Phishing Makin Canggih, Biometrik dan Tanda Tangan Jadi Target!

Dythia Novianty

Jum'at, 07 November 2025 | 15:16 WIB
Phishing Makin Canggih, Biometrik dan Tanda Tangan Jadi Target!
Ilustrasi Phising. [Freepik]
baca 10 detik
  • Kaspersky mencatat lebih dari 142 juta upaya phishing diblokir pada kuartal II 2025, meningkat 3,3% dari kuartal sebelumnya.

  • Phishing kini makin berbahaya karena didorong teknologi AI, seperti deepfake, kloning suara, dan bot pintar yang meniru komunikasi manusia.

  • Penjahat siber mulai menargetkan data sensitif baru seperti biometrik dan tanda tangan digital, yang berisiko tinggi bagi keamanan individu dan bisnis

Dengan menggunakan CAPTCHA, halaman-halaman palsu ini mengecoh algoritma anti-phishing, karena keberadaannya sering dikaitkan dengan platform tepercaya, sehingga menurunkan kemungkinan deteksi.

Ilustrasi kecerdasan buatan. [Unsplash]
Ilustrasi kecerdasan buatan. [Unsplash]

Peralihan serangan

Fokus telah bergeser dari kata sandi ke data yang tidak dapat diubah.

Penyerang menargetkan data biometrik melalui situs-situs palsu yang meminta akses kamera ponsel pintar dengan dalih seperti verifikasi akun, menangkap pengenal wajah atau biometrik lainnya yang tidak dapat diubah.

Ini digunakan untuk akses tidak sah ke akun-akun sensitif atau dijual di dark web.

Demikian pula, tanda tangan elektronik dan tulisan tangan, yang penting untuk transaksi hukum dan keuangan, dicuri melalui kampanye phishing yang meniru platform seperti DocuSign atau mendorong pengguna untuk mengunggah tanda tangan ke situs-situs palsu, yang menimbulkan risiko finansial dan reputasi yang
signifikan bagi bisnis.

“Konvergensi AI dan taktik mengelak telah mengubah phishing menjadi tiruan komunikasi sah yang hampir alami, menantang bahkan bagi pengguna yang paling waspada sekalipun," ujar Olga Altukhova, pakar keamanan di Kaspersky.

Menurunya, penyerang tidak lagi puas dengan mencuri kata sandi, mereka menargetkan data biometrik, tanda tangan elektronik dan tulisan tangan, yang berpotensi menciptakan konsekuensi jangka panjang yang menghancurkan.

Dia menambahkan, dengan mengeksploitasi platform tepercaya seperti Telegram dan Google Translate, serta mengadopsi alat seperti CAPTCHA, penyerang dapat melampaui pertahanan tradisional.

baca juga

"Pengguna harus semakin skeptic dan proaktif agar tidak menjadi korban,” pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

XL Axiata Manfaatkan Teknologi Biometrik Dukung Pemutakhiran Data Pelanggan, Demi Keamanan

XL Axiata Manfaatkan Teknologi Biometrik Dukung Pemutakhiran Data Pelanggan, Demi Keamanan

Tekno | Sabtu, 12 April 2025 | 15:10 WIB

Pemilik Smartphone Indonesia Jadi Sasaran Empuk Virus Trojan Triada

Pemilik Smartphone Indonesia Jadi Sasaran Empuk Virus Trojan Triada

Tekno | Senin, 07 April 2025 | 13:40 WIB

Cara Menangkis Serangan Ransomware lewat Kamera Pengawas

Cara Menangkis Serangan Ransomware lewat Kamera Pengawas

Tekno | Kamis, 03 April 2025 | 11:45 WIB

CEK FAKTA: Pertamina Kasih Kompensasi Rp1,5 Juta untuk Korban Pertamax Oplosan

CEK FAKTA: Pertamina Kasih Kompensasi Rp1,5 Juta untuk Korban Pertamax Oplosan

News | Senin, 31 Maret 2025 | 09:47 WIB

Waspada Serangan Phising di Mudik Lebaran, Ini Modus dan Cara Hindarinya

Waspada Serangan Phising di Mudik Lebaran, Ini Modus dan Cara Hindarinya

Tekno | Jum'at, 28 Maret 2025 | 21:19 WIB

8 Juta Serangan Phishing Mengintai Belanja Online: Ini Tips Aman dari Kaspersky

8 Juta Serangan Phishing Mengintai Belanja Online: Ini Tips Aman dari Kaspersky

Tekno | Rabu, 26 Maret 2025 | 16:32 WIB

Terkini

IMC Dukung RUU Perampasan Aset, Minta Kewenangan Aparat Dibatasi

IMC Dukung RUU Perampasan Aset, Minta Kewenangan Aparat Dibatasi

News | Rabu, 23 September 2026 | 16:10 WIB

Morgan Stanley Borong 400 Juta Saham GOTO, Harga Diskon 46 Persen

Morgan Stanley Borong 400 Juta Saham GOTO, Harga Diskon 46 Persen

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 16:09 WIB

Ditolak Mentah-mentah, Restrukturisasi Sukuk Pos Indonesia Gagal

Ditolak Mentah-mentah, Restrukturisasi Sukuk Pos Indonesia Gagal

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 16:08 WIB

Deteksi Dini Lebih Nyaman, BRI Private Hadirkan Premium Medical Check Up

Deteksi Dini Lebih Nyaman, BRI Private Hadirkan Premium Medical Check Up

Lampung | Rabu, 23 September 2026 | 16:07 WIB

Viral Kepala SPPG Tebingtinggi Diciduk Istri Diduga Bareng Wanita Lain, Dilaporkan ke KPPG-Polisi

Viral Kepala SPPG Tebingtinggi Diciduk Istri Diduga Bareng Wanita Lain, Dilaporkan ke KPPG-Polisi

Sumut | Rabu, 23 September 2026 | 16:07 WIB

Kenapa Makanan di Pesawat Terasa Hambar dan Tidak Enak? Ternyata Ini Fakta Ilmiah di Baliknya

Kenapa Makanan di Pesawat Terasa Hambar dan Tidak Enak? Ternyata Ini Fakta Ilmiah di Baliknya

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 16:05 WIB

BRI Private Perkuat Layanan Eksklusif Lewat Premium Medical Check Up

BRI Private Perkuat Layanan Eksklusif Lewat Premium Medical Check Up

Sumsel | Rabu, 23 September 2026 | 16:03 WIB

Cara Bikin NPWP Online Lewat Coretax DJP, Gak Perlu ke Kantor Pajak!

Cara Bikin NPWP Online Lewat Coretax DJP, Gak Perlu ke Kantor Pajak!

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 16:03 WIB

Siswa SD Meninggal Tersedak Biji Kelengkeng MBG, DPR Desak BGN Investigasi :)

Siswa SD Meninggal Tersedak Biji Kelengkeng MBG, DPR Desak BGN Investigasi :)

News | Rabu, 23 September 2026 | 16:03 WIB

Novel The Woman in Cabin 10: Ketika Pembunuhan di Laut Lepas Dianggap Ilusi

Novel The Woman in Cabin 10: Ketika Pembunuhan di Laut Lepas Dianggap Ilusi

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 16:00 WIB

×