Bahlil Sebut Dua Investor Kepincur Garap Proyek Hilirisasi Batu Bara Jadi DME

Selasa, 28 Oktober 2025 | 13:48 WIB
Bahlil Sebut Dua Investor Kepincur Garap Proyek Hilirisasi Batu Bara Jadi DME
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia. [Suara.com/Yaumal Asri Adi Hutasuhut].
Baca 10 detik
  • Dua investor, China dan gabungan Eropa-Korea, minati proyek DME.

  • Proyek gasifikasi batu bara rendah kalori ini tidak terkendala infrastruktur.

  • PTBA targetkan groundbreaking pabrik DME Sumatera Selatan pada 2026.

Suara.com - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil mengungkap terdapat dua investor yang kepincut untuk menggarap proyek gasifikasi batu bara menjadi dimetil eter (DME).

Dua investor itu berasal dari China, dan lainnya gabungan antara investor Korea Selatan dan negara Eropa. Sayangnya, kedua investor itu hanya sekadar minat saja, belum ada pengajuan resmi.

"DME, kami belum finalkan. Sekarang kita lagi uji FS-nya dengan teknologinya. Tetapi ancang-ancangnya sudah ada dua. Satu dari China, satu gabungan antara Korea dan Eropa. Nanti kita lihat finalnya," ujar Bahlil saat ditemui di Menara Bank Mega, Jakarta, Selasa (28/10/2025).

Ilustrasi batu bara. [Ist]
Ilustrasi batu bara. [Ist]

Bahlil menjelaskan, dari sisi dukungan infrastruktur tidak terdapat persoalan yang berarti, termasuk soal ketersediaan batubara sebagai bahan bakunya. 

"Karena DME itu kan pakai batubara low-calorie. Dan batubara kita kan cenderung banyak sebenarnya," katanya. 

"Dan teknologinya sekarang sudah jauh lebih efisien. Memang kesini-kesini itu teknologinya semakin berinovasi ya. Jadi akan jauh lebih baik," sambung Bahlil. 

Sebelumnya, Direktur Hilirisasi dan Diversifikasi Produk PT Bukit Asam Tbk (PTBA), Turino Yulianto menyebut proyek DME akan dimulai pada 2026. Hal itu akan  ditandai pembangunan pabriknya di kawasan Bukit Asam Coal Based Industrial Estate (BACBIE), Sumatera Selatan. 

"(Tahun depan) mulai groundbreaking, Insya Allah," ujar Turino di Jakarta pada Senin (20/10/2025). 

Adapun dana yang dibutuhkan untuk pembangunan pabrik itu sebesar $ 2,5 miliar atau sekitar Rp 40 triliun. Semetara dari sisi ketersedian batubara, PTBA telah mengalokasikannya sebanyak 5-6 juta ton per tahun. 

Baca Juga: Tukin Anak Buah Bahlil Naik 100 Persen, Menkeu Purbaya: Saya Nggak Tahu!

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI