil juga menargetkan, proyek tersebut bisa mulai jalan pada tahun 2026 mendatang.

Untuk diketahui, DME disebut-sebut lebih ramah lingkungan dibanding LPG karena lebih mudah terurai di udara dan bisa mengurangi gas rumah kaca hingga persentase cukup tinggi.

Baca Juga: Setahun Berjalan, Hilirisasi Kementerian ESDM Dorong Terciptanya 276 Ribu Lapangan Kerja Baru

Bahan baku DME bisa berasal dari berbagai sumber, batubara berkalori rendah, gas alam, hingga biomassa.

Meskipun aman setelah melalui proses gasifikasi, penggunaan DME masih memiliki beberapa risiko kesehatan yang sedikit lebih besar dibanding LPG dalam kondisi tertentu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Benar-benar Asli Orang Jogja atau Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Warna Helm Motor Favorit Ungkap Karakter Pasangan Ideal, Tipe Mana Idamanmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kim Seon-ho atau Cha Eun-woo? Cari Tahu Aktor Korea yang Paling Cocok Jadi Pasanganmu!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tes Kepintaran GTA Kamu Sebelum Grand Theft Auto 6 Rilis!
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Kamu Tipe Red Flag, Green Flag, Yellow Flag atau Beige Flag?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apa Kabar Kamu Hari Ini? Cek Pesan Drakor untuk Hatimu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tablet Apa yang Paling Cocok sama Gaya Hidup Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Film Makoto Shinkai Mana yang Menggambarkan Kisah Cintamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Jadi Superhero, Kamu Paling Mirip Siapa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Destinasi Liburan Mana yang Paling Cocok dengan Karakter Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI